Teguhseksiono’s Weblog

Masukan dari Juni 2008

Tambang dan Hutan…mana prioritas?????

Juni 20, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Salah satu judul terbitan koran Tempo hari ini ” Pengusaha Tambang dipungli Pemegang HPH “, Jumat, 20 Juni 2008. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral Simon F Sembiring mengaku mendapat laporan dari pengusaha pertambangan yang merasa dikenai pungutan oleh pemegang Hak Pengusahaan Hutan ( HPH ) di Kalimantan Tengah. Hal ini telah dilaporkan ke Departemen Kehutanan dan telah dimusyawarahkan dengan Asosiasi Pengusaha Hutan ( APHI )” Tapi tak ada tanggapan dari menteri. Hasil musyawarah juga nihil ” demikian statemen pak Dirjen yang dilansir oleh koran tersebut.

(lagi…)

Kategori: Lingkungan

TATA BATAS HUTAN dan PEMBANGUNAN HTI

Juni 19, 2008 · & Komentar

Lanjutan berita HTI sebelumnya…..koran Tempo, kamis 19 juni 2008 merilis berita bisnis dengan judul ” 16 Perusahaan HTI investasi Rp. 33 Triliun “. Selanjutnya dikatakan 16 perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) telah lulus uju komitmen untuk menggarap lahan seluas 1,13 juta hektar di berbagai wilayah. Nilai investasi terbesar dipegang oleh PT. Selaras Inti Semesta ( Rp. 20 triliun ), dengan luas IUPHHK HTI seluas 250.000 Ha. Perusahaan itu akan memanfaatkan wilayah hutan sungai Biyan dan Kombe, Merauke, Papua…hal ini dikatakan oleh Direktur Bina Pengembangan Hutan Tanaman Departemen Kehutanan Bejo santosa.

(lagi…)

Kategori: HUTAN

ASAL KATA ” PEMERINTAH “dan Mental Birokrasi.

Juni 18, 2008 · 1 Komentar

Seringkali kalau kita ngumpul di waroeng kopi timbulah thema-thema diskusi yang tanpa rencana lebih dahulu. Biasanya bertema ekonomi, politik sampai pada head line news saat ini. Kali ini pesertanya kebetulan ada temen yang lahir dan besar  di Kepulauan Riau. Sekarang bertempat tinggal di Jakarta dan Menado. Punya bisnis di Papua Newgini. Sering berpelancong diluar negeri khususnya China dan Amerika. Satunya lagi temen pengusaha atsiri yang sudah bangkotan, jelajah Nusantara sudah pasti apalagi jelajah luar negeri khususnya India dan China. Tentu wawasan mereka cukup untuk didengar. benar banyak hal-hal yang sebelumnya aku anggap sepele ternyata cukup menggelitik.

(lagi…)

Kategori: Budaya

BODOL, BOTOL, BOBOL ( saduran dari Mbah Purdie, sang Empu )

Juni 12, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bodol, adalah salah satu kata dalam bahasa jawa, yang berari rusak. ” keranjange wis bodol ” berarti keranjangnya sudah rusak, robek, berlubang yang besar. Tetapi ” BODOL ” disini berupa singkatan, yakni Berani Optimis Duit Orang Lain. Istilah ini digulirkan oleh Purdie E Chandra, salah satu pendiri dan pengembang ” Primagama ” dan orang yang sangat getol menyebarkan virus enterpreneurship keseluruh antero tanah air dengan media ” Enterpreneur University “, Mbah purdie inilah yang telah melahirkan ratusan bahkan ribuan enterpreneur2 baru dalam rangka mencapai target 1 % penduduk Indonesia berprofesi sebagai wira usaha. Agar produktifitas nasional bangsa ini bisa terdongkrak.

Ajaran empu ini cukup sederhana BODOL, BOTOL dan BOBOL. Berani Optimis Duit Orang lain, berarti berani berutang. Jangan pernah usaha menggunakan uang sendiri. Gunakan uang orang lain. Ini salah satu prinsip usaha. Karena dengan menggunakan uang orang lain akan memaksa kita untuk all out kalau perlu mengeluarkan ” giant power “, maka lahirlah The Power Of Kepepet “. Selain memaksa kita bekerja lebih keras juga bisa memperkecil resiko. Nyawa bisa lebih banyak kata temen2 pemain game. Memang sih kita sering dihadapkan kalimat ” itu kan sulit “. Itu kalimat paling umum yang sering kita denger dan secara tidak sadar juga sering kita ucapin. Apa sih sulit itu ??? sulit itu ternyata ” karena kita belum tahu caranya ” kalau sudah tahu caranya maka tidak sulit. Mau contoh kalau kita main game, awalnya meskipun main pada level 1, sulitnya bukan main. Kita terus mencoba, ah ternyata lama-lama mudah. Kita naik ke level 2, begitu juga sulitnya bukan main…..terus kita mencoba ah ternya mudah dan kita coba ke level 3, akan menemui hal yang sama…………..tetapi kalau kita kembali ke level 1 atau 2 ah sangat mudah…………karena KITA SUDAH TAHU CARANYA……………….jadi sulit itu kalau kita tidak tahu caranya…………..tidak ada yang sulit didunia ini kalau tahu caranya.  Gunakan uang orang lain  dan lakukanlah…………….

(lagi…)

Kategori: Tak Berkategori

ASAP dan BUDAYA ” CARA BERBUDI DAYA “

Juni 12, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Menjelang bulan kering seperti ini, ancaman polusi udara untuk daerah-daerah Sumatera dan Kalimantan mulai mengancam. Bahkan cakupan polusi tersebut telah sampai ke negeri jiran Malesia dan Singapura. Rakyat mereka dibikin sesak nafas dan pada sakit saluran nafas atas ( alias radang tenggorokan )……upaya prefentif dan kuratif telah dilakukan tetapi yang namanya asap kok ya tidak kapok-kapok selalu nongol. La wong beberapa hari lalu saja terpaksa penerbangan di bandara Supadio Pontianak dihentikan total karena jarak pandang yang kurang memenuhi syarat minimal, terhalang oleh asap.

Pemerintah sebagai regulator telah memasang jerat-jerat hukum. Pengusaha yang sedang membuka lahan ( land clearing ) dituding sebagai biangnya. Maka diancam dengan hukuman yang berat ( berdasarkan undang-undang lingkungan hidup ). Belum lagi kalau sempat terjadi merupakan makanan empuk bagi “pemeras-pemeras”. Upaya kuratif dibentulah SATGASDAMKARHUT ( Satuan Tugas Pemadam Kebakaran Hutan ) disetiap daerah untuk memadamkan api. Bahkan pasukan penjinak api dari negeri jiran banyak berdatangan untuk maksud serupa. Tapi sekali lagi kok asap tidak kapok-kapok….selalu penuh melayang layang diudara sehingga pandangan gelap, nafas sesak, matahari merah bahkan tidak kelihatan pokoknya serba tidak nyaman (lagi…)

Kategori: Lingkungan

PERUSAHAAN KOREA INVESTASI DI HTI

Juni 5, 2008 · 1 Komentar

Direktur Bina Pengelolaan Hutan Tanaman ( BPHT ), DR. Ir. Bejo Santosa baru dilantik dalam hitungan hari, sudah melakukan uji kelayakan HTI untuk dua perusahaan Korea. Masing-masing jumlah investasinya adalah 70 juta Us $ dan 100 juta US $ ( Koran Tempo, 5 juni 2008 ). Hal ini membawa angin segar. Kita selalu dijejali oleh berita-berita yang sifatnya negatif. Mulai dari ilegal loging, asap yang sampai ke negara tetangga, sampai kepada penghentian tebangan dalam jangka waktu tertentu (moratorium tebangan ) dan masih banyak lagi yang semakin menambah deretan terpuruknya pengelolaan hutan. Belum lagi kontraversi tentang penyewaan lahan kehutanan untuk tujuan non kehutanan ( PP no 02 tahun 2008 ).

(lagi…)

Kategori: HUTAN