Teguhseksiono’s Weblog

Entries categorized as ‘Bisnis Atsiri (Essential Oils )’

Analisa Makro Minyak Nilam

Maret 24, 2009 · & Komentar

Tanaman Nilam ( Pogostemon cablin Benth ) merupakan salah satu penghasil minyak atsiri yang penting. Nilam dapat tumbuh dan berkembang didataran rendah sampai tinggi. Menurut beberapa pustaka nilam dapat ditanam sampai pada ketinggian 1200 m dpl. Akan tetapi nilam akan tumbuh dengan baik pada ketinggian antara 50 – 400 m dpl. Tanaman ini mengehendaki suhu yang panas dan lembab, serta membutuhkan curah hujan yang merata sepanjang tahun. Curah hujan yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman nilam berkisar antara 2000 – 2500 mm/th, suhu optimum 24 – 28 C dengan kelembaban lebih dari 75 %.
(lagi…)

Kategori: Bisnis Atsiri (Essential Oils )

MARKETING MINYAK ATSIRI ( Bag II )

Februari 3, 2009 · & Komentar

Refresh :
Pemasaran minyak atsiri, menurut hemat penulis terdiri dari :
1. Rantai konvensional : Penyuling, Pengepul dan Eksportir.
2. Rantai non konvensional : End users ( Fabrikan ) dan Individual.

Dalam bagian II ini kita akan membahas marketing minyak atsiri dengan pola rantai non konvensional, yakni melalui End users ( Fabrikan ) dan Individual.
(lagi…)

Kategori: Bisnis Atsiri (Essential Oils )

Marketing Minyak Atsiri Bag I

Februari 2, 2009 · & Komentar

Komoditi minyak atsiri sebagian besar bahkan hampir seluruhnya boleh dikatakan merupakan komponen lokal. Sedangkan pasarnya sebagaian besar adalah pasar ekspor. Namun anehnya dalam neraca perdagangan minyak atsiri dan turunannya berdasarkan statistik tahun 2004 adalah minus. Artinya lebih besar impor dari ekspor. Nilai ekspor pada tahun 2004 adalah sekitar 47 Juta dollar, sedangkan nilai impornya 217 juta dollar. Kenapa demikian???
(lagi…)

Kategori: Bisnis Atsiri (Essential Oils )

Beberapa Contoh Sistim Penyulingan………

Januari 14, 2009 · & Komentar

Berikut diberikan beberapa contoh sistim penyulingan yang teneranya mewakili Kayu, Bunga dan Rimpang :

I. SISTIM PENYULINGAN MASOIA OIL ( Criptocaria masoia )
(lagi…)

Kategori: Bisnis Atsiri (Essential Oils )

Peluang Usaha Minyak Atsiri…..Bagian I

Januari 13, 2009 · 1 Komentar

Diera sekarang ini era yang penuh dengan ketidak pastian, gelombang PHK dimana-mana. Berimplikasi pada turunya konsumsi, barang menumpuk, harga cenderung turun  karena over supply barang. Pengusaha puyeng tujuh keliling, karyawan dan bekas karyawan pada putus asa seakan sudah tidak ada hari esok. Bahkan lebih jauh lagi…diprediksi tahun 2009 ekspor akan turun 50 %. In dikatornya bulan Nopember ekspor turun 11 %. Apakah dunia ini akan kiamat??? tidak jawabku tegas dalam salah satu trainning yang diadakan oleh salah satu majalah agribisnis terkenal. Masih ada peluang-peluang yang cukup besar untuk bisa dilakukan. Turunnya konsumsi produk-produk tersier tidak bisa dipungkiri akan tetapi menggarap suatu produk yang seratus persen ( 100 % ) produk lokal dengan konsumsi lokal dan ekspor.
(lagi…)

Kategori: Bisnis Atsiri (Essential Oils )

Pemerintah Belum Optimal Dalam Pengembangan Bisnis Atsiri

Februari 23, 2008 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bisnis minyak atsiri ( essential oils ) sudah berlangsung sangat lama di Indonesia. Bahkan sejak zaman penjajahan sudah ada. Akan tetapi pada umumnya masih dalam skala industri rumah tangga, masih sangat langka pemain-pemain ( baca Perusahaan ) besar menekuni bisnis ini.

Ada puluhan jenis atsiri yang bersifat komersial.  Beberapa jenis yang paling populer di Indonesia adalah Cengkeh hasil minyaknya Eugenol, Jahe dengan ginger oil, Pala menghasilkan myristic oil, Nilam dengan pachouly oil. dan masih banyak lagi.

Proses produksi atsiri ada cara yang diekstrak dengan solven tertentu dan dengan cara di suling. Secara prinsip hampir semua komponen produksinya adalah lokal tetapi marketnya ekspor. Salah satu contoh adalah pachouly oils kebutuhan dunia adalah 1500 Ton pertahun, 90 % adalah dari Indonesia.

Kalau kita berkesempatan jalan-jalan di pulau Kalimantan, betapa besarnya lahan-lahan tidur yang tidak produktif.  Sesungguhnya oportunity loss yang demikian besar.  Salah siapakah gerangan ?? satu sisi begitu banyaknya pengangguran baik tertutup maupun terbuka, kemiskinan yang masih demikian besar ( itupun memakai versi pemerintah, kriteria miskin adalah pendapatan dibawah 1 $. Apalagi menggunakan versi PBB yakni 2 $ perhari ), kredit konsumsi yang relatif besar.

Dari variable-variable diatas, mari kita tarik benang merahnya. Banyaknya lahan tidur yang tidak produktif merupakan sasaran utamanya. Sehingga akan merubah menjadi lahan produktif.  Modal didapat dari pengalihan sebagian kredit konsumsi ke sektor riil. Tentu saja dengan disederhanakan sistem untuk mengakses kredit tersebut. Teknologi tidak sulit karena bisnis ini bukan merupakan hight tec. Tetapi merupakan bisnis yang bersifat padat karya. Dengan iklim type A ( bulan basah lebih banyak dari bulan kering ) maka tidak berkesulitan untuk mengembangkan bahan bakunya.

Jadi jelaslah sesungguhnya tidak ada alasan apapun untuk tidak dapat mengembangkan pembangunan yang berdasarkan potensi daerah dan masyarakat setempat. Hanya dibutuhkan stimulan dari pemerintah dan pengelolaan lahan yang efektif dan tepat guna.

Kita belum berbicara bisnis turunannya. Yang terjadi saat ini adalah kita masih menjual bahan baku lantas dimurnikan diluar akan kembali ke Indonesia berupa produk murni yang harganya bisa puluhan kali lipat.  Contoh eugenol murni ( 90 % up ) merupakan bahan untuk saos rokok kita impor dengan harga perkilogram sampai puluhan juta rupiah.  Padahal pada saat bahan baku harganya hanya ratusan ribu rupiah. Begitu pula terjadi pada Nut Meg ( Pala ) Cristal, Pachouly oils dan sebagainya.

Kesimpulannya adalah banyak sekali yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi diri Bangsa ini yang demikian besar……..Kayu dan batu jadi tanaman……….kata Koes Plus.

Menanam rupiah memanen dollar…………………………..

Kategori: Bisnis Atsiri (Essential Oils ) · Tak Berkategori