<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Teguhseksiono's Weblog</title>
	<atom:link href="http://teguhseksiono.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://teguhseksiono.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Jan 2012 22:57:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='teguhseksiono.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Teguhseksiono's Weblog</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/osd.xml" title="Teguhseksiono&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://teguhseksiono.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pertanyaanku Padamu</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/06/16/pertanyaanku-padamu/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/06/16/pertanyaanku-padamu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Jun 2010 03:00:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan bangsa ini ibarat perjalanan manusia sudah memasuki masa tua karena sudah lebih dari 60 tahun. Berarti sudah cukup kenyang mengalami pasang dan surutnya kehidupan. Pranata-pranata yang kurang efisien mestinya sudah direformasi. Tetapi banyak sektor kehidupan ini yang carut-marut seakan &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/06/16/pertanyaanku-padamu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=260&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Perjalanan bangsa ini ibarat perjalanan manusia sudah memasuki masa tua karena sudah lebih dari 60 tahun. Berarti sudah cukup kenyang mengalami pasang dan surutnya kehidupan. Pranata-pranata yang kurang efisien mestinya sudah direformasi. Tetapi banyak sektor kehidupan ini yang carut-marut seakan tidak terurus, bahkan terjadinya kecenderungan yang menjadi tanggung jawabnya malah dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan golongan serta keluarganya. Apakah hikmah yang terkandung dalam seluruh kehidupanmu??</p>
<p><span id="more-260"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak yang hebat-habat sudah dilahirkan dinegeri ini, mulai dari calon wakil rakyat, sampai calon pejabat  dari calon kepala desa, calon Bupati, calon Gubernur.  Coba bayangin saja belum menjadi pejabat sudah bagi-bagi kepada rakyat, mulai drai uang sampai bantuan-bantuan yang sangat diperlukan oleh rakyat. Itu dilakukan saking cintanya kepada rakyat dan gemarnya bersedekah dan kesadran yang tinggi demi terwujudnya kesejahteraan bersama. Kiranya patut dicontoh oleh negara-negara lain termasuk negara yang maju dalam demokrasi sekalipun tidak ada yang sehebat calon wakil rakyat dan calon pejabat dinegeri penggalan surga ini. Bagaimana engkau mendidik calon wakil rakyat dan calon pejabat sampai pada kulminasi maksimal kesadaran ini?? tetapi yang absurd ada cerita calon anggota dewan yang dikampungnya terkenal waktu &#8220;bab&#8221; bawa pecut kok bagi-bagi duit. Konon calon anggota dewan itu tinggalnya didesa yang setiap hari kalau bab disungai dipinggiran desa.  Sehingga produksi babnya banyak dimakan ikan disungai itu. Saking pelitnya dia kalau bab disungai bawa pecut agar ikan yang mau makan hasil produksinya di pecutin supaya jangan makan hasil produksinya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. kok bisa ya??</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau kita melangkahkan  kaki dari rumah, betapa banyak kesabaran yang harus kita wiridkan. Fasilitas umum yang seharusnya untuk umum dipakai untuk kepentingan pribadi. Trotoar yang seharusnya untuk jalan umum dipakai untuk jualan sehingga orang harus berjalan dijalan raya yang sangat berbahaya bagi lalu lintas. Angkot yang berhenti ditengah jalan tanpa memperdulikan kamacetan yang diakibatkannya. Sektor pendidikan tidak kalah runyamnya. Dengan label sekolah negeri berstandart &#8221; RSBI &#8221; menarik dana dari masyarakat yang demikian besarnya, tanpa mempedulikan kemampuan finansial dari calon pencari ilmu. Meskipun secara akademik mampu tetapi kalau secara finansial tidak mampu akan berkesulitan untuk mendapatkan tempat pendidikan yang favorit meskipun disekolah negeri yang nota bene gaji guru dan baiaya operasional sekolah di biayayi oleh negara. Begitu juga disektor-sektor lainnya&#8230;mau dibawa kemana arah bangsa ini???</p>
<p style="text-align:justify;">Kota Bogor yang berulang tahun ke 526, tentu jauh lebih tua dari usia Indonesia yang baru 65 Tahun. Berarti Bogor jauh lebih lama hidup tanpa indonesia yakni selama 461 tahun. Berarti Bogor sendiri punya sejarah yang demikian panjang, demikian tua dan lebih banyak punya pengalaman dalam seluruh aspek pranata kehidupan ini. Bagaimana ya kira-kira kalau Bogor hidup tidak ada Indonesia??apakah seluruh pranata kehidupanya seperti sekarang ini atau berbeda ya??apakah lebih baik atau lebih buruk dari sekarang ini ya?? Sayangnya susah untuk dijawab karena susah untuk dibuktikan. Setidaknya hasrus lebih baik, lebih adil, lebih teratur, lebih rapi, lebih harmoni, rakyatnya lebih bahagia, lebih,lebih dan lebih&#8230;&#8230;.jika dengan Indonesia yang sudah 65 Tahun ini. Namun bagaimana realitasnya???adakah yang prihatin terhadap ini dan melakukan sesuatu ya pejabatnya, ya wakil rakyatnya, ya masyarakatnya ya semuanya&#8230;&#8230;..Mungkinkah?? bertanyalah pada rumput yang sedang berzikir&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p><!--more--></p>
<br />Filed under: <a href='http://teguhseksiono.wordpress.com/category/budaya/'>Budaya</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=260&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/06/16/pertanyaanku-padamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mari Beternak Lele&#8230;..</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/05/23/mari-beternak-lele/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/05/23/mari-beternak-lele/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 May 2010 02:10:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Kebutuhan protein dimasyarakat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan peningkatan pendatan pergros domestik produk. Salah satu pemenuhan kebutuhan protein hewani bisa didapatkan dari lele ( cat fish ). Menjamurnya &#8221; pecel lele &#8221; di warung-warung tenda semakin mendongkrak kebutuhan &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/05/23/mari-beternak-lele/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=256&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Kebutuhan protein dimasyarakat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan peningkatan pendatan pergros domestik produk. Salah satu pemenuhan kebutuhan protein hewani bisa didapatkan dari lele ( cat fish ). Menjamurnya &#8221; pecel lele &#8221; di warung-warung tenda semakin mendongkrak kebutuhan lele. Dewasa ini kebutuhan lele di wilayah Jabodetabek saja sudah demikian tingginya dan cenderung masih kekurangan suplly karena masih mendatangkan dari daerah Jawa. Menurut beberapa praktisi peternak lele kebutuhan lele masih kurang 30 Ton perharinya untuk wilayah Jabodetabek.</p>
<p style="text-align:justify;">Lele merupakan ikan yang relatif mudah dibudidayakan karena persyaratan-persyaratan hidupnya yang tidak terlalu sulit dan dapat dilakukan pada areal yang sempit. Sudah banyak tulisan-tulisan di Blog yang mengulas tentang budi daya ikan ini. Namun kami akan mengulas sedikit berdasarkan pengalaman dilapangan.</p>
<p><span id="more-256"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Lele yang dikembangkan di Jl Kabandungan I no 101 Tamansari Bogor, adalah Jenis lele sangkuriang dan Afrika. Lele sangkuriang ( Clarias Sp ) merupakan hasil perbaikan gebetik melalui cara silang antara generasi kedua ( F2 ) dengan induk jantan generasi keenam ( F 6 ) lele dumbo. Lele sangkurinag mempunyai fekunditas 33,33% lebih tinggi dibandingkan dengan lele dumbo dan umur pertama matang gonad yang lebih tua. Pertumbuhan benih lele sangkuriang pada pemeliharaan umur 5-26 hari menghasilkan laju pertumbuhan harian 43,37% lebih tinggi dibandingkan dengan lele dumbo. Sedangkan pada umur 26-40 hari 14,61 % lebih tinggi. Untuk pembesaran sampai dengan konsumsi konversi pakan pada lele sangkuriang ( FCR ) hanya 0,8 dibandingkan dengan lele dumbo yang mencapai lebih dari 1.</p>
<p style="text-align:justify;">Kunci dari keberhasilan pembibitan lele adalah  pada kualitas indukan, manajemen air dan pakan yang mencukupi. Indukan yang berkualitas dapat diperoleh disentra-sentra pengembangan budi daya lele yang sudah tersebar di beberapa sentra pengembangan. Umur yang mencukupi, berat badan ideal serta tidak inbreeding. Pengelolaan air dari masa bertelur sampai dengan umur 30 hari sangat penting karena pada umur-umur tersebut cukup sensitif.  Akibat sifat polutif lingkungan yang sudah cukup parah, maka air hujan cenderung membawa sifat keasaman yang tinggi. Maka sebaiknya pada periode tersebut pada areal yang tertutup tapi masih tembus matahari dengan intensitas yang tidak maksimal dengan cara dikasih paranet. Larva dengan umur dibawah 21 hari sebaiknya dikasih pakan cacing sutra yang mengandung protein yang tinggi. S etelah umur tersebut bisa diberikan pellet yang halus dengan kadar protein diatas 30 %.</p>
<p style="text-align:justify;">Secara prinsip budi daya lele ini dapat digeluti menjadi suatu bisnis yang menjanjikan jika dilakukan dengan pengelolaan yang intensif dengan sistim yang terrencana dengan baik. Mortalitas yang rendah, ukuran lele yang seragam dan pakan yang efisien adalah kunci keberhasilan. Banyak para pembudi daya lele yang marginnya rendah karena teknik yang digunakan adalah tidak intensif.  Dari bibit yang sudah satu bulan biasanya mereka akan masukkan kekolam dan dikasih makan, setelah 3 bulan dipanen. Dengan pola tersebut angka mortalitas akan tinggi dan pakan yang tidak terkontrol karena tidak tahu posisi jumlah aktual ikan. Belum lagi pada saat panen terjadi variasi pakan ukuran ikan yang tinggi menyebabkan kerugian pada saat penjualan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pola intensih dilakukan dengan pola sortir yang rutine sehingga menghasilkan ukuran ikan yang seragam karena dari hasil sortir dikelompokkan seuai dengan besran ukurannya. Dengan demikian pakan yang diberikan akan sesuai dengan jumlah aktual ikan, serta ikan akan tumbuh yang optimal karena posisi ukuran yang seragam. Tinggal bagaimana secara rutine mengelola air dengan baik. Secara prinsip adalah bagaimana menjaga pola rantai makanan yang berdasarkan pada simbiose mutualisme antara ikan, lumut, plankton, jasad renik lain, kotoran, semua harus dalam keseimbangan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan pola intensif tersebut misalkan bibit yang kita masukkan 10.000 maka akan didapatkan 9.500 dengan angka kortalitas 5 %. Jika pada saat panene ukuran konsumsi dengan berat ikan perekornya 125 gram, maka bisa didapatkan 1187,5 Kg. Sedangkan kalu pengelolaan tidak intensif paling didapatkan ikan 6000 ekor dengan ukuran yang tidak seragam. Sedangkan pakan yang diberikan hampir sama.</p>
<p style="text-align:justify;">Peluang menggeluti bisnis ternak ikan lele terbuka lebar, tentu dengan belajar terlebih dahulu dengan mentor yang telah benar-benar menggeluti bidang tersebut dan terbukti telah berhasil dalam bisnisnya. Karena banyak mentor-mentor bisnis sesungguhnya mereka belum membuktikan sudah sukses dalam bisnis yang dia geluti. Mentor yang demikian ini sesungguhnya baru pada tingkat teoritis yang belum terbukti secara nyata dilapangan.  Masih banyak inovasi-inovasi yang bisa dilakukan untuk memacu pertumbuhan lele dan mempersingkat waktu budi daya. Nah selamat mencoba dan berkarya&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<br />Filed under: <a href='http://teguhseksiono.wordpress.com/category/tak-berkategori/'>Tak Berkategori</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=256&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/05/23/mari-beternak-lele/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Prospek HTI Pulp dan Kertas</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/04/03/prospek-hti-pulp-dan-kertas/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/04/03/prospek-hti-pulp-dan-kertas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Apr 2010 02:54:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUTAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=248</guid>
		<description><![CDATA[(Saduran dan Ulasan dari tulisan Reinald Kasali &#8221; Industri Hutan Brazil dan Indonesia &#8221; di koran Sindo tanggal 24 Maret 2010 hal 1) &#8230;&#8230;&#8230;..secara keseluruhan pemandangan hutan tropis Brazil selalu mendapat pujian. Brazil tahu persis hutan-hutan mana yang harus mereka &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/04/03/prospek-hti-pulp-dan-kertas/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=248&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>(Saduran dan Ulasan dari tulisan Reinald Kasali &#8221; Industri Hutan Brazil dan Indonesia &#8221; di koran Sindo tanggal 24 Maret 2010 hal 1)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>&#8230;&#8230;&#8230;..secara keseluruhan pemandangan hutan tropis Brazil selalu mendapat pujian. Brazil tahu persis hutan-hutan mana yang harus mereka tanam kembali, lindingi dan mana yang tidak boleh dijamah manusia. Semua ini berawal dari dibentunya Brazilian Forest Development Institute pada bulan Februari 1967 yang berhasil merumuskan ketentuan perundang-undangan kehutanan secara komprehensif.</strong></p>
<p><span id="more-248"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hasilnya 22 tahun kemudian keindahan hutan Brazil tampak dimana-mana. Seluas 6 Juta hektar mereka jadikan hutan tanaman industri ( HTI ) baru, dan melalui program reboisasi yang dilakukan pada areal seluas 300.000 hektare didapat lebih dari 500.000 lapangan kerja non skill. Sekarang sudah ada 63 Juta hektare HTI di Brazil dengan kemampuan produksi kertas 174 juta meter kubik. Hoeflich dkk pada 2002 menemukan kontribusi sektor kehutanan pada gross national produck ( GNP ) Brazil mencapai USD 20 miliar atau 4,5 % dari total GNP negara tersebut.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Hari hari ini saya mendapat kabar, Brazil telah menjadi eksportir kertas dan bahan baku kertas ( pulp &amp; paper ) terpenting di China. Sejak 2005, produksi pulp Brazil telah meningkat signifikan 69 %. Impor China terhadap produk pulp asal Brazil sejak tahun itu meroket 280 %.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaannya, bagaimana dengan industri kehutanan Indonesia yang telah dicanangkan Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) sebagai industri uatama indonesia tahun 2030?Menurut roadmap yang disusun Kadin tahun lalu itu, industri ini dapat dijadikan sumber keunggulan daya saing bangsa asal ditangani secara baik, pemerintah bersih dan berani mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang prudent. Kalau pemerintahnya bersih, mereka pasti tidak akan memilih jalan populis dengan mengentertain kelompok-kelompok pemeras atau penekan yang dibayar sponsor-sponsor tetentu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita pernah mengalami masa kejayaan dengan produk-produk hasil hutan Industri Plywood kita bahkan sempat menjadi pemain utama di Amerika Serikat, Jepang, Inggris hingga tahun 2001. Setelah itu posisi Indonesia disalip oleh Malesia, China dan Brazil. Setelah ekspor kayu log dilarang dan perhatian untuk melestarikan hutan tropis meningkat disini, kita mulai lebih hati-hati menangani hutan. Tetapi, konon hasil hutan kita diambil para pencuri kayu dari negara tetangga.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu keributan-keributan terus terjadi antar para aktivis dan pengusaha HTI, polisi dan perusahaan, pejabat dan aktivis dan sterusnya. Padahal sejak tahun 1990 an industri kehutanan mulai beralih dari industri plywood ke industri kertas, sawit dan seterusnya. Keributan-keributan itu tampak cukup keras menentang HTI, meski kerusakan yang menonjol belakangan ini lebih banyak disebabkan izin-izin pertambangan batu bara yang begitu besar.</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah sawit, tekanan eksternal sekarang ditujukan pada pabrik kertas. Akibatnya produsen kertas yang sudah leading menanam investasi dalam jumlah besar seringkali menebang HTI yang mereka tanam sendiri. Alih alih menjadikan kertas Indonesia mengalahkan industri kertas Amerika Serikat pada 2030, tahun ini industri kertas Indonesia sedang kehilangan pijakan &#8221; it seems going no where..&#8221; ujar analis di Brazil. Ketika China meningkatkan impor terhadap produk-produk pulp &amp; paper, Brazil bisa memenuhinya. Sekali lagi sejak tahun 2005 impor bahan baku kertas dari China naik 280%. Bagaimana Indonesia?Impor China dari Indonesia untuk bahan baku pulp &amp; paper justru turun 8 %. Sementara produk-produk mainan, makanan, obat-obatan dan peralatan berat asal China naik ratusan persen impornya kesini.</p>
<p style="text-align:justify;">Setiap kali melihat keadaan seperti ini, sebagai orang yang ahli manajemen, saya merasa gemas. Kita tidak pernah berhenti berkelahi sesama kita dan membiarkan industri kita kehilangan daya saing. Saya tidak heran jika satu persatu pelaku usaha besar yang menciptakan ratusan ribu kesempatan kerja ini bersiap-siap hengkang dari sini.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari kalangan pelaku usaha usaha dibidang industri kertas, saya menemukan beberapa persoalan yang menyebabkan industri ini kesulitan untuk berkembang. Pertama, ada keragu-raguan dari pemerintah untuk menjaga kepentingan ekonomi industri hasil hutan. Keuda, ada ketidak jelasan aturan dan pedoman yang menimbulkan interpretasi subyektif terhadap perlakuan dilapangan dan muculnya konflik-konflik yang mengakibatkan kekacauan. Ketiga, terdapat diskrimanasi kebijakan dan perlakuan terhadap HTI antara pemakain lahan untuk penambangan, perkebunan dan industri kertas. Bila pada industri pertambangan dan perkebunan sudah ada Hak Guna Usaha ( HGU ) dan pinjam pakai yang segera bisa dieksekusi, sedangkan untuk HTI masih diperlukan izin-izin lanjutan yang jumlahnya sangat banyak.</p>
<p style="text-align:justify;">Perlakuan seperti itu jelas berbeda dengan perlakuan yang diterima pelaku-pelaku usaha maupun negara-negara pesaing Indonesia. Kalau ini dibiarkan saya kira kita kelak akan beralih dari negara penghasil kertas menjadi negeri pengimpor kertas bekas. Mengapa demikian??Karena bisnisnya lebih gampang dan izinya tidak ribet. Lantas siapa yang diuntungkan???</p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Dari paparan tulisan Reinald Kasali, kita sebagai masyarakat perhutanan Indonesia, merasa lebih gemas karena kita merasakan secara langsung dilapangan. Secara umum kelambanan perkembangan HTI menyangkut beberapa faktur yang penting, yakni meliputi : Perizinan, Kepastian Hukum, Back-up perbankan, Dukungan pemerintah pusat dan daerah.</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>1.  Perizinan.</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Perizinan yang dikeluarkan untuk HTI adalah Surat Keputusan Menteri ( SK Menteri ) berupa Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu ( IUPHHK ).  Perusahaan pemegang hak hanya mempunyai hak pengelolaan kayu saja bukan hak yang lebih &#8221; mutlak &#8221; seperti Hak Guna Usaha ( HGU ) atau Hak Pakai. Otomatis karena hanya mempunyai pengelolaan saja secara &#8221; kekuatan hukum &#8221; dalam penguasaan areal relatif lebih lemah. Hal tersebut dapat dijadikan parameter bahwa IUPHHK HTI tdiak ditempatkan sebagai asset dalam neraca sehingga tidak bisa dijadikan agunan. Implikasi ini membawa dampak yang panjang karena berkaitan dengan sektor pendanaan. Padahal HTI Pulp dan kertas memerlukan dana yang cukup besar dalam investasinya dan berdimensi jangka panjang ( long term investment ). Karena ketidak mutlakan dalam pengusaan areal pulalah maka alat-lat ( equpment ) khususnya alat berat harus ada perizinan tentang pemasukan alat. </strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>2.  Back Up Perbankan.</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Usaha-usaha perkebunan khususnya perkebunan kelapa sawit perkembangannya sangat pesat. Meskipun invetasinya culup besar dan jangka panjang. Hal ini disebabkan salah satu yang terpenting adalah adanya back up perbankan. Sejal awal telah digulirkan PBSN ( Perkebunan Besar Swasta Nasional ) sampai pada kredit KKPA ( Kredit Kepemilikan Perkebunan Anggota ). Sedangkan untuk HTI setelah DR ( Dana reboisasi ) ditarik ke APBN dan tidak boleh lagi untuk pinjaman pembangunan HTI belum ada lagi program untuk pembangunan HTI selain untuk HTR ( Hutan Tanaman Rakyat ) yang telah digulirkan pemerintah. </strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>3.  Kepastian Hukum</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Hal yang paling krusial dalam pembangunan HTI adalah masalah sosial. Hal ini disebabkan kepastian hukum batas areal yang ditetapkan oleh kementrian kehutanan masih bersifat &#8220;ngambang&#8221;. Sehingga begitu perusahaan akan melaksanakan operasional dilapangan, akan berhadapan dengan masyarakat sekitar hutan maupun masyarakat dalam hutan. Areal HTI yang biasanya pencadangannya diambil dari Hutan Produksi Tetap ( HPT ) atau HPT ( Hutan Produksi Terbatas ) didalamnya sudah banyak desa-desa dan perladangan yang  batas-batasnya tidak jelas. </strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>4.  Dukungan Pemerintah Pusat dan daerah.</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Dukungan ini bersifat mutlak dan implementatif. Salah satu yang terpenting adalah menyiapkan lahan yang &#8220;save&#8221; untuk dibangunnya HTI. Undang-undangnya mesti jelas dan diimplementasikan kelapangan. Apalagi dalam zaman reformasi ini perusahaan harus berhadapan dengan &#8221; Pejabat, Aparat, Anggota DPR, dan masyarakat &#8216; betapa banyak yang harus dihadapi oleh perusahaan untuk melaksanakan pembangunan HTI dan menyerap ribuan tenga kerja dan membawa multiplier effek ekonomi.</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Terus kapan negara ini bener dalam tracknya dalam mengejar ketertinggalan dengan negara lain?????? Tuhan sajalah yang tahu&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong><br />
</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br />Filed under: <a href='http://teguhseksiono.wordpress.com/category/hutan/'>HUTAN</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=248&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/04/03/prospek-hti-pulp-dan-kertas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Privileged</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/02/07/privileged/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/02/07/privileged/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 02:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Kediplinan suatu bangsa bisa dilihat dari cara berlalu lintas&#8230;&#8230;.demikian kata banyak pakar soisal.  Memang benar di negara berkembang cenderung lalu lintas tidak teratur dan terkesan seenak sendiri. Kalau kita potret lalu lintas di negara kita Indonesia tercinta ini betapa kesemrawutan, &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/02/07/privileged/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=244&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Kediplinan suatu bangsa bisa dilihat dari cara berlalu lintas&#8230;&#8230;.demikian kata banyak pakar soisal.  Memang benar di negara berkembang cenderung lalu lintas tidak teratur dan terkesan seenak sendiri. Kalau kita potret lalu lintas di negara kita Indonesia tercinta ini betapa kesemrawutan, kemacetan akibat lalu lintas yang malang melintang seakan tidak ada aturan, serta kecenderungan untuk seenak wudelnya sendiri. Padahal undang-undang lalu lintas sudah tidak kalah garangnya untuk mengatur agar lalu lintas teratur dan nyaman untuk seluruh warga. Tapi kenapa sampai sekarang seakan penyakit menahun yang tak bisa kunjung bisa disembuhkan???</strong></span></p>
<p><span style="color:#0000ff;"><strong><span id="more-244"></span></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Kalau kita cari akar permasalahan dari kesemrawutan ini adalah privileged dari seluruh stake holder pengguna lalu lintas di negeri ini. Mulai strata tertatas sampai strata terbawah, semua ingin mendapatkan privileged dalam mempergunakan jalan, dengan excuse masing-masing.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Tengoklah pejabat yang menggunakan pengawalan dengan raungan sirine yang memekakan telinga seakan mengatakan..&#8221;.hai minggir semua berhenti aku mau lewat, aku ini orang penting yang mengurus negara ini. Kalau aku terhenti maka negara ini akan terhenti, maka matilah seluruh aspek kehidupan &#8221; tidak berduli apapun yang lain harus berhenti dan mengantri, rambu lalu lintas, traffick light yang merahpun tidak berlaku dan harus diterobos. Notabene rakyat yang membayar pajak yang pada saat itu sedang sakit harus segera sampai di rumah sakitpun tidak dipedulikan karena yang penting adalah keberlangsungan negara ini. Karena kekuasaanlah maka minta ada privilged dalam penggunaan lalu lintas&#8230;..tak peduli akibat itu akan macet, padat, dan semrawut&#8230;&#8230;</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Rambu lalu lintas yang mestinya satu arah dilanggar pula, ini banyak dilakukan oleh tukang becak. Hal ini sejenis privilged juga dengan dasar pemikiran kaum merekalah yang mendapatkan kue pembangunan yang paling kecil, melakukannyapun menggunakan tenaga, maka untuk memperpendek jalur agar cepat sampai ditujuan adalah dengan memotong jalur, meskipun itu satu arah dan sangat membahayakan bagi pengguna lalu lintas yang lain. Tidak peduli akibat itu kekacauan lalu lintas tak terhindarkan. Bagi mereka adalah ini priveleged yang mereka harus dapatkan&#8230;..</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Berikutnya adalah privileged orang yang punya duit. Dengan membayar harga tertentu mereka dapat pengawalan khusus kayak pejabat dengan sirene yang meraung-raung memaksa pengguna yang lain untuk minggir dan mengantri. Meskipun jalanan macet dan padat mereka tidak peduli. Bagi mereka uang adalah segala-galanya dan bisa membeli apapun termasuk privileged dalam penggunaan berlalu lintas.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Anehnya lagi bagi warga bangsa ini penyeberangan jalan yang dibangun dengan mahal, malah hanya jadi hunian para peminta-minta sementara penyeberang jalan tetap saja menyebarang di jalan raya. Padahal sangat membahayakan bagi dirinya dan orang lain. Serta tidak kalah serunya adalah penanan angkot ( angkutan kota ) dan angkutan umum lainnya. Mentang-mentang kejar setoran, maka menggunakan jalan dengan seenak wudelnya sendiri. Berhenti ditengah jalan, memotong kanan kiri tanpa mengindahkan yang lain. Tindakan-tindakan tersebut seakan privileged yang harus mereka dapatkan karena mereka mencari uang ya ditengah-tengah pusaran arus lalu lintas&#8230;..meskipun akibat ulahnya itu kesemrawutan lalu lintas tak terhindarkan&#8230;&#8230;.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Dengan demikian sebetulnya perbaikan Undang-Undang Lalu Lintas tidak akan sepenuhnya berhasil jika permasalahan bangsa ini tidak dibenahi, yakni keadilan sebenar-benarnya yang bermuara kepada suatu kesadaran. Kesadaran untuk mengutamakan kepentingan umum dari kepentingan pribadi. Tetapi tidak hanya slogan semata tetapi menjadi tindakan nyata untuk seluruh strata dan stake holders pengguna lalu lintas. Wajarlah apa yang dikatan ahli sosial diatas, karena ternyata permasalahan lalu lintas tidak hanya bisa dipecahkan dalam kacamata lalu lintas tetapi membutuhkan penyelesaian yang lebih mendasar&#8230;&#8230;&#8230;</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Filed under: <a href='http://teguhseksiono.wordpress.com/category/budaya/'>Budaya</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/244/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/244/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/244/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=244&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2010/02/07/privileged/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Standart Of Nutmeg Oil</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/22/standart-of-nutmeg-oil/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/22/standart-of-nutmeg-oil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Dec 2009 00:03:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Atsiri (Essential Oils )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=239</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali kita kebingungan dalam menilai apakah hasil penyulingan minyak kita standart atau itu tidak. Sehingga layak untuk dijual khususnya dalam kualitas. Standart kualitas tersebut hanya bisa diuji dengan Uji laboratorium dengan menggunakan alat Gastromatografi. Berikut ini dapat dijadikan salah satu &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/22/standart-of-nutmeg-oil/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=239&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seringkali kita kebingungan dalam menilai apakah hasil penyulingan minyak kita standart atau itu tidak. Sehingga layak untuk dijual khususnya dalam kualitas. Standart kualitas tersebut hanya bisa diuji dengan Uji laboratorium dengan menggunakan alat Gastromatografi. Berikut ini dapat dijadikan salah satu acuan standart minyak pala atau Nutmeg oil.</p>
<p><span id="more-239"></span><br />
Standart Of Nutmeg Oil		</p>
<p>No	Parameters	Std Limit</p>
<p>1	alpha-Thujene	 1.6 &#8211; 2.1<br />
2	alpha-Pinene	 19.0 &#8211; 22.5<br />
3	Camphene	 -<br />
4	Sabinene	 17.0-22.0<br />
5	beta-Pinene	 13.5 -15.5<br />
6	Myrcene	 1.8-2.7<br />
7	delta-3-Carene	 0.8-2.7<br />
8	alpha-Phellandrene	 0.6-1.0<br />
9	alpha-Terpinene	 2.2-3.8<br />
10	para-Cymene	 -<br />
11	d-Limonene	 5.0-7.0<br />
12	gamma-Terpinene	 3.6-5.2<br />
13	alpha-Terpinolene	 1.3-2.2<br />
14	Terpinen-4-ol	 4.0-6.0<br />
15	alpha-terpineol	 -<br />
16	Safrole	 1.4-2.2<br />
17	Eugenol	 Max 0.5<br />
18	Methyl Eugenol	 Max 0.3<br />
19	Iso Eugenol	 -<br />
20	Myristin	 8.0-11.0<br />
21	Elemisin	0<br />
22	Rasio a-Pinene/Sabinene	1.0-1.3<br />
23	Rasio Sabinene/b-Pinene	1.1-1.5</p>
<br />Posted in Bisnis Atsiri (Essential Oils )  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/239/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/239/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/239/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=239&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/22/standart-of-nutmeg-oil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Refleksi Membangun Usaha Minyak Atsiri ( lanjutan )</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/16/refleksi-membangun-usaha-minyak-atsiri-lanjutan/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/16/refleksi-membangun-usaha-minyak-atsiri-lanjutan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 04:14:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Atsiri (Essential Oils )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Episode yang lalu kita telah mempersiapkan condensor dengan baik,  dari sisi kapasitas alatnya maupun volume air pendinginnya. Selanjutnya kita perhatikan air yang beada di steam boiler maupun di dalam tabung reaktan ( jika menggunakan uap langsung ). Pertanyaan pertama yang &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/16/refleksi-membangun-usaha-minyak-atsiri-lanjutan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=236&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><em>Episode yang lalu kita telah mempersiapkan condensor dengan baik,  dari sisi kapasitas alatnya maupun volume air pendinginnya. Selanjutnya kita perhatikan air yang beada di steam boiler maupun di dalam tabung reaktan ( jika menggunakan uap langsung ). Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah berapa volume uap yang dibutuhkan untuk mendistilasi voleme bahan baku dan volume tabung. Jika uap terlalu kecil maka tidak akan mampu membawa secara maksimal uap di tabung untuk keluar ke condensor. Hal ini akan berakibat rendemen akan kecil.  Kalau volume uap terlalu besar maka akan terjadi ketidak efisienan di kalori sehingga bahan bakar akan boros.</em></span></strong></p>
<p><span id="more-236"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><em>Setelah kita hitung volume uap yang tepat yang tidak kalah pentingnya adalah cara pengisian air ke steam boiler secara kontinyu agar tekanan dan temperatur tidak turun. Sebab jika terjadi penurunan tekanan dan temperatur maka akan terjadi kondensasi dalam tabung yang akan membawa uap yang ada di tabung jatuh kelantai tabung. Hal ini juga akan menurunkan rendemen dan menyulitkan penaikkan tekanan dan produksi uap karena efek terendam air. Maka harus dilakukan blow down yang berakibat terbuangnya uap dan cairan yang seharusnya menghasilkan minyak. Agar tekanan dan temperatur tidak turun maka pengisian harus dilakukan dengan volume air yang terbatas dan rutine. Lebih baik lagi jika menggunakan air panas yang dihasilkan dari  output condensor, sehingga untuk menaikkan suhu air tidak diperlukan energi yang maksimal. Kapasitas tekanan pompa juga harus disesuikan dengan kebutuhan yang ada, khususnya pada jenis-jenis bahan baku yang membutuhkan tekanan tinggi.</em></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><em>Setelah semua check list menunjukkan oke, mulai dari kalori yang dibutuhkan, sistim pendinginan, kapasitas tabung, volume uap yang diperlukan dan separator minyak sudah kita siapkan, yang tidak kalah pentingnya adalah menyusun SOP ( Standart Operating procedure ) dari semua lini, termasuk administrasinya. Hal ini sering kita lupakan sehingga alat yang sudah siap tetapi tidak mampu diopersionalkan dengan baik karena operator tidak jelas standart yang dipakai. Tentu setelah hard ware kita siip, maka harus disipkan shoft ware nya. Salah satunya sistim manajemen secara umum yang meliputi Planning, Organising, Actuating dan Controlling.</em></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><em>Usaha minyak atsiri ini mempunyai karakter yang lembut dan sabar. Memang lebih feminis. Orang-orang yang mempunyai karakter cool, sabar, lembut akan cenderung tepat usaha dibidang ini. Meskipun orang yang mempunyai sifat sebaliknya juga bisa sukses dengan menggunkan sistim pendelegasian. Prinsip tetes demi tetes dalam kurun waktu yang relatif lama, nilai yang relatif tinggi dan rendemen yang relatif rendah dibandingkan dengan bahan bakunya, adalah realitas yang dihadapi setiap harinya.  Sabar&#8230;.konsisten&#8230;&#8230;sabar dan terus bersabarlah&#8230;.sesungguhnya Tuhan bersama orang yang sabar&#8230;&#8230;.</em></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><em><br />
</em></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><em><br />
</em></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"><em><br />
</em></span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#339966;"><em><!--more--></em></span></strong></p>
<br />Posted in Bisnis Atsiri (Essential Oils )  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/236/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/236/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/236/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=236&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/16/refleksi-membangun-usaha-minyak-atsiri-lanjutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Refleksi Membangun Usaha Minyak Atsiri</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/11/refleksi-membangun-usaha-minyak-atsiri/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/11/refleksi-membangun-usaha-minyak-atsiri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 14:47:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Atsiri (Essential Oils )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Membangun usaha adalah sesuatu yang khas dalam hidup ini.  Khas karena sifatnya yang khusus. Dalam tulisan-tulisan terdahulu sudah banyak dikupas tentang bagaimana membangun usaha dan jurus-jurus mulai membangun usaha. Pada episode ini lebih banyak akan dikupas setelah bendera usaha kita &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/11/refleksi-membangun-usaha-minyak-atsiri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=233&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><em>Membangun usaha adalah sesuatu yang khas dalam hidup ini.  Khas karena sifatnya yang khusus. Dalam tulisan-tulisan terdahulu sudah banyak dikupas tentang bagaimana membangun usaha dan jurus-jurus mulai membangun usaha. Pada episode ini lebih banyak akan dikupas setelah bendera usaha kita kibarkan khususnya dalam usaha minyak atsiri, apa yang dialami dan bagaimana lika dan likunya.</em></strong></span></p>
<p><span id="more-233"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><em>Memang secara prinsip membangun usaha minyak atsiri seperti halnya usaha-usaha lainya sangat sederhana yakini adanya bahan baku, proses produksi dan pemasaran. Berbicara mengenai bahan baku saja tentu sudah memakan energi yang demikian besar dan bahan baku inilah merupakan sumber kelemahan dalam industri minyak atsiri. Hal ini disebabkan kecenderuangan bisnis ini tidak terintegrasinya antara bahan baku dan proses produksi. Dengan demikian sering kali berkesulitan dalam membikin perencanaan yang detail dan baik karena realisasi dari perencanaan tersebut masih banyak bergantung dengan pihak lain, seperti petani, suplaier dan lain-lain. Belum lagi pada tahap yang paling awal apa yang akan kita produksi??? Lebih dari 100 jenis bahan baku yang bisa diproduksi menjadi minyak atsiri. Akan tetapi tidak setiap jenis itu pasarnya telah terbangun. Jadi harus mulai dari mana??Kalau kita pengin pada posisi yang &#8220;aman-aman&#8221; saja lebih baik menentukan jenis yang sudah marketable alias jaringan pasar sudah terbentuk dan kuenya sudah cukup besar seperti &#8221; Pachouly oil, clove oil, nutmeg oil, vetiver oil, dan sebagainya &#8220;. Tetapi ada juga yang berfikir bahwa jarang orang produksi sehingga memungkinkan untuk menjadi &#8220;market leader&#8221; lebih mudah karena kompetisi produk yang belum begitu besar seperti &#8221; Gingger oil, gaharu buaya, masoia oil dan sebagainya &#8220;. Tetapi apapun yang kita pilih rasanya harus memenuhi unsur 3K. Kualitas, Kontinyuitas dan Kuantitas.</em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><em>Untuk mengukur bahan baku yang memenuhi unsur 3 K juga sanat variatif karena faktor produktifitas persatuan waktunya, umur dan karakteristis daerah yang kita rencanakan, teknologi budidaya yang kita kuasai dan sebagainya. Tetapi apapun harus bisa direncanakan kebutuhan bahan baku persatuan waktunya misalkan perbulannya yang disesuaikan dengan volume mesin penyulingan itu sendiri. Sekali lagi &#8221; penguasaan bahan baku adalah mutlak &#8220;.</em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><em>Setelah kita mempersiapkan bahan bakunya, maka yang tidak kalah pentingnya adalah proses produksi. Hal ini menyangkut teknologi yang dipilih, bahan bakarnya, volumenya dan sebagainya. Pada prinsipnya teknologi distilasi ini sederhana, air dipanaskan sampai mendidih sehingga timbul uap yang akan membawa juga uap dari bahan baku, kemudian didinginkan sehingga dari uap berubah menjadi cairan, selanjutnya cairan ditampung kedalam separator. karena berat jenis minyak dan air berbeda maka akan terjadi pemisahan. sederhana!!!!</em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><em>Teknologi jenis apa yang akan kita pilih, apakah teknik kohobasi atau uap langsung atau menggunakan steam atau uap tidak langsung. Masing-masing mempunyai keunggulan dan kelemahan. Setelah kita memilih teknologi distilasinya, selanjutnya kita dihadapkan pada pilihan bahan bakarnya. Mana yang paling efisien dan handlignya paling mudah. Awal penyulingan para petani penyuling banyak menggunakan kayu bakar. Karena memang kayu bakar ini dipandang pada saat itu paling murah dan mudah. Seiring dengan kesulitan mendapatkan kayu bakar dan melimpahnya energi alternatif yakni dari fosil yang banyak dan murah maka beramai-ramailah para penyuling beralih ke energi yang berasal dari fosil seperti minyak tanah dan solar. Dengan naiknya harga minyak dunia, negara kita mengambil kebijakan dengan subsidi. Nach ini mulai jadi problematika tersendiri. Kebiasaan para penyuling adalah membeli solar di pompa bensin&#8230;.padahal solar yang ada disitu adalah solar yang bersubsidi, maka menjadi makanan empuk bagi aparat hukum dengan tuduhan menggunakan solar bersubsidi untuk industri&#8230;.meskipun itu industri rumahan yang masih punya hak untuk mendapatkan subsidi BBM.  Beberapa penyuling beralih ke batu bara, karena dipandang bahan bakar tersebut memenuhi persyaratan teknis dan ekonomis untuk menggantikan bahan bakar minyak. Akan tetapi selain sifatnya yang korosif luar biasa juga resiko toksik terhadap lingkungan sangat besar. Pada umumnya penyuling tidak menggunakan lahan yang luas dan jauh dari lingkungan sehingga &#8221; efek&#8221; terhadap toksik terhadap lingkungan sangat kentara. Sebagian beralih ke kayu bakar karena &#8221; njauhin&#8221; problema hukum&#8230;&#8230;..</em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><em>Penggunaan kayu bakar secara teknik pelaksanaan mempunyai problem tersendiri khususnya pada jenis bahan baku yang perlu tekanan dan suhu yang tinggi serta waktu yang relatif panjang.  Untuk menjaga konsistensi tekanan dan suhu diperlukan kalori yang cukup dan kontinyu. Tentu untuk memenuhi syarat itu perlu handling yang intensif dan relatif berat&#8230;.. maka harus dicari laternatif kalori yang cukup dengan handling yang mudah sehingga menghasilkan efisiensi&#8230;.</em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong><em>Beberapa titik-titik penting dalam distilasi, seperti pada condensor, tekanan pada steam boiler dan pada tangki reaktan, air pengisi yang kontinyu, dan sebagainya. Secara pokok pada condensor yang perlu diperhatikan adalah ukuran yang disesuaikan uap yang akan diproduksi, volume dan suhu air untuk pendingin, kekuatan pompa menyangkut kecepatan dan daya tekan air.  Seringkali kita menghadapi adalah volume air yang kurang cukup sehingga condensor posisi masih relatif panas sehingga proses pendinginan atau perubahan dari uap menjadi air tidak maksimal. Memang kekurangan volume air yang berasal dari sumber air bisa diatasi dengan cooling tower cuma biaya investasinya relatif mahal. MaAF YA &#8230;&#8230;Capek banget kita terusin episode ini dalam tulisan lanjutan ya alias to be conued&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
</em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Posted in Bisnis Atsiri (Essential Oils )  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/233/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/233/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/233/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=233&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/11/refleksi-membangun-usaha-minyak-atsiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Demokrasi dan Kebenaran Sejati</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/05/demokrasi-dan-kebenaran-sejati/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/05/demokrasi-dan-kebenaran-sejati/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2009 02:44:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Banyak ragam sistim yang dipilih oleh suatu komunitas besar yang kita sebut negara jika ada rakyatnya, ada pemaerintahnya dan ada wilahnya. Mulai dari sistime kerajaan atau monarchy sampai pada demokrasi ala amerika. Pada akhir-akhir ini kita semua meyakini bahwa demokrasi &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/05/demokrasi-dan-kebenaran-sejati/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=229&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Banyak ragam sistim yang dipilih oleh suatu komunitas besar yang kita sebut negara jika ada rakyatnya, ada pemaerintahnya dan ada wilahnya. Mulai dari sistime kerajaan atau monarchy sampai pada demokrasi ala amerika. Pada akhir-akhir ini kita semua meyakini bahwa demokrasi adalah sistim yang benar-benar terbaik dan pasti akan mendapatkan kebenaran sejati. Jadi &#8221; tidak ada keraguan tentang demokrasi &#8220;.</p>
<p><span id="more-229"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebetulnya ruh demokrasi seperti apa sih?? negara yang dinamakan Indonesia ini adalah negara baru yang dulu-dulunya menganut sistim kerajaan atau kasultanan. Dus ada pergeseran nilai-nilai baik budaya, politis maupun sosial. Pada sistim kerajaan maka kebenaran adalah milik raja. Apapaun titah raja itu adalah kebenaran siapa saja yang menentang titah raja berarti melawan kebenaran. Siapapun yang melawan kebenaran wajib dihukum, dialienasikan dari kehidupan sosialnya bahkan dibunuh pula akses-akses kematian. Pada era tersebut smua kita meng amini kebenaran pendapat mayoritas masyarakat bahwa kebenaran sejati ada di tangan raja.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejak revolusi sosial, politis dan budaya melanda dunia tak terkecuali Indonesia, maka sejak proklamasi maka beralihlah secara formal dari sistim kerajaan ke sistim negara baru yang menganut presidensial sesuai dalam UUD 1945. Waktu berganti waktu mulai dari demokrasi terpimpin gaya orde lama samapi pada demokrasi-demokrasian ala orde baru dan berujung saat ini pada era reformasi yang menerapkan &#8221; demokrasi yang sesungguhnya &#8220;. Sesungguhnya semua masih dalam eksperimen. Apakah betul demokrasi yang sesungguhnya akan membawa kepada kebaikan, kesejahteraan, adil makmur, aman sentausa seperti yang diharapkan dan dicita-citakan dalam UUD 45 dan Pembukaannya.  Mana sistim yang ssungguhnya pas dan terbaik untuk diterapkan kedalam negara Indonsia ssuai budaya, sosial, politik masyarakatnya?? Tetapi apapun kita sudah memilih demokrasi. Marilah kita fahami sistim demokrasi yang kita anut dengan kacamata yang sederhana saja. <span style="color:#ff0000;"><strong><em>Sebetulnya demokrasi secara hakiki adalah  meletakkan kebenaran orang banyak adalah kebenaran sejati &#8221; benere wong akeh &#8220;. <span style="color:#000000;">Sehingga sangat jelas kalau suara minoritas tidak dianggap sbagai kebenaran meskipun sejatinya benar. Padahal untuk mendapatkan suara orang banyak dapat dilakukan dengan banyak hal, misalnya dalam pembentukan opini lewat media, siapa yang mampu membangun opini ssuai dengan pendapatnya maka dia yang akan didukung oleh suara masyarakat mayoritas. Untuk memenangkan opini tentu diperlukan modal baik modal SDM berupa ketokohan yang menyuarakan maupun modal materi secara luas. Akhir-akhir ini orang meramaikan salah satu taktik menarik suara banyak adalah dengan politik pencritaan. Jadi pada saat ekspos dimasyarakat harus betul-beetul perfect atau sempurna, agar punya kesan yang baik pada masyarakat shingga akan terus mendukung pendapatnya memilih untuk menjadi wakilnya mengidolakannya dan sbagainya. Dalam sistim dmokrasi sah-sah saja itu dilakukan karena memang memenangkan kebenaran menurutnya harus diikuti suara mayoritas masyarakatnya.</span></em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong><em><span style="color:#000000;">Kalau kita kaji kebenaran yang sjati adalah kebenaran yang benar-benar hakiki syukur bisa kebenaran absolut, maka kalau kita pakai sistim demokrasi maka tidak akan pas. Karena sekali lagi demokrasi tidak meletakkan kebenaran sejati tetapi meletakkan pada kebenaran orang banyak yang sejatinya belum tentu benar-benar kebenaran sejati. Bisa jadi kebenaran minoritas adalah kebenaran sejati. Saling klaim kebenaran adalah jamak diakhir-akhir ini tak terkecuali masalh hukum. Ruwetnya lagi mencari kebenaran lewat agenda politik yang tentu suka tidak suka mau tidak mau ditumpangi kepentingan-kepentingan potlitik. </span></em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong><em><span style="color:#000000;">Tulisan ini bukan dimaksudkan untuk anti demokrasi tetapi pikin menggugah pemikiran-pemikiran kritis tentang demokrasi. karena kita terjebak pada alur pikir &#8221; mendewakan demokrasi &#8221; bahkan menganggap demokrasi adalah kebenaran sejati. Jangan sampai terjadi, meskipun salah kalau kalau didukung banyak orang maka akan menjadi benar, atau sbaliknya kalau yang didukung banyak orang pasti salah. Jadi kebenaran sesungguhnya tidak terletak pada banyak atau sedikitnya vote karena banyak atau sedikit itu bisa direkayasa sedangkan kebenaran sejati tidak bisa direkayasa oleh siapapun. Terus apa sistim yang pass???&#8230;.terserah pembaca&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
</span></em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong><em><span style="color:#000000;"><br />
</span></em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=229&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/12/05/demokrasi-dan-kebenaran-sejati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Minyak atsiri dan Produk Unggulan</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/11/15/minyak-atsiri-dan-produk-unggulan/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/11/15/minyak-atsiri-dan-produk-unggulan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Nov 2009 00:37:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Atsiri (Essential Oils )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Sore ini sambil nyantai saya mendengarkan radio yang salah satu themanya adalah pidato menteri UKM ( Usaha Kecil Menengah ) yang menyatakan bahwa produk unggulan UKM adalah ukiran jepara dan kerajinan perak Bali.  Ya kita sangat setuju, akan tetapi masih &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/11/15/minyak-atsiri-dan-produk-unggulan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=202&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Sore ini sambil nyantai saya mendengarkan radio yang salah satu themanya adalah pidato menteri UKM ( Usaha Kecil Menengah ) yang menyatakan bahwa produk unggulan UKM adalah ukiran jepara dan kerajinan perak Bali.  Ya kita sangat setuju, akan tetapi masih banyak sesungguhnya produk unggulan dan telah terbukti peran ekspornya dari zaman baheula sampai sekarang. Kalau kita ingat Belanda dulu datang ke Indonesia karena salah satunya adalah daya tarik rempah-rempahnya. Bahkan Belanda mampu membangun perkebunan-perkebunan di seluruh antero Nusantara dan  masih bisa dinikmati sampai sekarang.  Justru sekarang ini perhatian terhadap produk unggulan ini sangat rendah, bahkan cenderung dibiarkan berjalan tanpa dukungan yang cukup berarti&#8230;<br />
<span id="more-202"></span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Dari zaman baheula sampai sekarang Nusantara ini mengekspor rempah-rempah sebagian besar masih berupa bahan mentah alias bahan baku industri.  Zaman yang terus berubah, mulai zaman atom sampai zaman global dengan kemajuan dalam teknologi informasi ini ternyata tidak banyak mengubah pola dan tataniaga produk rempah-rempah.  Industri penyulingan minyak atsiri masih dengan teknologi yang sangat sederhana, tataniaga yang kurang sehat, unit skala ekonomis yang rendah, dan sebagainya menyebabkan kualitas produk yang rendah, quantitas yang tidak konstan cenderung naik turun, serta kontinyuitas yang tidak terjamin.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Kalau dilihat dalam peta perdagangan dunia salah satu yang paling kongkrit adalah &#8221; pachouly oil &#8221; dari industri hulu tanaman nilam, yang berfungsi sebagai fiktatif minyak wangi ( kelas minyak wangi yang mahal ). Memainkan peran 86 % dari total perdagangan dunia untuk keperluan pachouly oil . Dalam volume antara 1500 Ton sampai 2000 Ton per tahun. Inilah salah satu produk unggulan yang belum dilirik alias belum diperhatikan oleh pemerintah. Dengan bahan baku yang 100 % lokal dan sangat diperlukan oleh masyarakat dunia dan terbukti kualitas produk ini unggul dibandingkan dengan negara lain (Kualitas tanamannya bukan teknologi penyulingannya ). Sayangnya kue yang didapat Indonesia ini masih dalam bentuk crude oil.  Contoh minyak atsiri pachouly oil berkadar PA ( pachouly alkoholnya ) pada kisaran 30 % sampai 35 %.  Sehingga nilai tambahnya masih sangat kecil karena masih dalam industri yang paling hulu. Inilah produk unggulan yang belum dimaksimalkan oleh pemerintah sebagai penghasil devisa. Banyak hal yang harus dilakukan sekaligus diimplementasikan dalam skala lapangan.  Beberapa hal yang harus dilakukan adalah kemudahan fasilitas permodalan, perbaikan tata niaga, research and development yang terencana.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Selama ini permodalan yang dilakukan pemerintah adalah salah satunya dengan membantu pengadaan mesin suling kepada kelompok tani. Kalau kita lihat implementasi dilapangannya mesin bantuan pemerintah cenderung tidak berkualitas asal bikin dan jauh dari standart peralatan untuk produksi yang efisien. Pemerintah sudah keluar uang cukup banyak tapi tidak termanfaatkan dengan baik. Belum lagi kalau mengartikan modal hanya alat itu kesalahan cara berfikir yang mendasar.  Pengertian modal disini diartikan bagaimana seorang produsen bisa mempunyai bahan baku yang memenuhi syarat 3 K ( Kualitas, kuantitas dan kontinyuitas ), proses produksi yang efisien serta mampu menciptakan pasar yang kompetitif.  Sedangkan berbicara mengenai tata niaga minyak atsiri ini merupakan hal yang krusial, sampai saat ini dibiarkan berjalan sendiri tanpa konsep dan implementasi pemasaran yang jelas. Memang sudah sekian tahun yang lalu pemerintah telah merencanakan &#8221; sistim cluster &#8221; , inipun tidak ada implementasi dilapangannya. DAI menelorkan ide &#8221; cultiva &#8221; intinya penentuan harga disetiap pelaku dan ada agreement, inipun kayak ditiup angin tak berbekas. Secara inti pemerintah harus mampu menstabilkan harga. Karena harga minyak atsiri khususnya pachouly oil cenderung fluktuatif yang merugikan petani. Caranya dengan berbagai cara yakni salah satunya membentuk badan untuk bisa membuffer manakala harga turun yang tidak proporsional dengan harga internasional.  Seperti dalam bahasan didepan bahwa teknologi penyulingan masih sangat sederhana bahkan bisa dikatakan belum beranjak dari zaman kolonial. Untuk itu diperlukan R &amp; D yang implementataif tidak hanya pada penyulingan tahap hulu tetapi juga produk turunannya yang nilai tambahnya jauh lebih besar. Misalkan purifikasi, yang mengambil unsur tertentu yang diperlukan oleh industri.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;">Dari telaahan diatas bagi enterpreneur justru memuat peluang yang demikian besar, karena opportunity yang masih demikian besar. Karena pada prinsipnya seorang interpreuner akan membalikkan dari kelemahan menjadi kekuatan. Kelemahan disegi teknologi maka masih ada peluang secara relatif mudah untuk mengambil advantednya dengan sedikit sentuhan teknologi misalnya. Kelemahan segi tata niaga masih sangat memungkinkan untuk memainkan trading short timenya akar mendapatkan keuntungan. Belum lagi produk turunannya yang sebagaian masih diimpor oleh end user, hal ini merupakan peluang yang tidak kecil. Meskipun untuk itu semua perlu menundukkan challenge yang sangat jelas didepan kita. Jleaslah bahwa peluang yang demikian besar ada didepan kita&#8230;&#8230;&#8230;.tinggal kita beranikah menyambut tantangan???</span></p>
<br />Posted in Bisnis Atsiri (Essential Oils )  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/202/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=202&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/11/15/minyak-atsiri-dan-produk-unggulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukum dan Keadilan</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/11/14/hukum-dan-keadilan/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/11/14/hukum-dan-keadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 02:09:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Wah sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini, maklum kadang-kadang fokus hidup terdapat pergeseran sehingga kadang kita lebih kepada fokus tertentu dan meninggalkan fokus yang lain. Ini pula yang menyebabkan lama absen menulis di blog ini karena sedang &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/11/14/hukum-dan-keadilan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=199&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Wah sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini, maklum kadang-kadang fokus hidup terdapat pergeseran sehingga kadang kita lebih kepada fokus tertentu dan meninggalkan fokus yang lain. Ini pula yang menyebabkan lama absen menulis di blog ini karena sedang fokus dibidang lain&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
<span id="more-199"></span></span></strong> <strong><span style="color:#0000ff;"><br />
By the way&#8230;masalah fokus akhir-akhir ini adalah adanya peperangan &#8221; Cicak Vs Buaya &#8221; adalah suatu istilah yang di buat oleh salah satu pejabat Polri berkenaan dengan &#8221; Perang kebenaran hukum di masing-masing &#8221; pihak antara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), Kepolisian RI, Kejaksaan Agung RI ( Mungkin ke tiganya bukan instsitusi tapi oknum atau personil &#8220;. Entahlah karena kadang kala kita sulit membedakan antara oknum, pejabat ataupun institusi. Carut marut, kong kalikong, rekayasa tidak perduli fitnah, menghalalkan segala cara, dengan kecanggihan skenario yang luar biasa sehingga kita semua ikut turbulensi kebingungan sesungguhnya &#8221; kebenarannya &#8221; yang sebenarnya seperti apa sih??</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Hari terus berganti kejutan demi kejutan informasi datang silih berganti, kita semua tetap berkesulitan untuk menentukan kebenaran yang sesungguhnya. Paling memungkinkan adalah kita menentukan secara subyektif kebenaran itu dan berpihak kepadanya, meskipun kita tidak yakin-yakin amat. Problemnya adalah apakah betul &#8221; hukum yang kita junjung tinggi itu &#8221; akan memberikan kebenaran yang sejati?? Hukum sesungguhnya adalah salah satu sistim untuk menegakkan keadilan. Untuk mencapai suatu konklusi, hukum memerlukan saksi, alat bukti, urutan kejadian ( waktu ), tempat kejadian dan sebagainya agar dapat diyakinkan bahwa keputusan yang diambil berdasarkan pada keadilan.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Oleh para cerdik pandai dengan memahami sistim hukum bisa dibuat skenario terlebih dahulu sambil dibuatlah alat bukti untuk meyakinkan skenarionya itu dan bekerja sama dengan oknum aparat hukum, maka lengkaplah jalan ceritanya. Kemudian masyarakat yang meyakini semangat legal formalistik akan meyakini dan bersemangat memperjuangkan &#8221; skenario hukum itu &#8220;.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Kalau dibayangkan betapa kejamnya apabila terjadi yang tidak bersalah dinyatakan bersalah dan yang bersalah bebas lenggang kangkung dengan pesta poranya. Tidak saja keluarganya yang menanggung tapi seluruh keturunanya akan terbebani sejarah kelam. Padahal sesunggguhnya itu tidak pernah ada&#8230;.sangat mengerikan benarlah kiranya pepatah yang menyatakan &#8221; Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan &#8220;. Tapi heranya tindakan seperti itu dilakukan dengan ringan dan kesannya masing-masing tidak merasa bersalah&#8230;..</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Bagaimana akhir dari cerita ini hampir seluruh masyarakat menanti dengan harap-harap cemas, emosional, gemes, kesal, dan bingung&#8230;.layaknya sinetron yang skenario ceritanya sangat bagus dan mengalahkan ratting di TV acara infotainmen yang selama ini mendominasi. Peristiwa akhir-akhir ini adalah rangakaian cerita yang saling membelit dan tidak berdiri sendiri&#8230;..sampai para pemainnya sudah pada puncak kelelahan sehingga secara naluriah berpegangan akhir pada Tuhan yang maha menggenggam kehidupan ini, sehingga paling praktis adalah pada melakukan sumpah atas nama Tuhan.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Hukum memang bisa dijadikan panglima sepanjang semua subyek dan pelaku penegakan hukum betul-betul amanah atas hak dan kewajiban yang diberikan. Perlunya dibuat langkah-langkah yang antisipatif untuk memberantas mafia hukum yang telah mencengkeram sistim hukum di negara ini. Marilah kita sama-sama berdoa agar Tuhan membantu negara ini untuk membersihkan dari kemunafikan, fitnah dan keserakahan&#8230;.sambil kita sama-sama menunggu akhir dari cerita ini &#8221; Walluhu alam bishowab&#8230;&#8230;&#8221;</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Dimata orang awam seperti saya ini hukum kita kandungan subyektifitasnya masih tinggi, misalkan dalam penentuan orang yang sudah menjadi terdakwa apakah harus sudah ditahan atau masih boleh pulang alias masih bebas ditentukan oleh pejabat meskipun ada kriterianya. Tapi kriteria itu dipakai atau tidak masih ditentukan oleh subyektifitas pejabat. Hal ini menurut hemat saya adalah tidak revolusionernya &#8221; kemerdekaan &#8221; bangsa ini.</span></strong></p>
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=199&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/11/14/hukum-dan-keadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Refleksi hidup&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/05/17/refleksi-hidup/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/05/17/refleksi-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 May 2009 01:16:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=193</guid>
		<description><![CDATA[Waktu ibarat angin yang mengalir dan tidak bisa direm&#8230;.terus berjalan, berputar, menuju kemana??? apa yang dia tuju??berakhir dimana?? kita tidak tahu hanya kita meyakini akan berakhir setelah memasuki alam absolut &#8221; akherat &#8221; dimana ruang dan waktu sudah nisbi&#8230;&#8230;.menurut Syech &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/05/17/refleksi-hidup/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=193&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Waktu ibarat angin yang mengalir dan tidak bisa direm&#8230;.terus berjalan, berputar, menuju kemana??? apa yang dia tuju??berakhir dimana?? kita tidak tahu hanya kita meyakini akan berakhir setelah memasuki alam absolut &#8221; akherat &#8221; dimana ruang dan waktu sudah nisbi&#8230;&#8230;.menurut Syech Siti Jenar alam yang kita sebut hidup ini sesungguhnya alam kematian sedangkan setelah kita mati sesunggguhnya itu alam kehidupan&#8230;.<br />
<span id="more-193"></span></strong></span> <span style="color:#008000;"><strong><br />
Sekian lama kita telah menggembara di dunia ini, sesungguhnya kita dari mana dan hendak kemana??sudah sampai tahap mana??apa yang telah kita lakukan??hasil apa yang telah kita peroleh??indikator apa yang bisa kita jadikan untuk evaluasi?? banyak sekali pertanyaan-pertanyaan berkecamuk dalam benak kita. </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Kata MH Ainun Najib dalam salah satu ceramahnya di &#8220;Kenduri Cinta&#8221; umumnya tujuan masyarakat di Indonesia ini hanya satu tujuan hidupnya &#8221; punya uang banyak&#8230;&#8221;. Ada benarnya juga pendapat itu, karena kalau dilihat tdiak penting bagaimana cara mendapatkan tapi yang terpenting hasilnya apa. Lupakan tentang proses yang penting anda  &#8221; kaya atau tidak &#8221; mau dari mencuri, korupsi, merampok, menipu&#8230;semua tidak penting tapi yang terpenting hasilnya anda punya apa?? ini sudah merupakan budaya/culture yang mau tidak mau suka tidak suka ikut menekan kita, ikut mengilhami kita, ikut meyakinkan kita, ikut &#8220;memaksa &#8221; kita untuk berpendapat dan melakukan hal yang sama. Sampai saat ini belum dirasakan &#8220;reformasi&#8221; budaya yang merubah pola pikir yang demikian. Justru kita melihat semakin subur dan berkembang. Indikatornya demikian banyak &#8221; tepo seliro yang semakin menipis, perilaku &#8220;semau gue&#8221;, pragmatisme yang merugikan orang lain, koruptif, manipulatif, rasa malu melakukan hal-hal yang negatif ( Bagaimana caleg yang kriminal nasih tetep ngotot, tokoh nasional yang diindikasikan korupsi ), norma yang renggang, menghalalkan segala cara, dan masih banyak lagi&#8230;&#8230;</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Sebenatnya kita dari mana hendak kemana?? sangat jelas dalam tuntunan agama &#8221; Tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaku &#8221; &#8221; kita berasal dari Allah dan akan kembali kepadanya &#8220;. Dari kalimat tersebut sangat jelas bahwa kita ada di dunia ini semata-mata hanya untuk beribadah kepada Allah SWT. Sehingga kelak jika meninggal kita akan kembali kepada Allah SWT lewat jalan yang sudah ditentukanNYA. Jalan yang benar, lurus, jalanya orang-orang yang diberi nikmat, bukan jalanya orang-orang yang sesat dan menganiyaya diri sendiri&#8230;&#8230;</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Kata kunci diatas adalah &#8221; ibadah kepadaKU &#8220;. Problemnya adalah ibadah itu apa sih??terfikir oleh kita adalah ibadah adalah sesuatu yang sifatnya ritual. Betul memang slah satu ibadah adalah ibadah &#8221; mahdhoh &#8221; seperti sholat, zakat, puasa, naik haji. Sebetulnya porsi itu sbetulnya hanya 5 % dari seluruh waktu yang kita punya. Diluar itupun merupakan ibadah apabila diniati untuk ibadah. Justru diharapkan dengan melakukan ibadah yang 5 % akan mewarnai corak kehidupan yang 95 % tersebut. Ada temen bilang &#8221; kok dia sudah melakukan yang sholat &#8221; tapi corak kehidupanyya kok berbeda masih sperti kultur yang negatif diatas?? pada hakekatnya adalah &#8221; belum&#8221; beribadah, &#8221; sholatnya msih olahraga karena ibadah itu sesungguhnya dinilai dari out putnya bukan prosesnya semata &#8220;&#8230;..sholat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar &#8220;. Kalau masih keji dan mungkar hakekatnya belum sholat&#8230;.masih olahraga fisik, tidak apa itu lebih baik dari pada tidak sama sekali karena Insya Allah akan diberi taufik dan hidayahNYA.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Setelah kita tahu tujuan kita, tentu kita dapat mengevaluasi sampai dimanakah kita?? melakukan &#8221; mekhasabah &#8221; atau &#8221; ngulat saliro hangroso wani&#8221; atau merefleksi diri, atau mengevaluasi diri&#8230;yang bisa adalah diri sendiri karena menyangkut hati kecil yang terdalam &#8221; god spot &#8221; meminjam istilah Ginanjar dalm ESQ. Orang diluar kita hanya tahu kulit-kulit kita tapi tidak tahu yang &#8221; terdalam &#8221; dari diri kita.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Tulisan ini kami khususkan untuk diri sendiri bukan untuk orang lain, kalau saya menggunakan istilah kita itu semata-mata mewakili presepsi saya kepada banyak orang&#8230;tapi percayalah tulisan ini untuk mengingatkan kepada diriku sendiri tanpa bermaksud menggurui apalagi mengajarkan kepada seluruh pembaca yang mampir ditulisan ini&#8230;&#8230;Mohonmaaf yang seikhlash-ikhlasnya apabila dalam berhubungan baik secara fisik maupun dunia maya ada yang kurang berkenan, menyinggung, menyakiti, tidak setuju, tau yang lain yang tidak kami sadari lewat refleksi hidup ini&#8230;&#8230;mudah-mudahan hidayah, inayah, ridho, berkah, rachmat senantiasa bersama kita semua amien&#8230;&#8230;.. </strong></span></p>
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/193/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/193/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/193/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=193&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/05/17/refleksi-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Free your mind&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/05/15/free-your-mind/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/05/15/free-your-mind/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 06:37:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Hidup kita pada hakekatnya adalah suatu prosess. Setiap proses tentu mengharuskan memerlukan waktu. Selama berproses tersebut senantiasa selalu mengalami pengalaman demi pengalaman. Ada pengalaman pahit ada pengalaman manis, ada pengalaman lucu, ada pengalaman malu, ada pengalaman sedih, ada pengalaman bahagaia, &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/05/15/free-your-mind/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=185&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;"><strong>Hidup kita pada hakekatnya adalah suatu prosess. Setiap proses tentu mengharuskan memerlukan waktu. Selama berproses tersebut senantiasa selalu mengalami pengalaman demi pengalaman. Ada pengalaman pahit ada pengalaman manis, ada pengalaman lucu, ada pengalaman malu, ada pengalaman sedih, ada pengalaman bahagaia, ada pengalaman sukses alias berhasil, ada pengalaman gagal bahkan sampai total. Setiap insan pasti mengalaminya termasuk nota bene orang-orang yang dikategorikan sukses atau berhasil juga mengalami hal yang sama.<br />
<span id="more-185"></span></strong></span> <span style="color:#008080;"><strong><br />
Tapi kenapa ada sebagian kecil orang yang dapat mencapai apa yang diinginkan dan sebagian besar tidak dapat mencapai apa yang diinginkan??apakah itu taqdir alias sudah ditentukan oleh sang pemilik kehidupan atau upaya yang belum maksimal sehingga belum tercapainya apa yang diinginkan?? wah agak panjang untuk membahas ini. &#8221; Gantungkan cita-citamu setinggi langit &#8221; kata Bung Karno. Berarti keinginan atau cita-cita boleh tidak berpijak pada bumi alias melesat jauh dari apa yang ada didiri kita. Mustahil??? nanti dulu mari kita telaah sama-sama. Kenapa orang orang &#8221; besar &#8221; selalu menempatkan cita-cita demikian tinggi. Apakah &#8221; beliau-beliau &#8221; itu tidak punya kendala, atau orang-orang tersebut berbeda dari yang lain?? ternyata sama : lahir semua dari bayi yang tidak bisa apa-apa, ada orang-orang yang sukses itu berasal dari keluarga yang lemah, ada orang-orang yang sukses itu berasal dari pendidikan yang rendah, dan sebagainya dan sebagainya dengan penuh variasinya. </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;"><strong>Pada suatu malem saya nonton film di TV, judulnya &#8221; Matrix &#8221; dan sudah kesekian kali film itu ku tonton. Tapi hikmah yang dapat aku ambil pada saat nonton malam itu&#8230;&#8230;ternyata gagal untuk mencapai sesuatu karena fikiran kita telah memprogram untuk gagal. Kita sering justru fokus dan konsentrasi pada resiko-resiko&#8230;.kalau kita mau loncat dari gedung satu kepada gedung lain&#8230;.yang kita fokuskan pada betapa tingginya gedung, kalau kita tidak mampu akan jatuh yang sangat dalam,&#8230;..selalu ketakutan-ketakutan yang kita kedepankan. seharusnya &#8221; Free your mind&#8230;&#8230; &#8221; bebaskan fikiranmu dari kegagalan ketakutan justru sebaliknya fikiran kita harus kita program kepada keberhasilan&#8230;.keyakinan. Dalam khadist qudsi ( suatu ide dari Allah redaksi oleh Nabi Muhammad SWT ), dikatakan &#8221; Aku ( Allah ) sesuai dengan dugaan hambaku &#8220;&#8230;&#8230;.sangat jelas disini kita harus senantiasa berprasangka yang baik dengan memprogram diri kita dengan fikiran-fikiran yang positif. </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;"><strong>Kalau kita cermati saat kita berbicara dengan orang lain, bisa disimak apakah orang ini tergolong gagal atau berhasil. Kalau orang gagal kalimat-kalimatnya banyak yang negatif &#8221; wah sekarang susah ya, krisis global ini semua serba sulit, kalau usaha itu sulit udah banyak&#8230;..dan sebagainya-dan sebagainya. Sedangkan kalau kita dengar kalimatnya berenergi dan penuh optimis seperti &#8221; Mumpung orang banyak PHK krisis global kita bikin usaha trainning lifeskill agar banyak bermanfaat yoak, wah bisnis ini luar biasa peluangnya, memang sih banyak kompetitor tapi kita punya defferensiasi kok jalan aja&#8230;.dan sebagainya dan sebagainya&#8230;.itu salah satu ciri orang yang berfikir posistif dan orang yang senantiasa berprasangka baik&#8230;..</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;"><strong>Bagaimana kita belajar menjadi pribadi yang positif?? begitu banyak methode yang diajarkan baik dalam ajaran agama, buku-buku, seminar motivasi, VCD, dan sebagainya&#8230;.Tapi yang terpenting adalah dari interpersonal kita sendiri. Meskipun tidak mudah karena setiap orang pasti mengalami kegagalan, kesulitan, ketidak berdayaan yang menjadikan faktor penghambat dari berfikir secara positif atau pembebasan fikiran dari hal-hal yang negatif dan destruktif.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008080;"><strong>&#8221; If you think you can, you can &#8221; kalimat yang sering kita dengar tapi seringkali pula hanya kalimat yang berlalu tanpa makna. Padahal dalam kalimat tersebut mengandung energi yang sangat kuat apabila kita meresapinya. Ya Allah berilah kami rasa optimise dalam menjalani kehidupan yang fana ini, berilah kami keyakinan yang penuh bahwa apapun kami senantiasa bergantung kepadaMU, memasrahkan diri kami kepadaMU setelah kami berusaha semampu kami. Berikan kepada kami senantiasa fikiran yang positif dari setiap keinginan dan cita&#8230;&#8230;amien. </strong></span></p>
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/185/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=185&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/05/15/free-your-mind/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemilu, Sisitim Kekuasaan dan Elit Politik.</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/16/pemilu-sisitim-kekuasaan-dan-elit-politik/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/16/pemilu-sisitim-kekuasaan-dan-elit-politik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 07:17:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Pemilu ( Pemilihan Umum ) telah memanggil kita seluruh rakyat menyambut gembira, hak demokrasi pancasila&#8230;..dan setrusnya adalah mars pemilu pada zaman orde baru. Pemilu dari masa ke masa dengan warna dan hakekat hasil yang berbeda-beda. Pada zaman orde baru pemilu &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/16/pemilu-sisitim-kekuasaan-dan-elit-politik/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=180&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Pemilu ( Pemilihan Umum ) telah memanggil kita seluruh rakyat menyambut gembira, hak demokrasi pancasila&#8230;..dan setrusnya adalah mars pemilu pada zaman orde baru. Pemilu dari masa ke masa dengan warna dan hakekat hasil yang berbeda-beda. Pada zaman orde baru pemilu secara hakekat adalah pemilu formalitas. Bagaimana tidak, mulai dari proses pemilihan umum itu sendiri, kompisisi anggota MPR antara yang diangkat dan dipilih, sistim partai politik khususnya Golkar secara ineternal yang menempatkan Dewan Penasehat sebagai kekuasaan tertinggi bisa membatalkan Munas dan membubarkan kepengurusan dan sebagainya adalah sistim-sistim yang diciptakan agar kekuasaan akan langggeng. Tiga jalur yang memungkinkan untuk pengambil alihan kekuasaan pada zaman orde baru ditutup rapat-rapat. Jalur Politik, Jalur TNI dan jalur Birokrasi. Jalur politik diciptakanya sistim kekuasaan yang berujung pada satu titik kekuatan yakni Dewan pembina, jalur TNI sangat jelas karena Presiden adalah panglima tertinggi ( PANGTI ) sedangkan jalur birokrasi diciptakan sistim monoloyalitas&#8230;&#8230;&#8230;..jadi kalau tiadak hanya karena Tuhan saja kekuasaan tidak akan berubah..???? Penikmat kekuasaan yang seperti ini adalah para elit politik. dengan aksesibilitas yang besar pada aset-aset ekonomi memungkinkan para elit politik menumpuk harta dan itu syah-syah saja sepanjang tidak merusak sistim kekuasaan yang dibangun.<br />
<span id="more-180"></span></strong></span> <span style="color:#000000;"><strong><br />
Setelah era reformasi bergulir dengan tumbangnya rezim orde baru, maka terjadilah apa yang dinamai &#8221; euforia demokrasi&#8221;, yang ditandai dengan demonstrasi dimana-mana baik dengan perusakan maupun yang tertib, teori penekanan dengan menggunakan massa untuk menggolkan keinginan meskipun harus menabrak undang-undang, terbersit dalam fikiran kita bahwa siapa yang bisa mengerahkan massa yang banyak dia yang menang dan itu difahami sebagai esensi demokrasi.<br />
Untuk membentuk pemerintahan diperlukan pemilu. Dengan pemilu tersebut diharapkan wakil-wakil rakyat yang duduk di DPR dan DPD betul-betul dari pilihan rakyat. Penunjukan anggota MPR seperti masa orde baru dihapus. MPR saat ini bukan merupakan suatu lembaga tertinggi negara tetapi hanya sebagai lembaga tinggi negara. Dengan keputusan Mahkamah Konstitusi bahwa suara terbanyak yang akan duduk di DPR, maka sedikit banyak mengurangi power dari partai politik. Cukup tepat apa yang diputuskan MK. karena tadinya berfikir ini perwakilan rakyat atau perwakilan partai??? nah bagaimana menurut susduk DPR tentang hak recall partai???kalau masih ada hak recall maka tidak nyambung antara sistim perekrutan dan pelaksanaanya. Pemilu 2009 mempunyai arti yang strategis untuk terus memberikan bukti bahwa sistim demokrasi adalah sistim yang paling cocok untuk Indonesia. Diakui atau tidak memang pemilu ditahun ini ada carut marut&#8230;..mulai dari DPT ( daftar pemilih tetap ) sampai pada distribusi logistik dan pelaksanaan pemilu itu sendiri&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;ya memang harus diakui ada kelemahan manajemen KPU ( Komisis Pemilihan Umum ) tetapi hendaklah para elit politik tidak memanfaatkan kondisi tersebut untuk tujuan politis sehingga menambah carut marutnya negeri ini. </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Bapak-bapak para elit politik&#8230;&#8230;apakah bapak menyadari rakyat pada umumnya sudah jenuh bin capek mengikuti jagat perpolitikan di Indonesia mulai pilihan lurauh, pilkada bupati dan gubernur&#8230;..sekarang pemilu legislatif&#8230;&#8230;next pilihan presiden&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.yang dibutuhkan rakyat adalah adanya perubahan yang nyata&#8230;.perubahan itu diartikan sangat sederhana oleh rakyat, kalau nyari duit gampang, sehingga tidak pusing mikirin kebutuhan sehari-hari&#8230;pendidikan anak yang terjangkau yang memungkinkan anak mendapatkan pendidikan yang lebih baik agar punya masa depan yang lebih baik&#8230;.rakyat tidak perduli siapapun yang memimpin, tapi rakyat menanti hasil karya ntatanya. Jadi mohon kepada para elit politik untuk menyadari dan jangan GR ( gegedhen Rumongso ). Kalau mendapat suara kecil akuilah dan dukung yang mendapat suara besar untuk negara dan bangsa ini seperti sering dipidato-pidato para elit politik. Jangan bersifat munafik&#8230;.apa yang dikatakan bedha dengan apa yang dilakukan. Sebab hanya dengan persatuan dan satu resultante dari seluruh komponen bangsa maka bangsa ini akan bangkit dan jaya.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Kita harus menyadari dalam setiap even kompetisi selalu ada yang kalah dan menang. Ada yang mendapatkan suara banyak, ada yang dapat suara sedikit&#8230;.jadi tdk mungkin semua ingin dapat suara banyak&#8230;kalau elit politik seperti itu sangat disayangkan kualitas kepemimpinan yang kekanak-kanakan. Demokrasi ini juga masih hipotesis sebab alam demokrasi ini baru kita jalani semenjak tahun 1998 kalau dihitung dari lahirnya era reformasi, jadi baru 10 tahun&#8230;&#8230;sedangkan orde baru berlangsung 32 tahun yang menganut faham otoriter, sedangkan orde lama berlangsung 21 tahun&#8230;&#8230;Nah orde yang paling lama adalah monarchi absolut yakni orde para raja&#8230;ratusan tahun&#8230;&#8230;.bahkan bisa ribuan tahun&#8230;&#8230;&#8230;..Jadi sebetulnya belum bisa membuktikan secara absolut bahwa demokrasi adalah sistim yang paling cocok bagi bangsa ini. Sebab perjalanannya masih terlalu pendek. Karena saat ini kita semua seluaruh komponen bangsa secara mayoritas memutuskan untuk menggunakan sistim demokrasi ya harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Demokrasi yang dimaksud disini adalah demokrasi yang kita copy saja dari negara barat. Meskipun sesungguhnya bangsa ini juga punya sejarah demokrasi. Lihat demokrasi dayak, demokrasi Sunda, demokrasi Batak, demokrasi Jawa dan sebagainya. Demokrasi tersebut berpijak pada keselarasan, tidak hanya selaras antar manusia tapi juga keselarasan antara manusia dan lingkungannnya. Demokrasi barat cenderung hanya pada aspek manusianya saja&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.Pada prinsipnya demokrasi ini bertitik tumpu pada Pemilu, sistim kekuasaan dan elit politik.</strong></span></p>
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=180&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/16/pemilu-sisitim-kekuasaan-dan-elit-politik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ASap CaiR Suatu PeluAng</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/16/asap-cair-suatu-peluang/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/16/asap-cair-suatu-peluang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 02:44:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[Pembakaran sering kali membuat pemerhati lingkungan berteriak karena akan menghasilkan gas carbon dioksida ( Co2 ) dan secara faktual memang kalau kadar berlebihan menyebabkan terganggunya saluran pernafasan atas ( Isfa ). Maksud pembakaran ini adalah pembakaran dengan menggunakan kayu bakar. &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/16/asap-cair-suatu-peluang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=178&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Pembakaran sering kali membuat pemerhati lingkungan berteriak karena akan menghasilkan gas carbon dioksida ( Co2 ) dan secara faktual memang kalau kadar berlebihan menyebabkan terganggunya saluran pernafasan atas ( Isfa ). Maksud pembakaran ini adalah pembakaran dengan menggunakan kayu bakar.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Padahal pembakaran dengan menggunakan kayu bakar atau batok kelapa akan memberikan nilai yang lebih baik secara  kesehatan, ekonomi maupun lingkungan.  Beberapa waktu yang lalu sebuah pabrik tahu di daerah Jakarta di grebeg dinas kepolisian karena diduga menggunkan bahan formalin dalam memproduksi tahunya agar awet alias tahan lama. Tentu saja penggunaan formalin untuk mengawetkan makanan entah itu tahu, ayam potong, daging sapi, ikan dan sebagainya sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh manusia dan penggunaan formalin ini telah dilarang keras oleh pemerintah via Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan ( POM ).  Tentu produsen memerlukan zat pengganti pengawet makanan ini, yang lebih sehat, alami tanpa bahan kimia yang berbahaya. Karena memang suka tidak suka, mau tidak mau bahan-bahan makanan seperti tahu, ikan, bahkan buah-buahan yang harus dikirim ke lain daerah dan memerlukan waktu yang relatif lama memerlukan bahan pengawet. Salah satu yang memenuhi syarat untuk bahan pengawet yang alami, sehat dan tanpa bahan kimia adalah </strong><strong>asap cair.<br />
<span id="more-178"></span></strong></span> <span style="color:#ff0000;"><strong><br />
Keuntungan ekonomi sangat jelas, dengan keperluan yang demikian besar untuk industri perikanan, pabrikan makanan, bahkan untuk campuran energi drink adalah peluang yang sangat besar dan diperlukan secara luas dari sabang sampai merauke, bahkan memungkinkan juga untuk memasuki pasar ekspor. Dengan bahan baku yang mudah didapat bahkan selama ini cenderung dibuang dan sangat tidak disukai ( siapa sih yang menyukai asap ??? ) serta dianggap merusak lingkungan maka sekarang sumber daya tersebut dapat dimanfaatkan menjadi bahan yang bernilai ekonomi serta membantu kesehatan masarakat.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Kalau kita jalan didaerah penghasil kelapa misalkan di Malingping Banten, sering ditemui masyarakat yang membakar batok kelapa untuk dijadikan bahan arang.  Kalori arang dari batok kelapa lebih tinggi dari kayu bakar biasa sehingga arang dari batok kelapa sangat disenangi masyarakat khususnya untuk bricket arang ( Charcoal ).  Sebetulnya secara prinsip cukup sederhana pembuatan asap cair tersebut.  Pada saat pembakaran batok kelapa tersebut asap yang dari cerobong dialirkan kepipa yang didinginkan agar asap tersebut mencair.  Cairan  tersebut adalah berupa campuran antara asap cair dan oleoresin yang berwarna kecoklatan dan cenderung gelap.  Selanjutnya cairan tersebut didestilasi, hasil dari distilasi ini adalah asap cair yang sudah murni kurang lebih 90 %, sedang yang tertinggal adalh teer ( hitam ).  Kegunaan dari teer ini adalah untuk pengawet kayu, maka dapat dijual di toko-toko bangunan.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Peluang usaha produksi asap cair ini cukup besar dan bisa diusahakan mulai dari industri rumahan sampai industri pabrikan. Hanya memang perlu menciptakan pasar yang tersebar diseluruh negeri ini dan merupakan suatu barang yang relatif baru.  Peran serta pemerintah sangat diperlukan karena produk ini merupakan produk pengganti dari produk pengawet sebelumnya yang telah dilarang sehingga masyarakat mendapatkan solusinya.</strong></span></p>
<br />Posted in Lingkungan  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=178&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/16/asap-cair-suatu-peluang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kereta Api, Kecerdasan Emosi Masyarakat&#8230;.</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/06/kereta-api-kecerdasan-emosi-masyarakat/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/06/kereta-api-kecerdasan-emosi-masyarakat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 08:18:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Kala pagi tiba dan kewajibanku pagi itu harus ke kantor jakarta yang letaknya deket dengan musium nasional ( Monas ) maka pilihan terbaikku adalah menggunakan jasa kereta api, selain lebih efisien secara ekonomi juga lebih nyaman, bisa istirahat. Kereta yang &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/06/kereta-api-kecerdasan-emosi-masyarakat/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=176&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ccff;"><strong>Kala pagi tiba dan kewajibanku pagi itu harus ke kantor jakarta yang letaknya deket dengan musium nasional ( Monas ) maka pilihan terbaikku adalah menggunakan jasa kereta api, selain lebih efisien secara ekonomi juga lebih nyaman, bisa istirahat. Kereta yang di gunakan oleh PT. KAI adalah ketera pakuan yang konon hibah dari pemerintah Jeepang. Memang sih masih sangat kelihatan huruf-huruf kanji yang tertempel didinding-dinding kereta. Masih cukup bagus mungkin untuk ukuran Indonesia masih sangat bagus, bersih, nyaman karena semua ber AC. Keamanannya pun relatif terjamin karena pintu semua tertutup pada saat kereta jalan dan membuka secara automatic pada saat penumpang akan turun pada tempat-tempat yang telah ditentukan.<br />
<span id="more-176"></span></strong></span> <span style="color:#00ccff;"><strong><br />
Awalnya sih pengaturan tempat duduk menggunakan nomor kursi akan tetapi lama kelamaan nomor tempat duduk yang tertera dikarcispun dihilangkan entah dengan alasan apa. Sehingga pada saat pemberangkatan perebutan kursipun tak terelakkan, sama dengan kursi DPR, Lurah, Bupati, Gubernur dan Preiden diperebutkan dengan segala daya dan uapaya&#8230;&#8230;..</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ccff;"><strong>Ada satu hal yang menarik dari kereta api jenis ini dan dari hasil &#8220;pemberian&#8221; pemerintah Jepang adalah adanya tempat kursi khusus bagi ibu-ibu hamil, penyandang cacat, anak-anak. Dibelakang dretan kursi yang diperuntukkan untuk jenis penumpang tersebut telah ditempelin dengan huruh kanji dan gambar kursi roda, wanita bunting yang menandakan bahwa tempat itu adalah untuk penumpang-penumpang yang seperti itu. Agar perlindungan kepada penyandang cacat, manula, wanita yang sedang mengandung dan sebagainya terlindungi&#8230;.nampaknya dijepang sistimnya sudah diatur demikian dan nampaknya setelah diimpor oleh PT. KAI sistim tersebut akan diteruskan&#8230;&#8230;.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ccff;"><strong>Tetapi inilah fakta yang kita lihat, rasakan, tempat duduk yang seharusnya untuk orang-orang dengan kualifikasi tertentu diduduki saja dengan tanpa ekspresi salah sedikitpun, tidak tahu apa yang ada dalam pikranya apa karena tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu, atau tahu tapi cuek atau apa &#8230;&#8230;.sementara anak kecil wanita yang hamil harus berdiri&#8230;..dan berdesak-desakan dengan penumpang lain&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.inilah sepertinya pemahaman tentang kecerdasan emosi masyarakat kita yang harus ditingkatkan tidak hanya kecerdasan intelektual semata yang egoistis dan tak mau tahu aturan&#8230;..</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ccff;"><strong>Sebaliknya terjadi peristiwa yang sebaliknya&#8230;..penumpang duduknya memang diperuntukkan untuk umum bukan tempat duduk yang diperuntukkan untuk yang berkualifikasi khusus&#8230;&#8230;.tiba-tiba seorang penumpang yang berkualifikasi khusus meminta tempat duduk tersebut&#8230;&#8230;sementara di sebelah persis sebetulnya tempat yang digunakan untuk penumpang yang berkualifikasi khusus&#8230;&#8230;kenapa tidak meminta tempat yang berkualifikasi khusus padahal juga diduduki oleh penumpang umum juga&#8230;&#8230;.apakah ini juga bagian dari pemahaman kecerdasan emosional?? sehingga semua harus didudukkan pada aturan yang telah ditetapkan keculai ternyata tempat duduk untuk yang berkualifikasi khusus tidak mencukupi lagi maka wajar tempat duduk yang untuk berkualifikasi umum harus mengalah demi kemanusiaan&#8230;.hal yang wajar&#8230;..</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#00ccff;"><strong>Hal tersebut terjadi tidak hanya pada penumpang kereta api saja tetapi terjadi dalam skala yang lebih umum, baik di jalan raya, antrean tertentu atau dimanapun saja&#8230;pemahaman tentang kecerdasan emosi masyarakat akan membawa kepada ketertiban, keteraturan dan taat hukum&#8230;..sehingga sistim yang telah ditetapkan akan bisa berjalan dengan baik&#8230;&#8230;.Hal kecil yang bisa ditarik menjadi hal yang besar &#8230;.bagian dari cermin yang kecil&#8230;&#8230;&#8230;.</strong></span></p>
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/176/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=176&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/04/06/kereta-api-kecerdasan-emosi-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Analisa Makro Minyak Nilam</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/03/24/analisa-makro-minyak-nilam/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/03/24/analisa-makro-minyak-nilam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 03:50:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Atsiri (Essential Oils )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[Tanaman Nilam ( Pogostemon cablin Benth ) merupakan salah satu penghasil minyak atsiri yang penting. Nilam dapat tumbuh dan berkembang didataran rendah sampai tinggi. Menurut beberapa pustaka nilam dapat ditanam sampai pada ketinggian 1200 m dpl. Akan tetapi nilam akan &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/03/24/analisa-makro-minyak-nilam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=174&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Tanaman Nilam ( Pogostemon cablin Benth ) merupakan salah satu penghasil minyak atsiri yang penting. Nilam dapat tumbuh dan berkembang didataran rendah sampai tinggi. Menurut beberapa pustaka nilam dapat ditanam sampai pada ketinggian 1200 m dpl. Akan tetapi nilam akan tumbuh dengan baik pada ketinggian antara 50 &#8211; 400 m dpl. Tanaman ini mengehendaki suhu yang panas dan lembab, serta membutuhkan curah hujan yang merata sepanjang tahun. Curah hujan yang diperlukan bagi pertumbuhan tanaman nilam berkisar antara 2000 &#8211; 2500 mm/th, suhu optimum 24 &#8211; 28 C dengan kelembaban lebih dari 75 %.<br />
<span id="more-174"></span></strong></span> <span style="color:#0000ff;"><strong><code><br />
Di Indonesia daerah sentra produksi nilam terdapat di Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh Darussalam, kemudian berkembang di Propinsi Lampung, jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lain. Total luasan yang dicatat oleh Dirjen bina Produksi Perkebunan pada tahun 2002 adalah sebesar 21.602 ha. Indonesia merupakan pemasok minyak nilam terbesar......dipasaran dunia dengan kontribusi 90 %. Ekspor minyak nilam pada tahun 2002 sebesar 1.295 Ton. Perkiraan pemakaian dunia tahun 2006 adalah sebesar 1500 Ton/tahun ( Mengenal Pasar Minyak Atsiri indonesia, Arianto Mulyadi ).</code></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Permasalahan yang dihadapi bisnis minyak nilam di Indonesia pada umumnya adalah : 1. Kontinyuitas bahan baku, 2. Efisiensi produksi 3. Fluktuasi harga.  Ketiga hal ini saling berkait, karena ketiadaan perencanaan dan pendataan yang baik.  Ini yang perlu dianalisis lebih lanjut. Karena yang selalu dikemukakan para &#8221; pemain &#8221; adalah hukum suply demand yang mengakinatkan terjadinya fluktuasi harga minyak nilam. Dari efek inilah menjadikan kontinyuitas bahan baku yang tersendat dan lambatnya pengembangan teknologi produksi minyak nilam karena iklim usaha yang fluktuatif.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>ANALISIS MAKRO :</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Dengan menggunakan asumsi-asumsi yang pesimistik kita mencoba menganalisa berapa sih luasan tanam yang optimal agar tidak terjadi over supply maupun over demand minyak nilam.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Asumsi yang digunakan :</strong></span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><span style="color:#0000ff;"><strong> Produktifitas kebun nilam perha : 5 Ton ( Basah )/Ha/ panen.</strong></span></li>
<li><span style="color:#0000ff;"><strong>Perbandingan basah dan Kering : 5 : 1.</strong></span></li>
<li><span style="color:#0000ff;"><strong>Rendemen penyulingan tenera kering 2 %.</strong></span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Kalau keperluan pertahun 1500 Ton atau setara dengan 1500.000 Kg. Maka diperlukan 100/2 x 1500.000 kg tenera kering = 75.0000.000. Kg tenera kering atau 5 x 75000.000 kg = 375.000.000 kg tenera basah.  kalau produktifitas sekali panen 5.000 Kg, maka total luasan pertahun =  75.000 Ha. Andai dalam satu hektar rata-rata bisa dipanen dalam satu tahun 2 kali, maka diperlukan luasan = 37.500 Ha. Dengan asumsi semua yang tertanam menghasilkan minimal 5 ton per hektar dan bisa dipanen dua kali dalam satu tahun, maka tanaman nilam Indonesia optimalnya pada kisaran luasan 37.500 Ha.</strong></span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Inilah yang perlu dievaluasi dan dikaji berapa sih yang real tanaman nilam di tiap-tiap profinsi ??? apakah betul over supply? jangan sampai kelemahan pendataan dipakai para kartel atsiri untuk memainkan harga dengan alasan over supply&#8230;&#8230;.Wallahu alam bishowab&#8230;&#8230;&#8230;</strong></span></li>
</ol>
<br />Posted in Bisnis Atsiri (Essential Oils )  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/174/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=174&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/03/24/analisa-makro-minyak-nilam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Revolusi Budaya</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/25/revolusi-perubahan-budaya/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/25/revolusi-perubahan-budaya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 07:32:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[Aku termasuk dalam kelompok klub &#8221; Gaptek&#8221; alias gagap teknologi. Betapa fenomena yang luar biasa terjadi perubahan yang demikian dahsyat dalam teknologi informasi dalam dekade terakhir. Pada saat-saat zaman sekolah dulu, telephon rumah masih sangat jarang, sehingga komunikasi tercepat kalau &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/25/revolusi-perubahan-budaya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=170&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"><strong>Aku termasuk dalam kelompok  klub &#8221; Gaptek&#8221; alias gagap teknologi. Betapa fenomena yang luar biasa terjadi perubahan yang demikian dahsyat dalam teknologi informasi dalam dekade terakhir.<br />
Pada saat-saat zaman sekolah dulu, telephon rumah masih sangat jarang, sehingga komunikasi tercepat kalau &#8220;meminta&#8221; arus kas dari ortu ya lewat &#8220;telegram&#8221; menggunakan jasa Telkom. Memang dengan keterbatasan teknologi memaksa kita menggunakan kata atau kalimat yang efisien, tetapi penerimanya akan mampu memahami keseluruhan berita yang kita sampaikan. Dalam telegram cukup kita tulis &#8221; Putro waras artho telas &#8221; ortu kita sudah memahami kondisi kita dan apa yang kita butuhkan.<br />
<span id="more-170"></span></strong></span> <span style="color:#ff6600;"><strong><br />
Seiring dengan zaman maka orang dalam mengirimkan informasi tertulis dengan menggunakan facimile. Setelah penggunaan jasa satelit, maka berkembang telephone genngam atau mobile phone, yang dimulai dengan fitur yang sangat sederhana &#8221; hanya bisa nelpon &#8220;. Kemudian disusul dengan SMS ( Short masage service ) dan disusul fitur-fitur lain yang lebih memnjakan umat manusia. Dulu hanya orang &#8220;sakti&#8221; saja yang bisa berbicara dalam jarak yang jauh dan nir kabel. Sekarang hampir setiap orang bisa berkomunikasi jarak jauh tanpa kabel.<br />
Seiring dengan teknologi informasi komputer dan lap top memegang peranan yang sangat penting dalam hubungan/Relationshipnya. Dimulai dari email, millist, blog, friendster, facebook dan banyak lagi&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.<br />
Seperti yang aku kemukakan didepan&#8230;aku termasuk pasukan gaptek, maka secara sederhana, masing-masing program atau apapun namanya aku pakai menurut kenyamananku sendiri&#8230;.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"><strong>Tentu sekarang surat menyurat yang paling mudah ya menggunakan email&#8230;.jadi email lebih banyak aku fungsikan untuk surat menyurat atau sejenisnya.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"><strong>Millist aku gunakan dalam berkomunikasi dalam suatu komunitas tertentu. Sehingga sekali kita kirim, maka seluruh anggota akan dapat membacanya atau sebaliknya satu orang mengirim pertanyaan, maka semua akan membaca pertanyaan tersebut. Hal ini sangat efisien dan efektif.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"><strong>Blog, wah ini aku gunakan untuk menulis, ya apa aja yang senang aku tulis, aku punya beberapa kategori sesuai dengan bidang dan ketertarikanku : Bisnis atsiri, Budaya, Kehutanan, Lingkungan. Enaknya di blog kita nyaman menulis tanpa harus lewat birokrasi dan segala macemnya. Siapapun bisa mengakses blog kita membaca kalau mau ya memberi tanggapan, ya berbagi informasilah apa yang kita tahu dan kita pengin bagikan, mudah-mudahan berguna&#8230;..</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"><strong>Ada lagi Facebook, nah yang ini untuk menjalin tali silaturohmi kepada orang-orang yang pernah berkorelasi dengan kita, entah sekolah, temen kampung, temen kerja, temen main pokonya luas banget. tadinya yang sudah tidak berkomunikasi karena kehilangan jejak dengan membuka Facebook kita akan dapat mengakses kembali.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"><strong>Jika ditilik aku yang awam teknologi saja dalam bersosial cukup dengan komputer atau laptop dan bisa &#8221; bersilaturohmi&#8217; kemanapun dengan ongkos yang sangat murah. Betapa teknologi ini merubah kebiasaan orang. Dulu orang untuk bersilaturohmi jauh dan harus meluangkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Kadang justru sudah kehilangan jejak. Sekarang orang didalam kamar bisa ngoceh, bisa ngrumpi, bisa menuangkan ide dan bisa dibaca orang, bisa mengirim surat resmi&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;DIKAMAR oarang bisa apa saja&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;Ini merupakan revolusi budaya&#8230;&#8230;&#8230;.karena budaya terbentuk dari kebiasaan.</strong></span></p>
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/170/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=170&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/25/revolusi-perubahan-budaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membangun Pendidikan dan Industri&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/20/membangun-pendidikan-dan-industri/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/20/membangun-pendidikan-dan-industri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 04:12:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[Pendidikan pada hakekatnya adalah meningkatkan sumber daya manusia melalui jalur formal.  Dengan ditetapkannya Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ) sebesar 20 % merupakan suatu modal dasar untuk lebih meningkatkan mutu pendidikan. Permasalahan yang paling krusial dalam bidang ini adalah &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/20/membangun-pendidikan-dan-industri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=166&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Pendidikan pada hakekatnya adalah meningkatkan sumber daya manusia melalui jalur formal.  Dengan ditetapkannya Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ) sebesar 20 % merupakan suatu modal dasar untuk lebih meningkatkan mutu pendidikan.<br />
<span id="more-166"></span></strong></span> <span style="color:#000000;"><strong><br />
Permasalahan yang paling krusial dalam bidang ini adalah ketidak siapan lulusannya dalam bidang industri atau lebih mudahnya menghasilkan tenaga terdidik yang siap pake. Dsini kita akan membahas link antara dunia pendidikan dan industri. Memang dalam benak penulis &#8221; apakah lulusan pendidikan harus menjadi buruh yang harus melamar kesana kemari apakah tidak akan diarahkan untuk mandiri dan menciptakan lapangan kerja?? disini kita tidak akan membahas hal tersebut karena untuk membahas hal tersebut perlu ditulis artikel secara khusus.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Seringkali kita rasakan didunia industri dalam perekrutan tenaga kerja baik untuk tingkat SMK maupun Sarjana yang masih fresh graduate dihadapkan pada ketidak siapan dalam menangani pekerjaan baik ditinjau dari aspek teknis maupun dari aspek manajemen.  Sehingga industri harus mengeluarkan biaya yang cukup tinggi untuk membentuk si tenaga kerja tersebut siap pakai. Biaya disini diartikan sebagai waktu dan materi. Hal ini terjadi karena kurikulum pendidikan yang ada masih terlalu teoritis dan sangat kurang dalam praktek yang nyata dilapangan.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Untuk mengeliminir kelemahan tersebut perlunya pendidikan yang diarahkan pada kesiapan tenaga kerja akan kebutuhan dunia industri. Kurikulum mesti dirubah disesuikan dengan kebutuhan industri. &#8221; Kurikulum yang membumi&#8221;&#8230;&#8230;..</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Untuk menciptakan kurikulum yang membumi maka diperlukan link dengan industri. Dengan semangat otonomi daerah adalah trigger untuk membangun pendidikan berdasarkan besaran industri didaerah tersubut. Misalkan Kabupaten Ketapang Provinsi kalimantan Barat. Sebagian besar industri adalah Perkebunan sawit, Hutan tanaman industri dan Hutan alam.  Setelah mengidentifikasi industri yang ada didaerah tersebut maka tinggal disusun kurikulum yang mengarah pada pengelolaan perkebunan dan kehutanan.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Anak didik mulai dari awal sudah diperkenalkan apa itu kebun sawit, apa itu hutan tanaman industri serta apa itu hutan alam. Selanjutnya bagaimana mengelola perkebunan sawit mulai dari perencanaan, persemaian, pembibitan, pengolahan lahan, perawatan, pemanenan, pengolahan hasil dan pemasaran.  Selanjutnya anak didik harus praktek dan magang untuk seluruh pekerjaan tersebut dan sampai mampu mengerjakan setiap pekerjaan.  tentu lembaga pendidikan harus bekerja sama dengan industri yang terkait termasuk membuat memorandum of understanding ( MOU )  dengan disupport oleh Pemerintah daerah.  MOU tersebut berisi kesdiaan perusahaan untuk menjadi tempat magang dan menampung anak didik jika telah lulus. tentu sesuai dengan kebutuhan industri tersebut.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Dengan demikian ada simbiose mutualisme antara dunia pendidikan dan industri. Dunia pendidikan akan menelorkan tenaga kerja yang siap pakai dan diterima didunia industri, sementara keuntungan dunia industri adalah menerima tenaga kerja yang siap pakai tanpa harus mendidik yang mengeluarkan cukup biaya dan waktu. Selain itu dunia industri juga bisa mempekerjakan masyarakat setempat tanpa harus mengimpor dari luar daerah yang sering menyebabkan kecemburuan sosial.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#000000;"><strong>Untuk mewujudkan itu semua, perlunya upaya yang sun bigguh-sungguh dari berbagai pihak, baik pelaku pendididkan maupun aparat pemerintah daerah.  Kita yakin kalau program seperti diatas bisa berjalan maka pendidikan tidak perlu subsidi dari pemerintah dan lembaga pendidikan tersebut akan surplus dan diminati banyak siswa.</strong></span></p>
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=166&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/20/membangun-pendidikan-dan-industri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Solusi Sosial Pembangunan HTI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/04/solusi-sosial-pembangunan-hti/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/04/solusi-sosial-pembangunan-hti/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 08:30:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUTAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Hutan adalah asosiasi tumbuhan berkayu yang menyebabkan terciptanya iklim mikro. Hutan tanaman industi adalah pengelolaan hutan yang bertujuan produksinya untuk mensuplai industri yang terkait. Berdasarkan kelas hutannya HTI terdiri atas kelas hutan kayu perkakas, kelas hutan kayu pulp. kelas perusahaan &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/04/solusi-sosial-pembangunan-hti/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=161&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Hutan adalah asosiasi tumbuhan berkayu yang menyebabkan terciptanya iklim mikro. Hutan tanaman industi adalah pengelolaan hutan yang bertujuan produksinya untuk mensuplai industri yang terkait. Berdasarkan kelas hutannya HTI terdiri atas kelas hutan kayu perkakas, kelas hutan kayu pulp. kelas perusahaan kayu energi.<br />
Pembangunan hutan tanaman di luar pulau Jawa diawali dengan pencanangan program timber estate tahun 1980 an, yang dalam perkembangannya menjadi Hutan tanaman industri (HTI). Hal tersebut dibangun dalam rangka meningkatkan potensi dan kualitas hutan produksi dengan menerapkan silvikultur intensif guna memenuhi bahan baku industri kehutanan.<br />
<span id="more-161"></span></strong></span> <span style="color:#339966;"><strong><br />
Tujuan usaha pemanfaatan hasil hutan kayu dalam hutan tanaman ini adalah usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan tanaman adalah :<br />
1. Meningkatkan produktifitas lahan dan kualitas lingkungan hidup.<br />
2. Menunjang pengembangan industri hasil hutan dalam negeri guna meningkatkan nilai tambah &amp; devisa.<br />
3. Memperluas lapangan kerja dan lapangan usaha.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Untuk mencapai tujuan tersebut, maka usaha pemanfaatan hasil hutan kayu dalam hutan tanaman melaksanakan kegiatan-kegiatan yang meliputi : penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemasaran hasil hutan sesuai dengan rencana kerja usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan tanaman industri menurut ketentuan-ketentuan yang berlaku serta berdasarkan azas manfaat, kelestarian hutan, kerakyatan, keadilan, kebersamaan, keterbukaan, dan keterpaduan.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Pembahasan :<br />
Dalam era reformasi ini demokrasi, keterbukaan, demonstrasi yang menggunakan power masa adalah hambatan yang cukup signifikan. Berbeda dengan perkebunan, baik sawit maupun karet yang nota bene arealnya merupakan HGU ( Hak Guna Usaha ) sedangkan HTI arealnya berupa IUPHHK ( Ijin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu ). Ijin pengelolaan ini tidak merupakan hak kepemilikan atas kawasan hutan, Areal IUPHHK HTI dalam hutan tanaman tidak dapat dijadikan jaminan, agunan atau dijaminkan pada pihak lain sedangkan tanaman yang dihasilkandari IUPHHK HTI ini merupakan aset pemegang izin yang dapat dijadikan agunan sepanjang izin masih berlaku.<br />
Jadi jelas kalau HGU merupakan kepemilikan sedangkan IUPHHK HTI adalah bukan kepemilikan. Hal ini mengandung konsekuensi lahan yang ada adalah lahan negara. Tetapi dalam kenyataan dilapangan lahan ini sudah dikuasai oleh masyarakat baik legal maupun ilegal. Tentu saja dalam lahan HGU investor utuk membebaskan lahanya dengan gantu rugi. Sedangan IUPHHK HTI tidak karena merupakan lahan negara.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Hal diatas merupakan kendala yang lain yang dihadapi HTI. Banyaknya kasus-kasus sosial pembakaran camp, pengusiran tenaga kerja, penolakan langsung dan sebagainya. Untuk itu kondisi diatas harus bisa diantisipasi oleh investor HTI. Banyak ragam teori dalam pendekatan sosial ini khususnya adalah prosperity opproach. Masalahnya adalah program tersebut sering dilakukan hanya sebelah mata alias kurang serius atau sekedarnya. Sehingga gaung dan kemanfataan secara langsung dari masyarakat kurang dapat dirasakan. Akibatnya gangguan dari masyarakat terhadap jalanya program tersebut masih terus berlangsung. </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Bahkan banyak investor yang melakukan program prosperity approach ini dengan memberikan ikan bukan kail. Sehingga pada saat masih ada peluru maka akan teredam sementara sedangkan pada saat peluru habis maka kembali permasalahan muncul. Padahal HTI merupakan investasi jangka panajang.<br />
Salah satu program yang ditawarkan penulis adalah sistim prosperity approach tetapi dengan sungguh-sungguh mengembangkan pemberdayaan masyarakat. Memang ini tugas ganda dari investor selain berkonsentrasi dalam pembangunan HTI diwajibkan pula sebagian manajemenya berkonsentrasi dalam mengembangkan pemberdayaan masyrakat lewat agribisnis. Yang dimaksud agribisnis ini adalah suatu uasaha pertanian yang betul-betul profit oriented dan berkesinambungan dan berjangka pendek dengan berbasiskan pada industri.  Areal HTI yang cukup luas dengan kewajiban menyediakan minimal 5 % untuk tanaman kehidupan merupakan sutau peluang untuk mengembangkan program tersebut. </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Program ini harus direncanakan dengan baik mulai penyediaan bahan baku, proses produksi dan pemasarannya. Untuk tahap awal masyarakat sekitar hutan harus dilatih dalam penyediaan bahan baku yang biasanya harus melaksanakan budi daya. Perusahaan menyiapkan pengolahan dan pasarnya. Sampai pada suatu saat masyarakat mampu pada proses pengolahan sementara perusahaan hanya berfungsi sebagai pemasaran. Jadi semua bersifat win-win solution masyarakat untung, perusahaan untung, karyawan untung. Sebab dalam jangka pendek perusahaan sudah dapat arus kas masuk. Mudah-mudahan ini bisa dikembangkan meskipun untuk memulainya tidaklah mudah perlu kesungguhan dan idealisme. AMIN. </strong></span></p>
<br />Posted in HUTAN  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=161&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/04/solusi-sosial-pembangunan-hti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MARKETING MINYAK ATSIRI ( Bag II )</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/03/marketing-minyak-atsiri-bag-ii/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/03/marketing-minyak-atsiri-bag-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Feb 2009 06:33:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Atsiri (Essential Oils )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Refresh : Pemasaran minyak atsiri, menurut hemat penulis terdiri dari : 1. Rantai konvensional : Penyuling, Pengepul dan Eksportir. 2. Rantai non konvensional : End users ( Fabrikan ) dan Individual. Dalam bagian II ini kita akan membahas marketing minyak &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/03/marketing-minyak-atsiri-bag-ii/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=157&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>Refresh :<br />
Pemasaran minyak atsiri, menurut hemat penulis terdiri dari :<br />
1. Rantai konvensional : Penyuling, Pengepul dan Eksportir.<br />
2. Rantai non konvensional : End users ( Fabrikan ) dan Individual.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>Dalam bagian II ini kita akan membahas marketing minyak atsiri dengan pola rantai non konvensional, yakni melalui End users ( Fabrikan ) dan Individual.<br />
<span id="more-157"></span></strong></em></span> <span style="color:#808000;"><em><strong><br />
Marilah kita kembali ke dasar pemahaman minyak atsiri khususnya peruntukannya :</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>1.Penggunaan minyak atsiri ini sangat beragam, dapat digunakan mellalui berbagai cara yaitu<br />
melalui mulut/dikonsumsi langsung berupa makanan dan minuman  seperti jamu yang mengandung minyak atsiri, penyedap/fragrant makanan, flavor es krim, permen, pasta gigi dan lain-lain. </strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>2.Pemakaian luar seperti untuk pemijatan, lulur, lotion, balsam, sabun mandi, shampoo, obat luka/memar, pewangi badan ( parfum ). Melalui pernafasan ( inhalasi/aromatherapy ) seperti untuk wangi-wangian ruangan, pengahrum tissue, pelega pernafasan. </strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>3.Pemanfaatan aromatherapy sebagai salah satu pengobatan dan perawatan tubuh yang menjadi trend “ back to nature “ sangat membutuhkan bahan baku yang beragam dan bermutu dari tanaman aromatic.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>Dengan mengetahui peruntukannya, maka dapat diidentifikasi end users ( Fabrikan ) dan Individual yang menggunakan minyak atsiri tersebut. Misalkan minyak atsiri yang peruntukannya untuk dikonsumsi langsung seperti jamu : maka identifikasi kita adalah pabrik-pabrik jamu yang ada. Contoh Jamu Jago, Air Mancur, Nyonya Meneer dan masih banyak lagi.   Demikian banyak pabrik jamu baik yang skala besar maupun yang kecil. Untuk mengetahui alamat dan no telp pabrik jamu tersebut bisa secara langsung melihat dikemasan atau bisa browising melalui internet. Begitu pula untuk pasta gigi, penyedap makanan dan sebagainya digunakan dengan cara yang sama. Selain itu potensi yang cukup besar juga pemakaian untuk &#8221; nergi drink &#8220;, bahkan seperti &#8220;Coca cola &#8221; juga memerlukan minyak atsiri jenis Nut meg oil.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>Begitu pula untuk pemakaian luar seperti untuk lulur, lotion, sabun mandi, shampo dan sebagainya. Kalau kita identifikasi fabrikan yang membuat bahan-bahan tersebut begitu banyak puluhan, bahkan kalau keseluruhan di identifikasi bisa sampai ratusan fabrikan. </strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>Sekarang ini yang paling ngetrend adalah aroma therapy. Baik untuk SPA-SPA khusus maupun yang lagi berkembang adalah home SPA. Jelas SPA tersebut menggunakan bahan dasar minyak atsiri, baik dari kelompok bunga-bungan, biji-bijian maupun kayu. Sekarang banyak dijual di supermarket-supermarket peralatan home SPA dengan harga yang relatif murah. Keramik, lilin dan bahan bakunya ( minyak atsiri ). Ini merupakan potensi pasar retail minyak atsiri yang masih sangat terbuka dan menjanjikan.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>Pembahasan :</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>Marketing adalah menjual sesuatu. Kita sering melihat secara miring kalau sudah dengar marketing. Dalam benak kita dalah orang yang menjual door to door dan berat banget. Tidak salah juga itupun bagian dari sales atau menjual. Tetapi pada hekkatnya dalam hidup ini kita harus menjual. Kita bekerja di perusahaan juga menjual/marketing juga yakni menjual jasa, bahkan para agamawanpun menjual ideologi, para politisi menjual program hidup kita memang harus menjual. </strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>Begitu pula dalam usaha minyak atsiri kita harus mengelola tiga hal yang pokok : Bahan baku, proses produksi, dan memarketingkan hasil. Dalam marketing secara non konvensional yakni penjualan minyak atsiri kepada end user baik fabrikan maupun individual juga dihadapkan pada tantangan, meskipun kesempatannya cukup terbuka dan client yang cukup banyak. Kendala tersebut meliputi : Kemampuan marketing, Kualitas produk, kontinyuitas produk, sistim pemabayaran.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>1. Kemampuan marketing<br />
Marketing adalah sesuatu yang khas dan mempunyai syarat-syarat tertentu untuk berhasil menjadi penjual yang baik. Misalkan cara berkomunikasi, kepribadian, kualitas produk itu sendiri, harga dan sebagainya. Penulis tidak akan membaha marketing secara umum disini. Hanya perlu penekanan bahwa menjual sesuatu perlu ilmunya. Tak terkecuali memasarkan minyak atsiri, khususnya yang langsung kepada end users.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>2. Kualitas produk<br />
Hal ini berkait dengan kebutuhan dan persyaratan dasar dari end users itu sendiri. Produk-produk yang kita tawarkan harus memenuhi syarat tersebut. Ada end users yang kebutuhannya minyak atsirinya masih dalm bentuk crude oil ada juga yang sudah purifikasi. Tentu harus disesuaikan kemampuan produksi dari produsen minyak atsiri. Kadangkala juga ditemui meskipun dalam bentuk crude oil dengan persyaratan persyaratan tertentu misal kandungan tertentu maksimal sekian atau minimal sekian dan sebaganya.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>3. Kontinyuitas produk.<br />
Salah satu kelemahan penjualan kepada end users adalah jumlah yang relatif kecil per fabrikannya. Berbeda dengan penjualan konvensional yang memerlukan volume yang besar. Meskipun kebutuhannya relatif kecil per fabrikannya tetapi kontinyuitas merupakan syarat mutlak karena untuk keberlangsungan produksi dari fabrikan tersebut. Ini yang menjadi tantangan ssekaligus harus penetrasi pasar kepada beberapa fabrikan, kalau produksi dan bahan bakunya mendukung. </strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>4. Sistim pembayaran.<br />
Kalau penjualan minyak atsiri secara konvensional umumnya cash keras tetapi penjualan kepada end users umumnya tempo misalkan 1 bualan bahkan ada yang minta  3 sampai 4 bulan. Hal ini sebetulnya tinggal pengaturan arus kas dan permodalannya. Kelebihanya adalah penjualan ke fabrikan harga relatif lebih tinggi dari penjualan konvensional dan rutinitas kebutuhan barangnya sehingga pasar lebih jelas dan harga lebih stabil.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#808000;"><em><strong>Apapun pilihan kita dalam pola penjualan, minyak atsiri merupakan potensi bisnis yang bisa dikembangkan karena oportunitynya masih cukup besar. Bagi para usahawan tantanagan bukan untuk mengecilkan nyali dan semanagat untuk berjuang bahkan itu merupakan yambahan energi untuk mencapai keberhasilan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;SELAMAT BERJUANG dan SUKSES&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</strong></em></span></p>
<br />Posted in Bisnis Atsiri (Essential Oils )  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/157/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/157/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/157/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=157&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/03/marketing-minyak-atsiri-bag-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Marketing Minyak Atsiri Bag I</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/02/marketing-minyak-atsiri-bag-i/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/02/marketing-minyak-atsiri-bag-i/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 03:37:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Atsiri (Essential Oils )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Komoditi minyak atsiri sebagian besar bahkan hampir seluruhnya boleh dikatakan merupakan komponen lokal. Sedangkan pasarnya sebagaian besar adalah pasar ekspor. Namun anehnya dalam neraca perdagangan minyak atsiri dan turunannya berdasarkan statistik tahun 2004 adalah minus. Artinya lebih besar impor dari &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/02/marketing-minyak-atsiri-bag-i/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=154&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Komoditi minyak atsiri sebagian besar bahkan hampir seluruhnya boleh dikatakan merupakan komponen lokal. Sedangkan pasarnya sebagaian besar adalah pasar ekspor. Namun anehnya dalam neraca perdagangan minyak atsiri dan turunannya berdasarkan statistik tahun 2004 adalah minus. Artinya lebih besar impor dari ekspor. Nilai ekspor pada tahun 2004 adalah sekitar 47 Juta dollar, sedangkan nilai impornya 217 juta dollar. Kenapa demikian???<br />
<span id="more-154"></span></strong></em></span> <span style="color:#0000ff;"><em><strong><br />
Hal ini terjadi karena penjualan minyak atsiri oleh ekportir kita adalah dalam bentuk Crude oil. Sedangkan impor kita sudah dalam bentuk purifikasi ( pemurnian ). Kalau kita telaah lebih jauh tentang pemasaran minyak atsiri, menurut hemat penulis terdiri dari :<br />
1. Rantai konvensional : Penyuling, Pengepul dan Eksportir.<br />
2. Rantai non konvensional : End users ( Fabrikan ) dan Individual.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>ad.1. Rantai Konvensional.<br />
Rantai ini yang paling umum dipakai, karena lebih mudah. Biasanya pengumpul akan hunting atau mendatangi penyuling. Bahkan pengumpul ini sudah menitipkan uang terlebih dahulu kepada penyuling. Sehingga ada ikatan antara penyuling dan pengumpul tersebut. Dengan demikian penyuling tidak akan menjual minyaknya kemana-mana. Sementara pengumpul juga ada kepastian mendapatkan minyak dari penyuling, karena pada umumnya pengumpul dibebani target tertentu dari ekportir. Misalnya harus bisa menyetor 200 ltr minyak nilam perbulan.<br />
Setelah terkumpul sesuai target atau dibagi kedalam beberapa termin pengumpul akan menyetorkan minyaknya ke eksportir. Selanjutnya eksportir akan mengekspor minyaknya keluar negeri. Banyak negara negara tujuan ekspor.<br />
Negara tujuan ekspor adalah Amerika Serikat 23 %, Inggris 19 %, Singapura 18 %, India 8 %, Spanyol 8 %, Perancis 6 %, China 3 %, Swiss 3 %, Jepang 2 % dan Negara-negara lain 8 %. ( Strategi pengembangan Minyak Atsiri Indonesia / Balai Penelitian Obat dan Aromatik ).<br />
Negara yang merupakan reeksportir ( jadi bersifat trading ) adalah India dan Singapura.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>ANALISIS PASAR :<br />
Namanya harga pasar harus tunduk pada hukum suplay demand. Kalau sulpay banyak demand kurang maka harga akan turun begitu pula sebaliknya kalau demand tinggi suplay kurang maka harga akan turun. Kecuali ada monopoli atau oligopoli yang dilakukan secara kartel. Hukum tersebut akan terjadi kekecualian.<br />
Akan tetapi hendaklah para pelaku harus mengingat keberlangsungan suplay atau pasokan dari rantai yang terbawah. Salah satu kasus adalah komodity nilam yang dikenal dipasaran dengan Pachouly oil. Pada saat bahan baku banyak/melimpah maka harga akan turun, bahkan sampai kepada nilai yang tidak rasional lagi. Pada suatu saat pasokan rendah maka harga akan melambung.<br />
Kalau kita cermati antara eksportir dengan importirnya sudah terjalin kontrak, biasanya dengan harga tetap. Sebab kalau eksportir dan importir tdk menggunakan harga tetap akan sulit tercapainya syarat Kualitas, Kuantitas dan </strong><strong>Kontinyuitas. Begitu pula antar eksportir dengan para pengumpul. Akan tetapi dilapangan fluktuasi harga bisa terjadi dalam skala bulanan atatu harian. Hal ini pasti ada yang memperainkan harga ditingkat penyuling. Permainan harga ini tidak akan terjadi jika benar-benar berlaku pasar bebas atau hukum pasar bisa terjadi. Atau dengan kata lain fluktuasi harga yang demikian cepat bisa terjadi jika dan hanya jika kekuatan besar yang kompak atau kita sebut kartel yang melakukannya.<br />
Posisi yang paling lemah dan tidak kompak adalah antara penyuling dan petani penanam bahan baku. Dengan modal pas-pasan mau tidak mau, suka tidak suka akan mengikuti apapun kemauan dari kekuatan besar tersebut. Logikanya adalah pada saat harga turun sampai posisi tidak rasional, maka ditahan saja tidak usah dujual agar suplay menurun sementara demand tetap maka harga akan naik. Akan tetapi dalam pelaksanaanya jangankan untuk menahan, untuk membeli bahan baku saja sudah berhutang terlebih dahulu. Ini berlaku untuk petani dan penyuling. Sehingga banyak sekali keluhan tetapi tidak punya kemampuan untuk merubahnya. Kalau ini dibiarkan maka akan terjadi penurunan suplai karena akan mengganggu kontinyuitas. Akan tetapi hal ini mirip  dengan yang terjadi pada petani temakau di jawa tengah. Pada saat orang jarang menananm maka harga akan tinggi sehingga menggiurkan petani yang lain. Pada periode berikutnya ramai-ramai petani menanam komoditas tersebut dan yang terjadi adalah harga akan turun. Hal itu terjadi terus menerus&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.KITA TIDAK PERNAH BELAJAR DARI YANG SUDAH DILAKUKAN&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.ternyata &#8221; Kapitalisme selalu merajalela &#8221; meskipun pada suatu saat pasti akan runtuh karena ketidak adilan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</strong></em></span></p>
<br />Posted in Bisnis Atsiri (Essential Oils )  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=154&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/02/02/marketing-minyak-atsiri-bag-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beberapa Contoh Sistim Penyulingan&#8230;&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/14/beberapa-contoh-sistim-penyulingan/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/14/beberapa-contoh-sistim-penyulingan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 01:42:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Atsiri (Essential Oils )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Berikut diberikan beberapa contoh sistim penyulingan yang teneranya mewakili Kayu, Bunga dan Rimpang : I. SISTIM PENYULINGAN MASOIA OIL ( Criptocaria masoia ) 1. Metode Penyulingan Masoia oil. Karena masoia tergolong jenis kayu ( kulit kayu ), maka dalam produksi &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/14/beberapa-contoh-sistim-penyulingan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=149&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Berikut diberikan beberapa contoh sistim penyulingan yang teneranya mewakili Kayu, Bunga dan Rimpang :</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>I.	SISTIM PENYULINGAN MASOIA OIL ( Criptocaria masoia )<br />
<span id="more-149"></span></strong></span> <span style="color:#008000;"><strong><br />
1.	Metode Penyulingan Masoia oil.<br />
Karena masoia tergolong jenis kayu ( kulit kayu ), maka dalam produksi minyak atsirinya harus dengan menggunakan tekanan relative tinggi. Maka metode penyulingan yang digunakan adalah menggunakan sistim uap tidak langsung ( indirect distillation )yakni menggunakan alat steam boiler.<br />
2.	Daerah-daerah Penghasil Penghasil Raw Material Criptocarpa masoia.<br />
Daerah-daerah tersebut umumnya di daerah Indonesia Timur, khususnya Papua dan Papua Newginie<br />
3.	Penangan Raw Material.<br />
Kulit kayu Criptocarpa masoia yang sudah kering dipotong-potong dalam ukuran kurang lebih ( 5 x 5 ) cm. Selanjutnya digiling dengan alat Hammer mil sampai dengan ukuran sebesar pasir ( kurang lebih 60 mess ).<br />
4.	Teknik Penyulingan Masoia oil.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>	Kulit kayu yang sudah lembut tersebut dimasukkan kedalam tangki reaktan dengan maksimal volume adalah 75 % dari volume total tangki. Jadi masih ada sisa ruangan minimal 25 %.<br />
	Sebelum mulai produksi, hendaklah di teliti dahulu semua komponen variable produksi : Penutupan main hole, aliran air pendingin, aliran air untuk steam boiler, pompa=pompa air, dan sebagainya. Apabila semua sudah siap maka mulai dinyalakan burner steam boilernya.<br />
	Steam boiler ditekan sampai 4 bar suhu berkisar 160 C, dengan cara ditutup valvenya. Setelah mencapai 4 bar baru valve dibuka dan di loss kan tekanan di tangki reaktan. Tujuannya untuk mengambil aromatiknya. Hal ini dilakukan selama 3 jam pertama.<br />
	Selanjutnya disetting dalam tangki reaktannya dan diatur tekanannya konstan dalam 2 bar. Terus menerus sampai akhir penyulingan. Kurang lebih 9 jam.<br />
	Rendemen Masoia oil kurang lebih 4 % s/d 5 %.<br />
5.	Beberapa kandungan yang penting dalam Masoia oil adalah : C10, C12, C15, C16, C18.<br />
Sedangkan kandungan yang banyak dibutuhkan dipasar dengan volume yang cukup besar adalah C10 lebih dari 70 %.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>II.	SISTIM PENYULINGAN VETIVER OIL ( Vetiveria Zizanoides )</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>1.	Metode Penyulingan Vetiver oil.<br />
Karena akar wangi  tergolong jenis rimpang ( akar ), maka dalam produksi minyak atsirinya harus dengan menggunakan tekanan relative tinggi. Maka metode penyulingan yang digunakan adalah menggunakan sistim uap tidak langsung ( indirect distillation )yakni menggunakan alat steam boiler.<br />
2.	Daerah-daerah Penghasil  Raw Material Vitiveria Zizanoides .<br />
Daerah-daerah tersebut umumnya di daerah Garut jawa Barat, Purwokerto, Wonosobo, Jawa Tengah dan sebagainya.<br />
3.	Penangan Raw Material.<br />
	Pada saat panen langsung dipisahkan antara akar dan daunnya dengan cara dipotong, selanjtnya dikeringkan dibawah sinar matahari.<br />
	Selanjtnya akar Vetiveria zizanoides  yang sudah kering tersebut dipotong-potong dalam ukuran kurang lebih  1 cm.<br />
4.	Teknik Penyulingan Vetiver oil.<br />
	Akar yang   sudah dipotong  tersebut dimasukkan kedalam tangki reaktan dengan maksimal volume adalah 75 % dari volume total tangki. Jadi masih ada sisa ruangan minimal 25 %.<br />
	Sebelum mulai produksi, hendaklah di teliti dahulu semua komponen variable produksi : Penutupan main hole, aliran air pendingin, aliran air untuk steam boiler, pompa=pompa air, dan sebagainya. Apabila semua sudah siap maka mulai dinyalakan burner steam boilernya.<br />
	Steam boiler ditekan sampai 4 bar suhu berkisar 160 C, dengan cara ditutup valvenya. Setelah mencapai 4 bar baru valve dibuka dan di loss kan tekanan di tangki reaktan. Tujuannya untuk mengambil aromatiknya. Hal ini dilakukan selama 3 jam pertama.<br />
	Selanjutnya disetting dalam tangki reaktannya dan diatur tekanannya konstan dalam 2 bar. Terus menerus sampai akhir penyulingan. Kurang lebih 9 jam.<br />
	Rendemen Vetiver oil kurang lebih 2 % s/d 3 %.<br />
5.	Beberapa kandungan yang penting dalam Masoia oil adalah : Vetperol, Vetipenat, Palmitat, Benzoid acid.<br />
Sedangkan kandungan yang banyak dibutuhkan dipasar dengan volume yang cukup besar adalah Vetiperol lebih dari 50%.</p>
<br />Posted in Bisnis Atsiri (Essential Oils )  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=149&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/14/beberapa-contoh-sistim-penyulingan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membangun Bisnis Atsiri&#8230;..Bag II</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/14/membangun-bisnis-atsiribag-ii/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/14/membangun-bisnis-atsiribag-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 01:17:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Setelah kita mengenal apa itu atsiri, mari kita lebih jauh menyelami prosesnya&#8230;&#8230;&#8230;.. &#60;!&#8211; /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Wingdings; panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face {font-family:&#8221;Cambria &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/14/membangun-bisnis-atsiribag-ii/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=143&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Setelah kita mengenal apa itu atsiri, mari kita lebih jauh menyelami prosesnya&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
<span id="more-143"></span></strong></em></span> <span style="color:#0000ff;"><em><strong><br />
</strong></em></span> <!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--></p>
<p style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong>&lt;!&#8211;  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face 	{font-family:&#8221;Cambria Math&#8221;; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&#8221;"; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&#8221;Calibri&#8221;,&#8221;sans-serif&#8221;; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;;} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&#8221;Calibri&#8221;,&#8221;sans-serif&#8221;; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;;} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&#8221;Calibri&#8221;,&#8221;sans-serif&#8221;; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;;} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&#8221;Calibri&#8221;,&#8221;sans-serif&#8221;; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;;} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&#8221;Calibri&#8221;,&#8221;sans-serif&#8221;; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:118111759; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1665821072 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.5in; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Symbol;} @list l1 	{mso-list-id:525681054; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1025767596 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.5in; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l2 	{mso-list-id:1354762534; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-801066026 67698699 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.25in; 	text-indent:-.25in; 	font-family:Wingdings;} @list l3 	{mso-list-id:1427338421; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:1105093704 1306832972 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-number-format:roman-upper; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.5in;} @list l4 	{mso-list-id:1976644091; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-986392248 922764252 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l4:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.0in; 	text-indent:-.25in;} @list l4:level2 	{mso-level-number-format:alpha-lower; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:1.5in; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} &#8211;&gt;</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><!--[if gte mso 10]&gt;--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><br />
/* Style Definitions */<br />
table.MsoNormalTable<br />
{mso-style-name:&#8221;Table Normal&#8221;;<br />
mso-tstyle-rowband-size:0;<br />
mso-tstyle-colband-size:0;<br />
mso-style-noshow:yes;<br />
mso-style-priority:99;<br />
mso-style-qformat:yes;<br />
mso-style-parent:&#8221;";<br />
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;<br />
mso-para-margin:0in;<br />
mso-para-margin-bottom:.0001pt;<br />
mso-pagination:widow-orphan;<br />
font-size:10.0pt;<br />
font-family:&#8221;Calibri&#8221;,&#8221;sans-serif&#8221;;}</strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-left:0;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"> </span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.75in;text-align:justify;text-indent:-.5in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">I.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">TEKNIK PRODUKSI MINYAK ATSIRI ( essential oil )</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:.75in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"> </span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">1.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Metode Produksi Minyak Atsiri.</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Pada umumnya orang memproduksi minyak atsiri dengan beberapa cara, seperti :</span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;">
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;">Ø<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Ekstraksi menggunakan pelarut ( solvent extraction )</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Cara ini digunakan pada jenis-jenis minyak yang rendemennya sangat kecil. Jenis Bunga.</span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;">
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;">Ø<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Menggunakan uap langsung ( Kukus ).</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Cara ini digunakan biasanya pada jenis-jenis yang tidak memerlukan tekanan tinggi diatas 1 bar. Jenis Daun. </span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;">
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;">Ø<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Menggunakan uap tidak langsung ( Steam boiler )</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Cara ini digunakan biasanya pada jenis-jenis yang memerlukan tekanan tinggi ( diatas 1 bar ). Biasanya Kulit atau kayu.</span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Steam boiler ini juga bisa mempercepat proses dengan mensetting pada tekanan dan suhunya.</span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Distilasi/penyulingan adalah suatu metode pemisahan bahan kimia berdasarkan perbedaan kecepatan atau kemudahan menguap ( volatilitas ) bahan. Dalam penyulingan campuran zat dididihkan sehingga menguap dan uap ini didinginkan kembali dalam bentuk cairan.</span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Zat yang mempunyai titik didih lebih rendah akan menguap terlebih dahulu. Metode ini termasuk unit operasi kimia jenis perpindahan masa. Penerapan proses ini didasarkan pada teori bahwa pada suatu larutan masing-masing komponen akan menguap pada suhu titik didihnya.</span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"> </span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">2.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Skema Proses Penyulingan :</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Ekstrak</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Kukus</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Symbol;">·<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Steam Boiler</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"><br />
</span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">3.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Faktor-Faktor  yang Mempengaruhi Kualitas Produksi :</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;">Ø<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Kualitas raw material.</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;">Ø<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Metode dan cara penyulingan</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;">Ø<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Packaging pasca produksi.</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"><br />
</span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">4.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Uji Sederhana Menentukan Kualitas.</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;">Ø<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Komponen yang terpenting adalah :</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.5in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Kandungan, Warna, Berat jenis , Indeks Bias, Putaran Optik, Kelarutan dalam alcohol, Bilangan Penyabunan.</span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.5in;text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"><br />
</span></strong></em></span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">5.<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Persipan Sumber Daya Manusianya ( SDM )</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left:1.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><span style="color:#0000ff;"><em><strong><span style="font-size:14pt;line-height:115%;font-family:Wingdings;">Ø<span style="font-family:&quot;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span><span style="font-size:14pt;line-height:115%;">Pada intinya unit usaha penyulingan tidak banyak menggunakan tenaga. Jumlah tenaga yang dibutuhkan terganting teknik dan cara penyulingan yang digunakan. Secara ringkas perlu disiapkan tenaga kasar dan tenaga pengelola. Tenaga kasar kisaran 4 s/d 6 orang. Tenaga pengelola 1 Orang.</span></strong></em></span><!--[endif]--></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left:0;text-align:justify;"><span style="font-size:14pt;line-height:115%;"> </span></p>
<br />Posted in Tak Berkategori  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/143/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/143/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/143/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=143&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/14/membangun-bisnis-atsiribag-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Peluang Usaha Minyak Atsiri&#8230;..Bagian I</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/13/peluang-usaha-minyak-atsiribagian-i/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/13/peluang-usaha-minyak-atsiribagian-i/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 07:41:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Atsiri (Essential Oils )]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Diera sekarang ini era yang penuh dengan ketidak pastian, gelombang PHK dimana-mana. Berimplikasi pada turunya konsumsi, barang menumpuk, harga cenderung turun  karena over supply barang. Pengusaha puyeng tujuh keliling, karyawan dan bekas karyawan pada putus asa seakan sudah tidak ada &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/13/peluang-usaha-minyak-atsiribagian-i/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=128&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Diera sekarang ini era yang penuh dengan ketidak pastian, gelombang PHK dimana-mana. Berimplikasi pada turunya konsumsi, barang menumpuk, harga cenderung turun  karena over supply barang. Pengusaha puyeng tujuh keliling, karyawan dan bekas karyawan pada putus asa seakan sudah tidak ada hari esok. Bahkan lebih jauh lagi&#8230;diprediksi tahun 2009 ekspor akan turun 50 %. In dikatornya bulan Nopember ekspor turun 11 %. Apakah dunia ini akan kiamat??? tidak jawabku tegas dalam salah satu trainning yang diadakan oleh salah satu majalah agribisnis terkenal. Masih ada peluang-peluang yang cukup besar untuk bisa dilakukan. Turunnya konsumsi produk-produk tersier tidak bisa dipungkiri akan tetapi menggarap suatu produk yang seratus persen ( 100 % ) produk lokal dengan konsumsi lokal dan ekspor.<br />
<span id="more-128"></span></strong></em></span> <span style="color:#0000ff;"><em><strong><br />
Salah satu yang cukup menarik dan memenuhi kriteria dalam kondisi turbulensi ekonomi ini adalah &#8221; Usaha di Bidang Minyak Atsiri &#8220;.  Apa itu itu minyak atsiri ???<br />
I.	SELINTAS TENTANG MINYAK ATSIRI ( Essential Oils )</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>	Peran Agribisnis Terhdap Pembangunan Ekonomi Indonesia.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Indonesia yang beriklim tropis dan dikenal sebagai Negara agraris, mestinya arah pembangunan bertitik tumpu pada agro industry. Baik dalam industry Pertanian, Kehutanan, Perikanan dan sebagainya.<br />
Agro Industri dicirikan oleh padat karya dan mempunyai multiplier effek yang nyata terhadap perputaran roda ekonomi lokal maupun nasional.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>	Pengembangan Bisnis Minyak Atsiri dan Prospeknya.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Minyak atsiri dalam bahasa diterjemahkan dalam beberapa istilah, diantaranya : essential oil, minyak essential, minyak etheris, minyak terbang serta disebut juga minyak aromatic.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Menurut Wikipedia minyak atsiri merupakan kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang, namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Ciri khas dari minyak atsiri ini adalah : mudah menguap karena titik didih yang rendah.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Keaneka ragaman tanaman aromatic yang menghasilkan minyak diperkirakan 160- 200 jenis. Dalam dunia perdagangan telah bereredar kurang lebih 80 jenis minyak atsiri. Sedangkan Indonesia diperkirakan ada 12 jenis minyak atsiri yang diekspor ke pasar dunia.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Penggunaan minyak atsiri ini sangat beragam, dapat digunakan mellalui berbagai cara yaitu melalui mulut/dikonsumsi langsung berupa makanan dan minuman  seperti jamu yang mengandung minyak atsiri, penyedap/fragrant makanan, flavor es krim, permen, pasta gigi dan lain-lain. Pemakaian luar seperti untuk pemijatan, lulur, lotion, balsam, sabun mandi, shampoo, obat luka/memar, pewangi badan ( parfum ). Melalui pernafasan ( inhalasi/aromatherapy ) seperti untuk wangi-wangian ruangan, pengahrum tissue, pelega pernafasan. Pemanfaatan aromatherapy sebagai salah satu pengobatan dan perawatan tubuh yang menjadi trend “ back to nature “ sangat membutuhkan bahan baku yang beragam dan bermutu dari tanaman aromatic.<br />
Minyak atsiri merupakan salah satu bagian dari agribisnis. Bisa masuk dalam lingkup pertanian atau kehutanan. Dalam lingkup kehutanan dikenal dengan industry hasil hutan bukan kayu ( HHBK ).<br />
Sebagian besar minyak atsiri yang diproduksi petani diekspor dengan pangsa pasar untuk : Nilam 64 %, Kenanga 67 %, Akar wangi 26 %, Serai wangi 26 %, Pala 72 %, Cengkeh 63 %, Jahe 0,4 %, dan Lada 0,9 % dari ekspor dunia.<br />
Negara tujuan ekspor adalah Amerika Serikat 23 %, Inggris 19 %, Singapura 18 %, India 8 %, Spanyol 8 %, Perancis 6 %, China 3 %, Swiss 3 %, Jepang 2 % dan Negara-negara lain 8 %. ( Strategi pengembangan Minyak Atsiri Indonesia / Balai Penelitian Obat dan Aromatik ).<br />
Pada tahun 2004 nilai ekspor komoditas atsiri Indonesia US $ 47,2 juta . Sedangkan Indonesia juga mengimpor hasil olahan dan derivatnya US $ 117,20 Juta.  Sesungguhnya neraca perdagangan dari sector minyak atsiri ini Negara kita masih minus.</strong></em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><em><strong>Kata ERBE SENTANU dalam salah satu bukunya adalah bagaimana kita membangun positif feeling, agar semua harapan kita akan terwujud&#8230;&#8230;maka dalam membangun usaha ini pula kita harus meningkatkan positif feeling agar peluang yang bagus mengahasilkan realitas yang bagus juga &#8230;.semoga&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</strong></em></span></p>
<br />Posted in Bisnis Atsiri (Essential Oils )  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=128&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2009/01/13/peluang-usaha-minyak-atsiribagian-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>REFLEKSI Tahun 2008 Untuk mengarungi Tahun 2009</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/12/31/refleksi-tahun-2008-untuk-mengarungi-tahun-2009/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/12/31/refleksi-tahun-2008-untuk-mengarungi-tahun-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 03:32:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Detik demi detik berganti jam demi jam terus menerus sehingga berganti bulan dan tak terasa sudah 365 hari, 12 bulan kita lalui selama tahun 2008. Hari ini 31 Desember 2008. Segala rasa, segala suasana, segala warna kita lalui. Ada saat &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/12/31/refleksi-tahun-2008-untuk-mengarungi-tahun-2009/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=133&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-134" title="picture-0000" src="http://teguhseksiono.files.wordpress.com/2008/12/picture-0000.jpg?w=500&#038;h=375" alt="picture-0000" width="500" height="375" /> <span style="color:#339966;"><strong>Detik demi detik berganti jam demi jam terus menerus sehingga berganti bulan dan tak terasa sudah 365 hari, 12 bulan kita lalui selama tahun 2008. Hari ini 31 Desember 2008. Segala rasa, segala suasana, segala warna kita lalui. Ada saat sangat berbahagia berbinar-binar ada saat duka nestapa. Suasana riuh rendah ramai, pernah pula kita alami saat yang sangat sepi menyayat. Ada saat warna kelam, kadang juga kita alami keabu-abuan, lain waktu kita ngalamin yang terang benderang.<br />
<span id="more-133"></span></strong></span> <span style="color:#339966;"><strong><br />
Itulah relatifitas dunia. Sering kali kita menganggap bahwa dunia ini absolut. Pada saat sedih menyayat seakan akan selamanya kita akan mengalaminya tanpa harapan, tanpa perubahan. Begitu pula pada saat bahagia, seakan selama-lamanya kita akan menikmatinya tanpa akhir.  Padahal kalau kita refleksikan semua berjalan secara silih berganti, mau tidak mau suka tidak suka kita harus alami dan rasakan.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Coba kalau kita berefleksi tahun 2008 mulai bulan Januari sampai bulan Desember mom en sedih, momen gembira, momen marah, momen cemas, momen tenang kayak air danau yang tak berombak.  Sesulit apapun kita mampu melewatinya. Meskipun kalau kita menoleh kebelakang rasanya kayak mission impossible tapi toch faktanya mampu dan dapat kita lalui. Kita masih menghirup udara segar tanggal 31 Desember 2008 yang segera akan kita tinggalkan.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Apa yang kita dapati dari refleksi tahun 2008 adalah bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah realtif dan temporer. Segala sesuatu akan berubah seiring dengan waktu. Dengan kesadaran ini maka memandang sesuatu tidak berlebihan, memandang sesuatu secara biasa-biasa saja. Baik dalam hal yang bersifat matterial maupun yang non matterial. Dengan demikian  kecerdasan spiritual bisa bertambah.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Pemahaman bahwa apapun yang terjadi didunia ini bersifat relatif dan temporer, maka yang absolut adalah yang berhubungan dengan Tuhan. Padahal sebagian besar investasi kita pada yang bersifat temporer. Contoh kongkrit disini adalah apabila pendapatan kita misalkan Rp. 100.000,-. Berapa investasi kita untuk yang bersifat absolut dan berapa pengeluaran kita untuk yang relatif?? Pasti sebagian besar kita keluarkan untuk yang relatif, sementara yang absolut sangat-sangat kecil bahkan terlupakan. Memang pada umumnya manusia akan mengejar yang instan, cepat dinikmati. Hal ini pula kesadaran dan pemahaman akan kehakikian kehidupan dunia.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Dengan refleksi yang tepat, maka bekal untuk mengarungi tahun 2009 akan cukup siap. Dengan pemaknaan yang relatif didunia ini, maka tidak menempatkan hasil pada faktor yang penting. Tetapi menempatkan proses menjadi faktor yang penting. Dengan demikian kinerja akan jauh meningkat, dibarengi dengan ketenangan dan jauh dari rasa cemas. Kalau kita cermatin penyakit utama manusia modern adalah rasa cemas yang berlebihan, egoisme dan hedonistik. Itu semua sebetulnya kesalahan dalam cara pandang dan pemaknaan hidup.  Cara memandang dunia secara absolutlah menyebabkan penyakit-penyakit manusia modern menjadi endemi.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Maka marilah kita berefleksi tahun 2008 dengan jujur pada hati yang terdalam dan menggunakan  kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional untuk mendapatkan arahan dalam melewati tahun 2009 dengan lebih baik dan lebih bermakna&#8230;&#8230;.amin. SELAMAT TINGGAL TAHUN 2008 DAN SELAMAT DATANG TAHUN 2009.</strong></span></p>
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=133&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/12/31/refleksi-tahun-2008-untuk-mengarungi-tahun-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://teguhseksiono.files.wordpress.com/2008/12/picture-0000.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">picture-0000</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Daerah Setempat&#8230;</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/29/ekonomi-kerakyatan-dan-potensi-daerah-setempat/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/29/ekonomi-kerakyatan-dan-potensi-daerah-setempat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 03:11:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Hempasan demi hempasan ekonomi makro terus mendera bangsa bahkan dunia ini. Mulai dari tahun 1997, dengan krisis moneter, belum lagi sembuh terus beruntun didera oleh bencana alam yang menyedot energi dan materi yang tidak sedikit. Hampir dikatakan tanpa putus bencana &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/29/ekonomi-kerakyatan-dan-potensi-daerah-setempat/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=115&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Hempasan demi hempasan ekonomi makro terus mendera bangsa bahkan dunia ini. Mulai dari tahun 1997, dengan krisis moneter, belum lagi sembuh terus beruntun didera oleh bencana alam yang menyedot energi dan materi yang tidak sedikit. Hampir dikatakan tanpa putus bencana yang melanda tanah air. Kayak alunan musik yang terus bergantian. Belum lagi dampaknya terobati telah mendera lagi harga minyak yang membubung tinggi, bahkan pernah menyentah 145 US $ per barel. Meskipun sekarang ini harga minyak masih dalam kisaran 105 US $ perbarel. Bisa dibayangkan turbulensi ekonomi yang demikian berat. Ada indikasi prediksi dari buku &#8221; global paradoksnya John Neisbit  &#8221; mendekati kenyataan. Dimana lembaga-lembaga ekonomi besar di Amerika mulai runtuh mulai dari &#8220;subpreme mortgage, disusul Lehman Brothers bangkrut dengan utang 613 miliar US $, Merrryl Lynch diauisisi Bank of America senilai 50 miliar US $ dan  diindikasikan lagi akan berdampak domino kepada lembaga-lembaga keuangan berikutnya&#8230;&#8230;&#8230;.yang jelas bursa terguncang dengan anjloknya indeks. </span></strong></p>
<p><span id="more-115"></span>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Bagaimana kita sebagai bangsa mensikapi masalah ini? atau lebih tepatnya mengambilposisi secara ekonomi??agar bangsa dan negara ini bisa survival dalam turbulensi ekonomi yang sulit diprediksikan ini?? Kalau kita mengambil pelajaran dari krisis moneter yang lalu. Pada saat itu usaha-usaha yang berdimensi konglomerat chaebol ( Korea ) luluh lantak dan tidak punya daya. Bahkan menyeret kepada keuangan negara ini dari kredit-kredit macet yang demikian besar. Sebaliknya usaha-usaha yang kecil, mikro, menegah tetap survive dan menjadi tiang ekonomi bagi bangsa ini. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Mengambil dari titik tolak inilah maka sudah sewajarnya bangsa ini mengembangkan usaha kecil, menengah. Secara konsepsi didasarkan pada pengembangkan industri kecil, menengah yang berbasiskan pada potensi daerah setempat dengan memanfaatkan teknologi tepat guna. Ini yang terlupakan oleh bangsa ini sehingga kemandirian atau kekuatan ekonomi tidak cukup kuat alias rapuh. Kalau melihat dari peta BKPM ( Badan Koordinasi Penanaman Modal ) telah terpetakan potensi-potensi daerah berdasarkan pada unggulan setempat. Hanya masalahnya adalah belum adanya realisasi sesuai dengan perencanaan yang ada. Dimanakah letaknya??? peran pemerintah sangat diperlukan. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Pemerintah sebagai regulator mestinya lebih tajam lagi didalam mendorong tumbuhnya usaha kecil menengah khususnya yang berbasiskan pada potensi daerah setempat. Salah satu yang dapat dijadikan contoh adalah industri minyak goreng yang berbahan baku dari kelapa. Kalau dilihat di pasar, bagaimana ( 1 ) harga minyak kelapa hampir dua kali lipatnya dibanding harga minyak goreng dari CPO ( crude palm oils) (2) Kenapa produsen minyak kelapa relatif sedikit dibanding minyak goreng yang berasal dari CPO?</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Minyak goreng yang bersasal dari kelapa kandungan lemaknya adalah 92 % asam lemak jenuh dan 8 % asam lemak tak jenuh. </strong><span style="color:#0000ff;">D</span></span><span style="color:#0000ff;">ari asam lemak jenuh tersebut mengandung Lauric Acid 42 % ( lauric acid ini sama dengan yang terdapat pada ASI ( Air Susu Ibu ). Dalam ASI terdapat 50 % Lauric Acid. Zat tersebut berfungsi sebagai antibodi alami. Sedangkan rantai carbon pada minyak goreng kelapa adalah rantai sedang C 12. Lebih mudah dan cepat diabsorbsi usus. Minyak goreng yang berasal dari lain, seperti minyak bunga matahari, minyak jagung, minyak kelapa sawit dan sebagainya adalah susunan rantai carbon panjang C 18. Kalau terkena panas menyebabkan perubahan akibat hidrogenasi menjadi Faatty Acid. Asam lemak inilah yang menyebabkan penyakit yang sifatnya degeneratif seperti obesitas, stroke dan sebagainya. Dengan melihat hasil gorengan seperti minyak tidak lengket, lebih renyah dan dapat digunakan untuk menggoreng berkali-kali dan tidak berubah menjadi fatty acid. Wjarlah jika minyak goreng kelapa jauh lebih mahal. Hanya sayangnya potensi ini belum dikembangkan secara optimal. Padahal teknologi dan bahan baku serta sarana dan sarana produksi tidak sulit untuk dikembangkan. </span></p>
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=115&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/29/ekonomi-kerakyatan-dan-potensi-daerah-setempat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RIZQI Itu Apa ??</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/22/rizqi-itu-apa/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/22/rizqi-itu-apa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2008 06:12:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Kebetulan tidak membawa kamus bahasa Indonesia karangan Purwo Darminto, sehingga tidak dapat memberi batasan versi kamus. Bahasan disini mengambil sudut pandang dari sisi &#8221; orang kebanyakan &#8220;. Secara umum orang memandang rizqi hanya dari sudut yang sangat sempit, seperti hitungan &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/22/rizqi-itu-apa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=98&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Kebetulan tidak membawa kamus bahasa Indonesia karangan Purwo Darminto, sehingga tidak dapat memberi batasan versi kamus. Bahasan disini mengambil sudut pandang dari sisi &#8221; orang kebanyakan &#8220;. Secara umum orang memandang rizqi hanya dari sudut yang sangat sempit, seperti hitungan duit yang masuk kekantong. &#8221; Rasanya kita sudah berdoa habis-habisan dan berusaha-kaki untuk kepala dan kepala untuk kaki. Tetapi kok begini-begini saja ya&#8230;&#8221; sering terlintas ada dibenak kang Dadang. Seorang pedagang di Pasar Anyar Bogor. Lain lagi cerita kang Iwan &#8221; aku sudah mengikuti petunjuk ustadz untuk sholat dhukha setiap hari&#8230;tanpa boleh terlewatkan dan bukankah sholat Dhukha sebagai pembuka pintu rizqi??&#8221;tapi kok ya tidak berubah-berubah masih kayak keneh&#8230;..katanya. Lain lagi cerita Mas Joko &#8221; Aku disuruh tirakat puasa saat hari lahir dan diteruskan puasa senin kamis&#8230;&#8230;..sudah kujalani dengan penuh &#8220;keikhlasan&#8221; tapi kok ya nggak ada perubahan. Ada lagi celotehan dari Teh Aan &#8221; Abdi disuruh Mamak ( Kyai ) untuk sholat malam setiap hari kecuali pas haangan&#8230;&#8230;Alkhamdulillah tak jalanin dengan penuh ketekunan tapi ya&#8230;lagi-lagi kok masih susah susah juga ya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<p><span id="more-98"></span>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Nah pada point ini bagaimana menerjemahkan artian rizqi. Seringkali rizqi dipandang dengan demikian dangkal dan naif. &#8221; Rizqi kita artikan uang yang masuk ke kantong atau dompet kita, atau apapun yang masuk di dalam istilah keuangan menerjemahkan rizqi sering hanya pada debet. Padahal secara hakekat rizqi demikian luas bisa berari materi bisa juga bersifat immaterial, bisa berupa tangible benefit bisa juga intangible benefit, dan sebagainya. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Dari cerita yang sederhana dibawah ini, paling tidak ada penedekatan cara memandang rizqi&#8230;&#8230;.. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Pada suatu saat, hiduplah petani yang sholeh dan telah teruji kesalehannya. Baik kesalehan sosial maupun kesalehan vertikal. Petani tersebut sebut saja namanya Pak badru, mempunyai 2 orang anak yang masih tergolong ABG ( Anak Baru Gedhe ). Tahun  tanam ini Pak Badru menanam 6 Ha padi pandan wangi. Alkhamdulillah atau puji Tuhan pertumbuhan padinya sangat bagus. Bulirr-bulir padi yang berisi dengan ditunjukkan dengan merunduk, pertumbuhan dan warna yang seragam, elok bener&#8230;&#8230;.membuat kagum petani-petani yang lain. &#8221; Pantes saja sawah Pak Badru demikian bagus&#8230;&#8230;.la wong orangnya rajin, tekun, baik hati pada warga, apalagi kalau bicara ritual agama pasti nomor wahid &#8221; demikian yang ada di benak Kang Narto yang mempunyai sawah sebelah Pak Badru dan kebetulan tetanggaan pula dikampung.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Melihat padinya demikian bagus&#8230;&#8230;..Pak Badru mulai merencanakan sesuatu jika kelak panennya sesuai dengan yang diharapkan. &#8221; ah aku ingin beli mobil dan umroh&#8230;..&#8221; itu rencana dalam kolbu pak Badru. Hari demi hari &#8230;&#8230;direncanakan besok akan panen. Hitung-hitung pas umurnya, pas rencana pasca panennnya. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Tiba-tiba sore itu langit demikian gelapnya. Rasanya belum pernah terjadi dikampung itu mendung yang demikian gelapnya. Wah pasti hujan akan deras nih pikir para warga. Betul, tidak berapa lama tejadi hujan yang demikian derasnya dan dalam waktu yang hampir semalam suntuk. Hujan agak kurang &#8230;datang lagi terus menerus. Hingga salah satu sungai terbesar didaerah itu banjir&#8230;&#8230;&#8230;airnya laksana pasukan perang nazi yang sedang menyerbu eropa timur&#8230;..bergelombang&#8230;&#8230;&#8230;semua yang ada didepannya dilumat habis&#8230;..tak terkecuali sawah Pak Badru yang siap untuk dipanen&#8230;&#8230;..ludes habis diterjang banjir&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Terhenyak lah Pak Badru&#8230;&#8230;..ada apakah gerangan&#8230;&#8230;.kurang apa aku&#8230;&#8230;..kenapa diberi cobaan begini&#8230;&#8230;&#8230;.berkecamuklah hati dan pikirannya&#8230;&#8230;seakan mau protes sama Tuhan. Wajarlah secara manusiawi&#8230;&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Saat Pak Badru antara tidur dan tidak tidur ada sesosok makhluk putih berkelebat mendekatinya&#8230;..bak sinar yang menembus badannya&#8230;..dingin sekujur tubuhnya&#8230;.tetapi dingin yang niiiiikmat banget tiada tara&#8230;&#8230;&#8230;.makhluk tadi berbisik dalam telinganya&#8230;&#8221; Maha Besar Allah atas segala makhluknya&#8230;.Maha Pengasih dan Maha Penyayang&#8230;&#8230;&#8230;andaikan padimu ditakdirkan panen dan bagus&#8230;.maka sesuai cita-citamu pasti engkau akan beli mobil&#8230;&#8230;&#8230;.dan takdir sudah menunggumu&#8230;..kalau engkau beli mobil maka pada jam anu ditempat anu&#8230;.engkau dan seluruh keluargamu akan celaka&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.maha kasih sayang Allah. Takdir itu dirubah karena Irodatnya atas dasar kesalehanmu dan budi baikmu serta banyaknya sedekahmu&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Allahu robbi dengan tergagap Pak Badru mendapatkan kesadaran kembali&#8230;&#8230;&#8230;bersungkur dan sujud syukurlah beliau atas rahmat dan barokah yang Allah berikan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..Jadi kembali lagi Rizqi itu apa???????????????????????? Wasalam.</span></strong></p>
<br />Posted in Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/98/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/98/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/98/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=98&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/22/rizqi-itu-apa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IstanA BoGor dan Keanehannya&#8230;&#8230;..</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/11/itana-bogor-dan-keanehannya/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/11/itana-bogor-dan-keanehannya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 03:54:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=109</guid>
		<description><![CDATA[Langsung ke: navigasi, cari Istana Presiden di Bogor Istana Bogor merupakan salah satu dari enam Istana Presiden Republik Indonesia yang mempunyai keunikan tersendiri. Keunikan ini dikarenakan aspek historis, kebudayaan dan fauna yang menonjol. Salah satunya adalah adanya rusa – rusanya &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/11/itana-bogor-dan-keanehannya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=109&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>Langsung ke: <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#column-one">navigasi</a>, <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#searchInput">cari</a></div>
<p><!-- start content --></p>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:182px;"><a class="image" title="Istana Presiden di Bogor" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Berkas:Istana.jpg"><span style="color:#ff0000;"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/1a/Istana.jpg/180px-Istana.jpg" border="0" alt="Istana Presiden di Bogor" width="180" height="149" /></span></a><span style="color:#ff0000;"> </span></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Berkas:Istana.jpg"><span style="color:#ff0000;"><img src="http://teguhseksiono.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></span></a></div>
<p><span style="color:#ff0000;">Istana Presiden di Bogor</span></div>
</div>
</div>
<p><strong>Istana Bogor</strong> merupakan salah satu dari enam <a title="Istana Presiden Republik Indonesia" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Istana_Presiden_Republik_Indonesia">Istana Presiden</a> <a title="Indonesia" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Indonesia">Republik Indonesia</a> yang mempunyai keunikan tersendiri. Keunikan ini dikarenakan aspek historis, kebudayaan dan <a title="Fauna" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Fauna">fauna</a> yang menonjol. Salah satunya adalah adanya rusa – rusanya yang indah yang didatangkan langsung dari Nepal dan tetap terjaga dari dulu sampai sekarang.</p>
<p>Saat ini sudah menjadi trend warga Bogor dan sekitarnya setiap hari Sabtu, Minggu dan hari libur lainnya berjalan- jalan diseputaran Istana Bogor sambil memberi makan rusa- rusa indah yang hidup di halaman Istana Bogor dengan wortel yang diperoleh dari petani- petani tradisional warga Bogor yang selalu siap sedia menjajakan wortel- wortel tersebut setiap hari libur. Seperti namanya, istana ini terletak di <a class="mw-redirect" title="Bogor" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Bogor">Bogor</a>, <a title="Jawa Barat" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Jawa_Barat">Jawa Barat</a>.</p>
<p>Walaupun berbagai kegiatan kenegaraan sudah tidak dilakukan lagi, khalayak umum diperbolehkan mengunjungi secara rombongan, dengan sebelumnya meminta izin ke Sekretaris Negara, c.q. Kepala Rumah Tangga Kepresidenan.</p>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:182px;"><a class="image" title="Rusa-rusa yang bebas berkeliaran di depan Istana Bogor" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Berkas:Rusa_Istana_Bogor.jpg"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/5/52/Rusa_Istana_Bogor.jpg/180px-Rusa_Istana_Bogor.jpg" border="0" alt="Rusa-rusa yang bebas berkeliaran di depan Istana Bogor" width="180" height="128" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Berkas:Rusa_Istana_Bogor.jpg"><img src="http://teguhseksiono.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Rusa-rusa yang bebas berkeliaran di depan Istana Bogor</p></div>
</div>
</div>
<table id="toc" class="toc" border="0" summary="Daftar isi">
<tbody>
<tr>
<td>
<div id="toctitle">
<h2>Daftar isi</h2>
<p><span class="toctoggle">[<a id="togglelink" class="internal" href="toggleToc()">sembunyikan</a>]</span></div>
<ul>
<li class="toclevel-1"><a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#Sejarah"><span class="tocnumber">1</span> <span class="toctext">Sejarah</span></a></li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#Bangunan_dan_ruangan_di_Istana_Bogor"><span class="tocnumber">2</span> <span class="toctext">Bangunan dan ruangan di Istana Bogor</span></a></li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#Karya_seni_di_Istana_Bogor"><span class="tocnumber">3</span> <span class="toctext">Karya seni di Istana Bogor</span></a></li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#Hotel_Salak_The_Heritage_Bogor"><span class="tocnumber">4</span> <span class="toctext">Hotel Salak The Heritage Bogor</span></a></li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#Referensi"><span class="tocnumber">5</span> <span class="toctext">Referensi</span></a>
<ul>
<li class="toclevel-2"><a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#Catatan_kaki"><span class="tocnumber">5.1</span> <span class="toctext">Catatan kaki</span></a></li>
</ul>
</li>
<li class="toclevel-1"><a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#Lihat_pula"><span class="tocnumber">6</span> <span class="toctext">Lihat pula</span></a></li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><a id="Sejarah" name="Sejarah"></a></p>
<h2><span class="editsection">[<a title="Sejarah" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/w/index.php?title=Istana_Bogor&amp;action=edit&amp;section=1">sunting</a>]</span> <span class="mw-headline">Sejarah</span></h2>
<p>Istana Bogor dahulu bernama <strong>Buitenzorg</strong> atau <strong>Sans Souci</strong> yang berarti &#8220;tanpa kekhawatiran&#8221;.</p>
<p>Sejak tahun <a title="1870" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1870">1870</a> hingga <a title="1942" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1942">1942</a>, Istana Bogor merupakan tempat kediaman resmi dari 38 Gubernur Jenderal Belanda dan satu orang Gubernur Jenderal Inggris.<br />
<span id="more-109"></span><br />
Pada tahun 1744 Gubernur Jenderal <a class="mw-redirect" title="Gustaaf Willem Baron Van Imhoff" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Gustaaf_Willem_Baron_Van_Imhoff">Gustaaf Willem Baron Van Imhoff</a> terkesima akan kedamaian sebuah kampung kecil di Bogor (Kampung Baru), sebuah wilayah bekas Kerajaan <a class="mw-redirect" title="Pajajaran" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Pajajaran">Pajajaran</a> yang terletak di hulu Batavia. Van Imhoff mempunyai rencana membangun wilayah tersebut sebagai daerah pertanian dan tempat peristirahatan bagi Gubernur Jenderal.</p>
<p>Istana Bogor dibangun pada bulan Agustus <a title="1744" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1744">1744</a> dan berbentuk tingkat tiga, pada awalnya merupakan sebuah rumah peristirahatan, ia sendiri yang membuat sketsa dan membangunnya dari tahun 1745-1750, mencontoh arsitektur <a class="new" title="Blehheim Palace (belum dibuat)" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/w/index.php?title=Blehheim_Palace&amp;action=edit&amp;redlink=1">Blehheim Palace</a>, kediaman <a class="new" title="Duke Malborough (belum dibuat)" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/w/index.php?title=Duke_Malborough&amp;action=edit&amp;redlink=1">Duke Malborough</a>, dekat kota <a title="Oxford" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Oxford">Oxford</a> di <a title="Inggris" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Inggris">Inggris</a>. Berangsur angsur, seiring dengan waktu perubahan-perubahan kepada bangunan awal dilakukan selama masa Gubernur Jenderal <a title="Belanda" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Belanda">Belanda</a> maupun <a title="Britania Raya" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Britania_Raya">Inggris</a> (<a title="Herman Willem Daendels" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Herman_Willem_Daendels">Herman Willem Daendels</a> dan Sir <a title="Stamford Raffles" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Stamford_Raffles">Stamford Raffles</a>), bentuk bangunan Istana Bogor telah mengalami berbagai perubahan. sehingga yang tadinya merupakan rumah peristirahatan berubah menjadi bangunan istana paladian dengan luas halamannya mencapai 28,4 hektar dan luas bangunan 14.892 m².</p>
<p>Namun, musibah datang pada tanggal <a title="10 Oktober" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/10_Oktober">10 Oktober</a> <a title="1834" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1834">1834</a> gempa bumi mengguncang akibat meletusnya <a title="Gunung Salak" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Gunung_Salak">Gunung Salak</a> sehingga istana tersebut rusak berat.</p>
<div class="thumb tright">
<div class="thumbinner" style="width:302px;"><a class="image" title="Istana Bogor. Bangunan induk dan sayap kiri dan kanan" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Berkas:Istana_Bogor.jpg"><img class="thumbimage" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/c/cd/Istana_Bogor.jpg/300px-Istana_Bogor.jpg" border="0" alt="Istana Bogor. Bangunan induk dan sayap kiri dan kanan" width="300" height="164" /></a></p>
<div class="thumbcaption">
<div class="magnify"><a class="internal" title="Perbesar" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Berkas:Istana_Bogor.jpg"><img src="http://teguhseksiono.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /></a></div>
<p>Istana Bogor. Bangunan induk dan sayap kiri dan kanan</p></div>
</div>
</div>
<p>Pada tahun <a title="1850" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1850">1850</a>, Istana Bogor dibangun kembali, tetapi tidak bertingkat lagi karena disesuaikan dengan situasi daerah yang sering gempa itu. Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal <a class="mw-redirect" title="Albertus Jacob Duijmayer van Twist" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Albertus_Jacob_Duijmayer_van_Twist">Albertus Jacob Duijmayer van Twist</a> (<a title="1851" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1851">1851</a>-<a title="1856" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1856">1856</a>) bangunan lama sisa gempa itu dirubuhkan dan dibangun dengan mengambil arsitektur Eropa abad ke-19.</p>
<p>Pada tahun <a title="1870" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1870">1870</a>, Istana Buitenzorg dijadikan tempat kediaman resmi dari Gubernur Jenderal <a class="mw-redirect" title="Hindia Belanda" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Hindia_Belanda">Hindia Belanda</a>. Penghuni terakhir Istana Buitenzorg itu adalah Gubernur Jenderal <a class="mw-redirect" title="Tjarda van Starkenborg Stachourwer" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Tjarda_van_Starkenborg_Stachourwer">Tjarda van Starkenborg Stachourwer</a> yang terpaksa harus menyerahkan istana ini kepada Jenderal <a class="new" title="Imamura (belum dibuat)" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/w/index.php?title=Imamura&amp;action=edit&amp;redlink=1">Imamura</a>, pemeritah pendudukan Jepang.</p>
<p>Pada tahun <a title="1950" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1950">1950</a>, setelah masa kemerdekaan, Istana Kepresidenan Bogor mulai dipakai oleh pemerintah Indonesia, dan resmi menjadi salah satu dari Istana Presiden Indonesia.</p>
<p>Pada tahun <a title="1968" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1968">1968</a> Istana Bogor resmi dibuka untuk kunjungan umum atas restu dari <a title="Presiden Republik Indonesia" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Presiden_Republik_Indonesia">Presiden</a> <a title="Soeharto" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Soeharto">Soeharto</a>. Arus pengunjung dari luar dan dalam negeri setahunnya mencapai sekitar 10 ribu orang.</p>
<p>Pada <a title="15 November" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/15_November">15 November</a> <a title="1994" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1994">1994</a>, Istana Bogor menjadi tempat pertemuan tahunan menteri ekonomi <a title="Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Kerja_Sama_Ekonomi_Asia_Pasifik">APEC (Asia-Pasific Economy Cooperation)</a>, dan di sana diterbitkanlah <a class="new" title="Deklarasi Bogor (belum dibuat)" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/w/index.php?title=Deklarasi_Bogor&amp;action=edit&amp;redlink=1">Deklarasi Bogor</a>. <sup class="reference"><a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-0">[1]</a></sup> Deklarasi ini merupakan komitmen 18 negara anggota APEC untuk mengadakan perdangangan bebas dan investasi sebelum tahun 2020.</p>
<p>Pada <a title="16 Agustus" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/16_Agustus">16 Agustus</a> <a title="2002" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/2002">2002</a>, pada masa pemerintahan Presiden Megawati, diadakan acara &#8220;Semarak Kemerdekaan&#8221; untuk memperingati HUT RI yang ke-57, dan dimeriahkan dengan tampilnya <a class="new" title="Twilite Orchestra (belum dibuat)" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/w/index.php?title=Twilite_Orchestra&amp;action=edit&amp;redlink=1">Twilite Orchestra</a> dengan konduktor <a title="Addie MS" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Addie_MS">Addie MS</a></p>
<p>Pada <a title="9 Juli" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/9_Juli">9 Juli</a> <a title="2005" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/2005">2005</a> Presiden <a title="Susilo Bambang Yudhoyono" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Susilo_Bambang_Yudhoyono">Susilo Bambang Yudhoyono</a> melangsungkan pernikahan anaknya <sup class="reference"><a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wp-admin/#cite_note-1">[2]</a></sup> , Agus Yudhoyono dengan Anisa Pohan di Istana Bogor.</p>
<p>Pada <a title="20 November" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/20_November">20 November</a> <a title="2006" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/2006">2006</a> Presiden Amerika Serikat <a class="mw-redirect" title="George W. Bush" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/George_W._Bush">George W. Bush</a> melangsungkan kunjungan kenegaraan ke Istana Bogor dan bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kunjungan singkat ini berlangsung selama enam jam.</p>
<p><a id="Bangunan_dan_ruangan_di_Istana_Bogor" name="Bangunan_dan_ruangan_di_Istana_Bogor"></a></p>
<h2><span class="editsection">[<a title="Bangunan dan ruangan di Istana Bogor" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/w/index.php?title=Istana_Bogor&amp;action=edit&amp;section=2">sunting</a>]</span> <span class="mw-headline">Bangunan dan ruangan di Istana Bogor</span></h2>
<p>Sebelumnya Istana Bogor dilengkapi dengan sebuah kebun besar, yang dikenal sebagai <a title="Kebun Raya Bogor" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Kebun_Raya_Bogor">Kebun Raya Bogor</a> namun sesuai dengan kebutuhan akan pusat pengembangan ilmu pengetahuan akan tanaman tropis, Kebun Raya Bogor dilepas dari naungan istana pada tahun <a title="1817" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1817">1817</a>.</p>
<p>Istana Bogor mempunyai bangunan induk dengan sayap kiri serta kanan. Keseluruhan kompleks istana mencapai luas 1,5 hektar.</p>
<p>Bangunan induk Istana Bogor terdiri dari:</p>
<ul>
<li>Bangunan induk istana berfungsi untuk menyelenggarakan acara kenegaraan resmi, pertemuan, dan upacara.</li>
<li>Sayap kiri bangunan yang memiliki enam kamar tidur digunakan untuk menjamu tamu negara asing.</li>
<li>Sayap kanan bangunan dengan empat kamar tidur hanya diperuntukan bagi kepala negara yang datang berkunjung.</li>
<li>Pada tahun <a title="1964" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/1964">1964</a> dibangun khusus bangunan yang dikenal dengan nama <em>Dyah Bayurini</em> sebagai ruang peristirahatan presiden dan keluarganya, bangunan ini termasuk lima paviliun terpisah.</li>
<li>Kantor pribadi Kepala Negara</li>
<li>Perpustakaan</li>
<li>Ruang makan</li>
<li>Ruang sidang menteri-menteri dan ruang pemutaran film</li>
<li>Ruang Garuda sebagai tempat upacara resmi</li>
<li>Ruang teratai sebagai sayap tempat penerimaan tamu-tamu negara.</li>
</ul>
<table class="gallery" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td>
<div class="gallerybox" style="width:155px;">
<div class="thumb" style="width:150px;padding:36px 0;">
<div style="margin-left:auto;width:120px;margin-right:auto;"><a class="image" title="Ruang Garuda.jpg" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Berkas:Ruang_Garuda.jpg"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/8/82/Ruang_Garuda.jpg/120px-Ruang_Garuda.jpg" border="0" alt="" width="120" height="73" /></a></div>
</div>
<div class="gallerytext">
<p>Ruang Garuda</p></div>
</div>
</td>
<td>
<div class="gallerybox" style="width:155px;">
<div class="thumb" style="width:150px;padding:13px 0;">
<div style="margin-left:auto;width:120px;margin-right:auto;"><a class="image" title="The Russian Wedding -Makowski.jpg" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Berkas:The_Russian_Wedding_-Makowski.jpg"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/b/b0/The_Russian_Wedding_-Makowski.jpg/116px-The_Russian_Wedding_-Makowski.jpg" border="0" alt="" width="116" height="120" /></a></div>
</div>
<div class="gallerytext">
<p>Kantor pribadi Kepala Negara dengan lukisan abad ke-19 &#8220;The Russian Wedding&#8221; oleh <a class="new" title="Tadeusz Makowski (belum dibuat)" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/w/index.php?title=Tadeusz_Makowski&amp;action=edit&amp;redlink=1">Makowski</a></div>
</div>
</td>
<td>
<div class="gallerybox" style="width:155px;">
<div class="thumb" style="width:150px;padding:32px 0;">
<div style="margin-left:auto;width:120px;margin-right:auto;"><a class="image" title="Ruang Baca Presiden.jpg" href="http://teguhseksiono.wordpress.com/wiki/Berkas:Ruang_Baca_Presiden.jpg"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/5/53/Ruang_Baca_Presiden.jpg/120px-Ruang_Baca_Presiden.jpg" border="0" alt="" width="120" height="82" /></a></div>
</div>
<div class="gallerytext">
<p>Ruang Baca Presiden</p></div>
</div>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">KEANEHANNYA&#8230;&#8230;&#8230;..</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Istana Bogor tersebut menghadap persis pada jalan Sudirman ( kata orang tusuk sate ). Pada umumnya kalau kita melihat suatu benda, maka semakin jauh maka benda tersebut kan kelihatan semakin kecil. Semakin mendekat benda tersebut kan kelihatan semakin besar. Teori ini kebalikan dari kalau kita lihat Istana Bogor dari arah Sudirman&#8230;&#8230;.</span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Kalau kita lihat Istana Bogor dari jalan Sudirman, maka dari jauh Istana tersebut kelihatan besar, baik tiangnya, bangunannya pagarnya&#8230;&#8230;.akan tetapi semakin kita dekati maka Istana tersebut semakin kecil&#8230;..pasti anda tidak percaya sebelum membuktikan. </span></strong></p>
<p><strong><span style="color:#ff0000;">Coba amatilah dengan menggunakan motor atau mobil dari arah air mancur&#8230;.kearah Istana&#8230;&#8230;mulai dari pertigaan jalan Sawo jajar kan kelihatan Istana tersebut besar dengan tiang-tiangnya dan apagarnya&#8230;..semakin kita mendekat maka Istana tersebut semakin kecil&#8230;&#8230;.aneh bukan&#8230;????kalu tidak percaya buktikan aja&#8230;&#8230;gratis kok&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/109/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/109/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/109/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/109/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/109/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=109&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/11/itana-bogor-dan-keanehannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/1/1a/Istana.jpg/180px-Istana.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Istana Presiden di Bogor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://teguhseksiono.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/5/52/Rusa_Istana_Bogor.jpg/180px-Rusa_Istana_Bogor.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Rusa-rusa yang bebas berkeliaran di depan Istana Bogor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://teguhseksiono.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/c/cd/Istana_Bogor.jpg/300px-Istana_Bogor.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Istana Bogor. Bangunan induk dan sayap kiri dan kanan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://teguhseksiono.wordpress.com/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/8/82/Ruang_Garuda.jpg/120px-Ruang_Garuda.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/b/b0/The_Russian_Wedding_-Makowski.jpg/116px-The_Russian_Wedding_-Makowski.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/5/53/Ruang_Baca_Presiden.jpg/120px-Ruang_Baca_Presiden.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ramadhon dimata orang awam&#8230;..</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/11/ramadhon-dimata-orang-awam/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/11/ramadhon-dimata-orang-awam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2008 03:29:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Siklus selalu berulang, begitu pula yang namanya bulan puasa atau romadhon akan berulang setiap tahun. Begitu pula tahun 1429 hijriah ini. Pada bulan ini setiap muslim diwajibkan berpuasa satu bulan penuh. Puasa secara syariat adalah menahan diri dari makan, minum &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/11/ramadhon-dimata-orang-awam/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=105&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Siklus selalu berulang, begitu pula yang namanya bulan puasa atau romadhon akan berulang setiap tahun. Begitu pula tahun 1429 hijriah ini. Pada bulan ini setiap muslim diwajibkan berpuasa satu bulan penuh. Puasa secara syariat adalah menahan diri dari makan, minum dan berhubungan seksual mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Kenapa ya kok mesti ada puasa segala?? membikin badan lemes, tidak bisa konsentrasi maksimal, serta banyak lagi pengaruh fisik dibanding sehari-hari kala tak berpuasa.</span></strong></p>
<p><span id="more-105"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Tuhan yang mengcreate seisi alam ini dan jelas-jelas secara gamblang menyuruh manusia beriman untuk berpuasa berarti ada manfaat bagi manusia yang beriman jika melakukan syariat puasa. Apasih sesungguhnya manfaat puasa??? </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Dengan puasa kita senantiasa :</span></strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong><span style="color:#0000ff;">bisa belajar pada diri sendiri tentang kebersamaan sosial, </span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#0000ff;">melatih kejujuran dalam menjalani kehidupan ini,</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#0000ff;">melatih kekuatan jiwa dan fisik dalam menghadapi sesuatu yang berat,</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#0000ff;">lebih meningkatkan hubungan transeden</span></strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Belajar pada diri sendiri tentang kebersamaan sosial, hal ini terjadi pada saat dua belas jam ( kurang lebih ) menahan haus dan lapar, mengingatkan bagaimana kaum dhuafa merasakan hal yang sama. Mereka tidak hanya merasakan hal tersebut pada saat bulan romadhon saja akan tetapi setiap hari. Kalau kita sering jalan-jalan ke stasiun kereta, jalan-jalan raya dan tempat-tempat umum yang lain betapa kita melihat saudara kita yang kurang beruntung tersebut tidur-tiduran dilantai yang kotor bahkan dijalan raya sambil mengharapkan sedikit sedekah dari saudaranya yang lebih beruntung. Mungkin pada saat kita melihat mereka kita kan bergumam &#8221; orang kok males, tidak mau ini dan itu &#8221; akan tetapi pada saat puasa ini kita bisa merasakan betapa keterbatasan tenaga, semangat, akibat rasa lapar dan haus meskipun kita bekerja ditempat yang sejuk dan nyaman serta tidak banyak menggunakan aktifitas fisik yang memerlukan banyak kalori. Nah bagaimana saudarra-saudara kita yang kurang beruntung tersebut harus merasakan teriknya matahari, kotornya debu belum lagi masih merasakan haus dan laparnya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.Makanya sebelum kita melakukan sholat Ied kita diwajibkan membayar zakat fitrah&#8230;&#8230;&#8230;.&#8221;ingatlah dan berbagilah pada saudara kita yang kurang beruntung&#8230;&#8230;&#8230;..&#8221;</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Banyak yang sudah mengupas arti kejujuran dalam menjalankan ibadah puasa ini. Ibadah puasa tidak bisa dikontrol oleh siapapun kecuali Tuhan lewat malaikat Mungkar dan Nakir yang ada dibahu kiri dan kanan kita yang senantiasa mencatat amalan-amalan kita. Kalau sesama manusia aja tidak mampu mengkontrol. Bagaimana mau dikontrol misalkan orang yang berpuasa masuk kamar dan melakukan aktifitas makan, minum kemudian setelah keluar ruangan akan kembali berpuasa&#8230;&#8230;&#8230;.demi untuk riyak atau takut kepada mahluk. Ada yang melakukan puasa pada saat dirumah saja, dikantor saja, kalau diluar entahlah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. Maka karena tingginya nilai-nilai puasa Tuhan sendiri yang akan memberikan rewardnya&#8230;&#8230;&#8230;tidak lewat makhluknya.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Dalam kehidupan didunia ini tidak selamanya perjalanan kita akan mulus, linier. Akan tetapi kita dihadapkan pada siklus yang tidak beraturan. Kadang naik, turun, belok, lurus, konstan itulah ritme kehidupan agar kita &#8221; mungkin &#8221; tidak jenuh dan bosan. Seringkali kita dihadapkan pada jalan terjal yang maha berat ( minimal untuk ukuran sendiri ) hampir-hampir kita akan putus asa&#8230;&#8230;&#8230;..Ya Allah betapa beratnya hidup yang sedang kami alami ini&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;pada saat itulah kita harus terlatih, tidak hanya sisi rokhani tetapi juga sisi jasmani. Karena dua-duanya adalah hal yang tidak terpisah.  Sarana pelatihan yang baik adalah dengan puasa. &#8221; biasakan prihatin &#8221; kata orang tua kita&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Dengan perut yang kosong dan tenggorokan yang kering dan itu karena kesengajaan dalam rangka ibadah kepada Allah SWT, maka kondisi tersebut merupakan kondisi yang baik untuk meningkatkan kualitas hubungan makhluk dan khaliknya ( Transenden ).  Serigkali kita pada zaman di pesanten kalau kita diberi &#8220;ilmu &#8221; oleh kiai harus melewati syariat puasa. Sebab dengan puasa konsentrasi akan lebih baik, serta ka jauh menurunnya nafsu ( selain amarah ). Deangan puasa syaithon-syaithon akan dibelenggu&#8230;.. betul seiring dengan kita belenggu nafsu-nafsu yang senantiasa menggoda umat manusia.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Kesimpulan : Betapa makna puasa bagi kehidupan kita demikian dahsyat, maka tepatlah khadist Rosulullaoh SAW yang arti luasnya &#8221; Seandainya umatku tahu betapa besar keutamaan bulan romadhon, maka mereka akan berharap bahwa setiap hari dalam satu tahun adalah selalu dalam bulan romadhon &#8220;&#8230;.mumpung ini bulan puasa yoak manfaatkan keutamaan ini dengan sebaik-baiknya siapa tahu kita sudah tidak lagi merasakan romadhon&#8230;&#8230;&#8230;..Hanya Allah yang maha tahu.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">  </span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/105/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/105/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=105&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/09/11/ramadhon-dimata-orang-awam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tantangan itu Indah</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/22/tantangan-itu-indah/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/22/tantangan-itu-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 07:58:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Dalam menjalani proses hidup dan kehidupan ini sering, bahkan senantiasa kita dihadapkan pada masalah. Apa saja, mulai dari masalah rumah, masalah sekolah, masalah pekerjaan apa lagi. Pada umumnya adalah berawal dari hubungan  ( relationship ) antar sesama. Tetapi apapun bentuknya &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/22/tantangan-itu-indah/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=57&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff6600;">Dalam menjalani proses hidup dan kehidupan ini sering, bahkan senantiasa kita dihadapkan pada masalah. Apa saja, mulai dari masalah rumah, masalah sekolah, masalah pekerjaan apa lagi. Pada umumnya adalah berawal dari hubungan  ( relationship ) antar sesama. Tetapi apapun bentuknya yang paling sering kita lakukan adalah salah dalam mensikapi masalah itu sendiri. Kita sudah kadung tidak suka menghadapi masalah, jadi begitu ia dateng kita sudah cemberut, hati kecut, kesal, dan kecenderungan untuk menolak. Kalau boleh mbok jangan dikasih masalah gitu pikirnya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<p><span id="more-57"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"><strong>Inilah sebetulnya awal dari kesalahan yang kita lakukan karena cenderung sudah negatif lebih dahulu dan tidak bisa secara jernih memandang suatu masalah. Tidak bisa memilah dan memilih, ini suatu tantangan, atau koreksi dari yang kita lakukan atau itu merupakan tempaan agar fondasi kita semakin kuat. Apapun itu memndang secara jernih dan memetakan masalah dengan baik itu langkah awal.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"><strong>Bagaimanapun, siapapun, dan dimanapun selama masih kita bernafas maka masalah senantiasa selalu akan bersama kita. Tidak bisa dielakkan dan dihindari. Untuk itu keterampilan mengellola suatu masalah adalah kata kuncinya. Memang yang membikin complicated suatu masalah adalah tidak hanya melibatkan common sense saja tetapi juga pelibatan emosional ( Hati ). Kadang-kadang dengan kondisi yang complicated tersebut jalan keluar yang diambil sering meninggalkan common sense dan mendahulukan emosi. Sehingga solusi yang diambil cenderung tidak rasional dan subyektif. Hal ini akan menjadikan pelebarkan masalah dan  lebih menambah complicatednya.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff6600;">Tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita kedepan. Kata orang bijak orang yang sudah punya visi dan dalam kondisi on the track pada visinya maka cenderung akan berfikir kedepan. Nah begitu juga dengan masalah anggaplah sebagai tantangan. Dengan kita memakai prinsip yang demikian kalau datang masalah kita positif thingking dan ucapkan well come new lesson. Dengan kondisi tenang dan enjoi cenderung lebih mudah menyelesaikan sesuatu karena tanpa tekanan. Semakin banyak tantangan yang datang semakin matang kita, Inget kematangan atau kedewasaan itu pilihan dan harus melewati proses dan bukan otomatis. Ah andai kita tidak pernah ada masalah alias tidak pernah menghadapi tantangan bisa dibayangkan betapa lemah dan bebalnya mental kita. Tantangan itu indah&#8230;..sangat indah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;">  </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/57/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/57/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=57&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/22/tantangan-itu-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HTI, Produksi Pangan dan Alternatif lainnya.</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/14/hti-produksi-pangan-dan-alternatif-lainnya/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/14/hti-produksi-pangan-dan-alternatif-lainnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 08:28:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUTAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Setelah carut marutnya pengelolaan hutan alam, kini bangsa Indonesia dalam pembangunan kehutannya mengharapkan lebih berkembangnya hutan tanaman industri ( HTI ). Beberapa kelas perusahaan HTI dalah untuk kayu pulp, sawn timber, rotan maupun yang bersifat hasil hutan bukan kayu ( HHBK &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/14/hti-produksi-pangan-dan-alternatif-lainnya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=94&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Setelah carut marutnya pengelolaan hutan alam, kini bangsa Indonesia dalam pembangunan kehutannya mengharapkan lebih berkembangnya hutan tanaman industri ( HTI ). Beberapa kelas perusahaan HTI dalah untuk kayu pulp, sawn timber, rotan maupun yang bersifat hasil hutan bukan kayu ( HHBK ) seperti getah pinus, getah jelutung, kemenyan dan sebagainya. Paling menonjol saat ini di luar pulau jawa adalah HTI pulp. Karena daur pendek, jenis tanaman pioneer ( mudah tumbuh ), dan terintegrasi dengan industri. Ijin usaha HTI berupa Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri dalam Hutan Tanaman ( IUPHHK HTI dalam Hutan Tanaman ), yakni izin usaha yang diberikan untuk memanfaatkan hasil hutan berupa kayu dalam hutan tanaman pada hutan produksi melalui kegiatan penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pemasaran.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Jelaslah disini bahwa tahapan pembangunan HTI melewati penyiapan lahan ( Land Preparation ). Jika pembangunan HTI seluruh Indonesia ditargetkan 2,5 Juta hektar pertahun, maka sebesar itulah target penyiapan lahan ( land preparation )nya.</strong></span></p>
<p><span id="more-94"></span>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Seiring dengan meningkatnya harga minyak tentu membawa efek peningkatan harga-harga komoditas yang lain tidak terkecuali bahan pangan. Akibatnya dibeberapa belahan dunia terjadi krisis pangan bahkan banyak yang sampai mati kelaparan. Maka untuk meningkatkan ketahanan pangan, salah satunya dapat menggunakan potensi areal HTI.  Tidak saja tersedianya lahan yang cukup luas akan tetapi bisa dilakukan efisiensi. Karena beberapa biaya bisa dihilangkan. Misal biaya pengadaan lahan dan penyiapan lahan. Biaya-biaya tersebut merupakan komponen biaya yang terbesar dalam budi daya tanaman pangan.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Kalau kita arahkan tanaman pangan adalah padi. Diambil jenis padi varietas gogo. Dengan asumsi setiap hektar produksi padi gogo tersebut adalah 2 Ton/ha per musim, maka akan didapatkan 5 Juta Ton padi perhektar permusim panen. Kalau selama ini kita masih mengimpor padi 3 Juta Ton. Maka sebaliknya kita bisa mengekspor 2 Juta Ton. Lebih dari lumayan dalam menghemat devisa negara.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Begitu pula kalau mau diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan yang lain seperti bio fuel, pakan ternak, atau pengembangan produk minyak atsiri. Kombinasi bsisnis yang bersifat longterm dengan bisnis yang bersifat short term adalah sangat bagus. Karena akan saling menopang. Kalau kita ambil sutau study kasus dalam suatu areal HTI dikombinasikan dengan pengembangan tanaman nilam. Tanaman Nilam ( Pogostemon cablin ) adalah tanaman penghasil minyak atsiri Pachouly Oils. Dengan cara didestilasi daun dan batangnya. Kebutuhan dunia akan pachouly oils ini kurang lebih 1600 Ton/Tahun. Dengan kisaran harga lokal adalah Rp. 700.000/Kg Pachouly Oils. Apabila dikembangkan tanamnan nilam seluas 500 Ha saja. Maka akan menghasilkan 2.500 Ton tenera basah ( produksi perha 5 ton ) atau sebesar 625 ton tenera kering. Dengan rendemen destilasi 2,5 %, maka akan didapat : 15,63 ton pachouly oils. Jika dijual ke lokal saja dengan harga Rp. 700.000.000/ton, maka akan didapat Rp. 10.941.000.000,-. Jika dianggap satu tahun 3 kali panen. Maka akan didapat Rp. 32.823.000.000,-. Cukup signifikan dalam pembiayaan HTI.</strong></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/94/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/94/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=94&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/14/hti-produksi-pangan-dan-alternatif-lainnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>&#8221; No bis placent ante omnia silva dan Indonesia Merdeka &#8220;</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/14/no-bis-placent-ante-omnia-silva-dan-indonesia-merdeka/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/14/no-bis-placent-ante-omnia-silva-dan-indonesia-merdeka/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 06:42:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUTAN]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Tujuh belas agustus tahun empat lima, itulah hari kemerdekaan kita, hari merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia&#8230;M E R D E K A&#8230;&#8230;&#8230;.itulah sepenggal nyanyian pada saat aubade tujuh belasan dulu sewaktu kita sekolah. Merdeka berarti berdiri diatas &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/14/no-bis-placent-ante-omnia-silva-dan-indonesia-merdeka/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=86&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Tujuh belas agustus tahun empat lima, itulah hari kemerdekaan kita, hari merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia&#8230;M E R D E K A&#8230;&#8230;&#8230;.itulah sepenggal nyanyian pada saat aubade tujuh belasan dulu sewaktu kita sekolah. Merdeka berarti berdiri diatas kaki sendiri dan menentukan nasib tanpa bergantung kepada pihak lain. Dalam arti yang lebih luas, merdeka adalah memperbaiki hidup dan kehidupan bangsa ini dengan tanpa bergantung pada orang lain. Salah satu yang menentukan perbaikan tingkat hidup adalah kehutanan. Hal ini berkait erat dengan lingkungan, &#8221; no bis placent ante omnia silva &#8221; tidak akan ada kehidupan tanpa ada hutan. </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Hutan didefinisikan sebagai assosiasi tumbuhan berkayu yang berada pada areal yang cukup luas dan menghasilkan iklim mikro yang berbeda dengan lingkungan sekitarnya. Kenapa tidak ada hutan tidak akan ada kehidupan ??? hal ini berkait erat dengan fungsi hutan. Beberapa funsi hutan yang berkitan dengan manusia secara ringkas, adalah : </strong></span></p>
<p><span id="more-86"></span>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Hutan sebagai cachment area. Fungsi ini berkaitan dengan sistem hidrologis alam ( menyimpan air pada saat kemarau dan mencegah banjir pada saat musim hujan ).</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Fungsi hutan sebagai  penghasil plasma nutfah. Kebutuhan manusia akan kesehatannya dengan mengkonsumsi obat-obatan. Sumber genetik yang dapat ditemukan untuk tujuan tersebut adalah dari hutan. Belum lag kebutuhan sumber sumber genetik lain yang dibutuhkan untuk menunjang kehidupan umat manusia. </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Fungsi hutan sebagai pencegah erodibilitas tanah. Efek dari hujan dan aliran permukaan ( surface run off ) serta aliran dalam tanah ( sub surface run off ) adalah terjadinya erosi : baik Cinetic erotions maupun  gully erotions. Dalam skala yang besar erosi ini bisa menjadi bencana yang sangat menyesakkan dada, orang dan harta benda terkubur hidup-hidup dengan kerugian material dan immaterial yang sangat besar. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Fungsi hutan yang lain adalah hutan produksi. Kebutuhan akan papan, kertas, rayon, aneka kebutuhan rumah tangga memanfaatkan keberadaan hutan untuk mensuplainya.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Fungsi hutan yang lain adalah sebagai suka alam, suaka marga satwa dan hutan wisata ( tidak diuraikan ).</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Perjalanan pembangunan kehutanan seiring dengan perkembangan bangsa ini yang telah 63 tahun merdeka.  Pembangunan kehutanan di Jawa telah diletakkan oleh Belanda dengan Hutan Tanaman Industrinya dengan tanaman pokoknya Jati ( Tectona grandis ). Deangan daur awal 80 tahun, Bangsa penjajah mampu meletakkan dasar-dasar pembangunan kehutanan yang berkelanjutan dengan sangat baik. Hal itu ditandai dengan pengelolaan manajemen hutan yang berbasiskan pada KPH ( Kesatuan Pemangkuan Hutan ). Tabel jati yang dibikin Wol Van Wolfing telah dibuat pada tahun 1934 dan masih up to date dan dipakai hingga kini.  Akan tetapi setelah dikelola oleh bangsa sendiri potensi hutan terus menurun. Bahkan dengan menurunkan daur menjadi 60 tahun pun tidak menolong disisi produksi. Ramai ramai sekarang hutan dikaryakan untuk tujuan diluar non kehutanan seperti pertambangan dan sebagainya dengan menggunakan dalih-dalih ekonomi.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Sedangkan pembangunan kehutanan diluar jawa di tandai dengan diberikannya HPH ( Hak Pengelolaan Hutan ). Sistim manajemen hutan dicoba dengan menggunakan sistim blocking. Areal HPH dibagi menjadi 35 Block, dengan daur pohon diharapkan adalah 35 tahun. Secara teori maka setelah 35 tahun  akan kembali ke blok semula. Sehingga pengelolaan akan lestari. Dalam pelaksanaannya sistim ini mengalami penambahan-penambahan kedalam sub sistimnya seperti TPTI ( Tebang Pilih Tanam Indonesia ) dengan tanaman pengkayaannya ( enrichment planting ). Akan tetapi dalam pelaksanaannya jauh dari harapan potensi kayu dan kerusakan hutan jauh lebih cepat. Bahkan banyak yang melansir kecepatan kerusakan hutan di Indonesia 2,4 Juta ha pertahunnya, bisa dibayangkan betapa luar biasanya kerusakan hutan dan penurunan potensi kayunya. Lebih diperparah lagi pada saat hangat-hangatnya otonomi daerah banyak pemerintah daerah yang memberikan konsesi pengelolaan hutan yang kecil-kecil ( 100 Ha ). Hal ini menambah cepatnya kerusakan hutan. Untunglah kewenangan itu segera dihapuskan meskipun kondisi hutan saat ini sudah cukup parah.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Harapan kedepan pembanguan kehutanan adalah dengan Hutan Tanaman Industri. Berbicara tentang HTI pada awalnya pemerintah memberikan fasilitas-fasilitas ( lihat tulisan teguhseksiono.wordpress.com, &#8221; HTI Quo Vadis &#8221; ). Permasalahn-permasalahan paling mendasar adalah kepastian hukum atas konsesi yang diberikan. Mestinya klasifikasi HP ( Hutan Produksi ) dan HPT ( Hutan Produksi Terbatas ) khusus untuk pembangunan kehutanan dan tidak bisa dikonversi ke Klasifikasi atau fungsi yang lain. Apalagi fungsi ke dalam non kehutanan seperti perkebunan, pertambangan dan sebagainya. Maraknya otonomi daerah ini semakin menambah ketidak jelasan status lahan terlebih lahan kehutanan. Salah satu teori mengatakan bahwa minimal 30 % dari suatu kawasan darat harus terdiri dari hutan untuk menjaga keseimbangan alam dan kebutuhan manusia.  Berdasarkan data yang ada di Pulau jawa hutan tercatat 22 % saja. Itupun dengan kualitas yang tidak merata.  Hal inilah yang patut medapat perhatian.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Kalau berbicara tentang HTI disadari bahwa bangsa ini mempunyai keunggulan kompetitif. Dengan iklim tropisnya, tidak ada masa stagnan bagi tanaman. Musim hujan yang cukup akan menambah efisiensi pengelolaan HTI. Yang menjadi constrains terbesar bukan teknologi, manajemen atau man power akan tetapi kepastian hukum yang berkaitan dengan lahan. Pengusaha sebagai pemegang IUPHHK HTI dalam hutan tanaman tidak mempunyai kekuatan yang penuh untuk mengelola lahannya. Apalagi dalam menentukan Working Area ( WA ) didalamnya terkadang sudah banyak penduduk dan terdapat desa-desa definitif. Padahal kawasan tersebut adalah kawasan hutan yang berfungsi sebagai HP dan HPT. Akibatnya logika hukum jadi tidak jelas karena dalam HP dan HPT ada kepemilikan oleh warga baik berupa sertifikat maupun SKT ( Surat Keterangan Tanah ) yang dikeluarkan Desa atau Camat. Bahkan klaim-klaim lahan dengan mudah dilakukan oleh warga dan pihak yang berwenang maupun yang mendapat izin pengelolaan tidak bisa apa-apa. Hal ini yang menyebabkan lambatnya pembangunan HTI. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Negeri ini kalau memilih demokrasi maka harus berani menegakkan hukum dan memperbaiki sistim hukum. Untuk mencapai itu memang tidak mudah, apabila tidak ada komitment. Sebaliknya apabila dari bos yang paling pucuk sampai rakyat jelata komitmen untuk menegakkan hukum maka tidak akan sulit. Semua ini adalah pilihan. Ya Tuhan berikan kemauan dan kemampuan bagi bangsa ini untuk merubah menjadi yang lebih baik terlebih setelah 63 tahun negeri ini memproklamirkan kemerdekaan bangsa ini&#8230;.Amin.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/86/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/86/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=86&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/14/no-bis-placent-ante-omnia-silva-dan-indonesia-merdeka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Refleksi 63 Tahun Indonesia Merdeka ( Bag 2 )</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/13/refleksi-63-tahun-indonesia-merdeka-bag-2/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/13/refleksi-63-tahun-indonesia-merdeka-bag-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 07:50:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu amanat yang dibebankan bangsa dan negara ini dituangkan dalam pembukaan UUD 45 adalah memajukan kesejahteraan umum. Amanat ini harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya agar tujuan didirikannya bangsa dan negara ini bisa dicapai. Berawal dari zaman penjajahan dimana aspek-aspek fital &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/13/refleksi-63-tahun-indonesia-merdeka-bag-2/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=82&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Salah satu amanat yang dibebankan bangsa dan negara ini dituangkan dalam pembukaan UUD 45 adalah memajukan kesejahteraan umum. Amanat ini harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya agar tujuan didirikannya bangsa dan negara ini bisa dicapai. Berawal dari zaman penjajahan dimana aspek-aspek fital perekonomian dikuasai oleh bangsa penjajah dan dinikmati sepenuh-penuhnya untuk bangsa tersebut. Hal ini menyebabkan perekonomian rakyat demikian sengsara menjadi kelas tiga ditanah airnya sendiri. Dengan segenap kesungguhan para founding fathers negeri ini memproklamirkan kemerdekaan tepat pada 17 Agustus 1945 atau 63 tahun yang lalu. Semburat sinar harapan akan hadlirnya kesejahteraan bagi warga bangsa inipun lahir bak mentari pagi yang sedang terbit sementara petani mengharapkan dan yakin akan datangnya siang.</span></strong></p>
<p><span id="more-82"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Seiring dengan waktu, perjalanan bangsa ini terus menorehkan sejarah. Dengan kondisi perekonomian negeri ini yang masih compang camping. Perencanaan program yang belum berjalan dengan baik, infrastruktur pertanian yang masih sangat minim bahkan bisa dikatakan betul-betul menyerahkan diri pada mekanisme alam, apalagi bicara manufaktur belum terlihat geliatnya. Pendapatan perkapita yang masih sangat rendah. Mungkin masih bisa dibilang wajar karena termasuk negeri yang baru merdeka. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Seiring dengan era baru, setelah rejim orde lama tumbang. Arah ekonomi dan pembangunan pun berubah. Qiblat ideologi bangsa ini diarahkan kepada pembangunan. Siapapun yang dikategorikan menghambat pembangunan akan di cap sebagai penghianat bangsa yang wajib dikucilkan dan sebisa mungkin tidak mendapat kue ekonomi. Pertumbuhan menjadi sasaran. Anggaran berimbang dengan menutup defisit dengan pinjaman menjadi andalan. Korupsi menggejala, karena perlindungan pada koncoisme. Terkenal dengan istilah KKN ( Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ). Penyakit KKN sangat subur karena sifatnya lintas sektoral. Maksudnya tidak hanya sisi kesempatan tetapi iklim yang sangat kondusif untuk tumbuh dan berkembangnya penyakit tersebut. Salah satunya adalah budaya materialisme dan hedonisme. Pada umumnya orang sangat menghargai orang yang punya materi lebih ( kaya ) dibanding dengan orang yang miskin. Meskipun untuk mendapatkan kekayaan tersebut dengan menghalalkan segala cara seperti korupsi, mencuri, merampok, menipu atau apapun yang penting adalah kaya ( lebih menghargai hasil dari pada proses ). Sementara warga yang miskin menjadi kelas dua, baik dalam pelayanan kesehatan, hukum dan sebagainya meskipun simiskin tersebut menjalani hidupnya dengan jujur dan apa adanya. Dalam kontak-kontak sosial hal ini sangat terasa ditengah-tengah masyarakat.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Dengan mendewakan pertumbuhan, tanpa upaya yang sungguh-sungguh untuk pemerataan pembangunan menyebabkan ketimpangan ekonomi yang demikian besar. Jurang pemisah antara simiskin dan sikaya ini sangat rentan dan rawan terhadap konflik sosial. Seiring dengan perkembangan dunia dan runtuhnya komunisme semakin memperkuat posisi kapitalisme, dimana ekonomi diserahkan kepada pasar tanpa campur tangan negara atau pemerintah. Ibarat dalam tinju semua dicampur aduk dan bebas bertanding antara kelas berat Vs kelas layang, kelas terbang dengan kelas bantam. Akibatnya tentu luar biasa. Si kuat akan menguasai silemah. Ditambah budaya pragmatis masyarkat semakin membudayakan &#8221; sifat materialisme &#8220;. Agama hanya dipandang sebagai aspek riutal tanpa menyentuh esensi atau hakekatnya. Departemen agama pernah dinobatkan sebagai Departemen terkorup. Partai-Partai yang mengibarkan Islam sebagai bendera anggotanya tidak luput dari korupsi. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Era yang terbaru menamakan dirinya dengan orde reformasi. Sementara reformasi sendiri berasal dari kata re- berarti kembali, formasi- format sebelumnya ( bentuk sebelumnya ), jadi reformasi kembali ke bentuk sebelumnya. Masalahnya bentuk sebelumnya itu seperti apasih ??? apakah kita mengenal bentuk sebelumnya yang ideal ??? Wallohu a&#8221;lam bisshowab. Secara ekonomi pada orde ini ditandai dengan globalisasi. Dunia tanpa sekat-sekat, akibat majunya teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini sebetulnya juga sudah merupakan &#8220;revolusi &#8220;. Karena terjadinya perubahan perilaku manusia yang sangat mendasar. Mau tidak mau atau suka tidak suka kompetisi secara bebas akan terjadi pada warga seluruh dunia. Sayangnya dengan negara tetangga yang dekatpun kita ketinggalan jauh dengan didasarkan pada pendapatan perkapita. Data tahun 2006 ( dilansir oleh koran tempo ) : Thailand 7.440 US $. Malaysia 12.160 US $. Singapura 33.300 US $. Sementara Indonesia 3.310 US $. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Apa yang salah dengan bangsa dan negara ini ??? negara yang sangat besar dengan penduduk yang banyak, sumber daya alam yang melimpah ruah, negara yang menjunjung tinggi Ketuhanan Yang Maha Esa, bangsa yang mempunyai petani-petani yang tangguh, bangsa yang mempunyai nelayan-nelayan yang handal, bangsa yang mempunyai kebudayaan yang tinggi, bangsa dengan toleransi dan tepo seliro yang luar biasa, bangsa yang melahirkan pahlawan-pahlawan yang gagah berani, bangsa yang melahirkan pemimpin-pemimpin politik dan militer yang handal, bangsa yang melahirkan enterpreuner-enterpreuner yang sanggung berkompetisi dengan negara lain hatta dengan negara matahari terbitpun siap dilayani dan masih banyak lagi &#8220;advanted&#8221; bangsa ini&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.tetapi kenapa dalam realitas kita terpuruk diantara kompetisi dengan negara-negara lain??? bertanyalah pada rumput yang bergoyang&#8230;&#8230;kata Ebiet GAD.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Dilihat hasil survey Human Development Indeks, Indonesia pada posisi prestasi yang sangat memprihatinkan. Salah satu hasil survey menempatkan indonesia pada posisi 12 dari 12 negara asia yang disurvey, kalah dari Vietnam yang baru saja memulai pembangunannya. Survey yang lain menempatkan Indonesia pada posisi 52 dari 56 yang disurvey hasil Human Development Indeks. Hal inilah yang menyebabkan sulit Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara lain. Memang ada yang tidak setuju akan hasil survey ini. Beberapa putra indonesia berhasil menjuaradi olimpiade Fisika, Matematika dan sebagainya itu argumentasi yang diberikan. Kita harus akui itulah fakta. Akan tetapi Indonesia tidak hanya Jakarta, Indonesia tidak hanya Jogjakarta, Indonesia tidak hanya Bandung, tetapi Wamena-Papua juga Indonesia, Aceh juga Indonesia, NTT juga Indonesia&#8230;&#8230;&#8230;..Pemerataan pendidikan, pemerataan infrastruktur untuk segala bidang yang emneyeluruh dan merata. Mekanisme kesejahteraan yang hanya menitik beratkan pada pertumbuhan terbukti gagal. Apalagi pertumbuhan yang didasarkan investasi padat modal. Tidak akan berpengaruh yang signifikan terhadap kesejahteraan yang hakiki bagi bangsa ini. Kita harus berani merubah total visi, misi, tujuan, sasaran, metode pendidikan. Agar kita mampu sejajar dengan bangsa lain.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=82&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/13/refleksi-63-tahun-indonesia-merdeka-bag-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Refleksi 63 Indonesia Merdeka ( Bag I )</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/12/refleksi-63-indonesia-merdeka-bag-i/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/12/refleksi-63-indonesia-merdeka-bag-i/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 09:02:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[BAGIAN I Bendera sang saka merah putih berkibar di bumi pertiwi, seakan bernyanyi riang menyongsong masa depan yang gilang gemilang. Tanah airku Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Zamrud katulistiwa, hijau, gemah ripah loh jinawi, sarwo tentrem kerto raharjo, thukul kang &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/12/refleksi-63-indonesia-merdeka-bag-i/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=78&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>BAGIAN I</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Bendera sang saka merah putih berkibar di bumi pertiwi, seakan bernyanyi riang menyongsong masa depan yang gilang gemilang. Tanah airku Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Zamrud katulistiwa, hijau, gemah ripah loh jinawi, sarwo tentrem kerto raharjo, thukul kang tanpo kinandur, bak penggalan surga. Hari itu 63 Tahun yang lalu berteapatan dengan tujuh belas agustus tahun empat lima. Dengan segala hiruk pikuk romantikanya diproklamirkanlah negara baru didunia ini yakni Indonesia. Tujuan bangsa ini sangat jelas bahwa&#8230;.melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan perdamaian dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.</strong></span></p>
<p><span id="more-78"></span>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Sekarang ini bulan agustus 2008, berarti sudah enam puluh tiga tahun yang lalu sejak negara ini memproklamirkan dirinya menjadi negara yang berdaulat. Berapa banyak tujuan yang dicanangkan pada saat itu telah didapatkan atau setidak tidaknya masih dalam on the track. Mari coba kita sama- merefleksikan bangsa dan negara ini setelah 63 tahun kemerdekaannya sesuai dengan tujuan yang telah dicanangkan ( preambule pembukaan UUD 45 ) :</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#008000;"><strong>Era atau zaman bangsa ini sesuai rejim yang memimpin. Era dibawah tahun 1965 dikenal dengan era orde lama, yang ditandai dengan minimnya kesejahteraan dan pembangunan fisik. Lebih memusatkan pada national and character building. Menomor satukan politik dan menduakan ekonomi, infrastruktur yang rendah. Belum lagi pengaruh politik global yang terus terjadinya tarik menarik antara blok Kapitalis yang dipimpin oleh Amerika Serikat dengan Blok Komunis yang dipimpin oleh Uni Sovyet ( Sekarang Rusia ) dan RRC ( Republik Rakyat China ), ikut mewarnai politik dalam negeri.<br />
Taraf pendidikan masyarakat yang belum secara signifikan berubah, budaya feodalisme yang masih sangat kental.<br />
Dirasakan juga oleh rakyat betapa belum terjadi perubahan yang signifikan antara merdeka atau belum merdeka kecuali para pemimpin pemerintahan berubah dari orang-orang londo kepada bangsa pribumi. Tidak lebih dari itu. Dua puluh tahun telah berlalu wabah penyakit seperti koleri, disentri, malaria dan epidemi lainnya masih menjadi momok yang sangat menakutkan bagi warga bangsa ini. Pemberontakan-pemberontakan separatisme yang didorong oleh ketidak puasan mewabah dimana-mana. Baik dalam skala kecil atau besar. Jelaslah pada era ini negara belum bisa secara sepenuhnya mampu melindungi segenap bangsa.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Disusul era selanjutnya yakni orde baru yang didahului oleh peristiwa politik yang kelam dan banyak warga negara yang menjadi korban tanpa proses pengadilan yang adil. Ini menyisakan tinta hitam sejarah bangsa ini. Meskipun demikian awal orde ini ditandai dengan harapan menyongsong hidup baru. Hidup yang lebih cerah, kemakmuran dan keadilan. Waktu terus berlalu pada era ini memprioritaskan pertumbuhan ekonomi dengan cara mendilusi politik hak-hak warga. Privelege secara ekonomi diberikan apabila mau mengikuti arah politik penguasa. Stabilitas politik dan keamanan dijadikan prioritas utama yang sanggup mengorbankan apapun. Suara-suara kritis akan diberangus sampai seakar-akarnya. Keseragaman dan sentralisasi diajdikan sebagai pedoman dasar. Tentu saja kondisi yang demikian akan memarginalkan hak-hak mendasar dari individu warga negara. Rasa keadilan baik individu maupun daerah-daerah merasa dianak tirikan. Puncaknya adalah krisis multi dimensi yang sulit terelakkan. Tumbanglah era ini dengan menyisakan permasalahan-permasalahan yang mendasar baik ekonomi, politik, keamanan, disintegrasi bangsa dan masih banyak lagi&#8230;</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Era orde baru tumbang, terbitlah era reformasi. Ditandai dengan kebebasan dan demokrasi. Press bebas, Partai-partai politik tumbuh bak cendawan dimusim hujan. Gegap gempita demokrasi yang luar biasa. Akan tetapi mekanisme demokrasi tidak seiring dengan kesadaran hukum. Akibatnya ada bermacam-macam dampak yang dirasakan sampai dengan saat ini. Dampak yang paling terasa adalah siapa yang kuat dia yang akan memaksakan kehendak, hukum menjadi nomor dua. Asal bisa mengerahkan masa maka dia akan menjadi kekuatan penekan yang luar biasa meskipun secara hukum jelas salah. Ini sebetulnya yang patut diwaspadai dan perlu dirubah pada era reformasi ini sebab kalau menjadi budaya tak mustahil akan lahir lagi era baru entah dinamakan era apalagi&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..Lanjutan&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/78/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/78/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=78&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/08/12/refleksi-63-indonesia-merdeka-bag-i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Egoisme Negara2 Industri&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/15/perbedaan-cara-pandang-dengan-negara2-industri/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/15/perbedaan-cara-pandang-dengan-negara2-industri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2008 07:02:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Isu lingkungan seperti global worming, emisi karbon, sampai kepada sampah yang tidak bisa didaur ulang meramaikan isu jagat alam raya ini. Negara-negara yang &#8221; masih &#8221; menyimpan hutan seperti Brazil, Indonesia terus diawasi oleh dunia agar hutannya bisa memberikan sebanyak-banyaknya &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/15/perbedaan-cara-pandang-dengan-negara2-industri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=69&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#3366ff;">Isu lingkungan seperti global worming, emisi karbon, sampai kepada sampah yang tidak bisa didaur ulang meramaikan isu jagat alam raya ini. Negara-negara yang &#8221; masih &#8221; menyimpan hutan seperti Brazil, Indonesia terus diawasi oleh dunia agar hutannya bisa memberikan sebanyak-banyaknya oksigen bagi dunia ini. Diterapkanlah strategi politis seperti &#8221; eco labeling, Sertifikat Pengelolaan Hutan Lestari, dan sebagainya &#8221; agar mengurangi deforestasi. Tujuannya semua sama agar lingkungan hidup terus terjaga dengan adanya keseimbangan produksi oksigen ( O2 ).</span></strong></p>
<p><span id="more-69"></span>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#3366ff;">Akan tetapi sebaliknya negara-negara industri terus memproduksi carbon dari limbah-limbah industrinya. Ekspansi industri terus dilakukan agar mengeruk keuntungan sebesar-besaranya manfaat ekonomi. Pendapatan Domestik Brutto yang tinggi, otomatis akan menghasilkan pendapatan perkapita yang cukup. Negara makmur, teknologi berkembang pesat, pengangguran sangat minimal, lapngan kerja melimpah, sarana pendidikan yang cukup, standart hidup minimal tercapai,&#8230;&#8230;..pokoknya hidup &#8221; yang beradap &#8220;. Sebaliknya negara yang masih menyimpan hutan tergolong negara berkembang kalau tidak bisa disebut terbelakang. Produk Domestik Brutto yang rendah otomatis menghasilkan pendapatan perkapita yang rendah, lapngan kerja yang sempit, angka kemiskinan yang besar, angka pengangguran yang tingggi, kualitas pendidikan yang rendah, masih banyaknya isolasi daerah karena infrastruktur yang terbatas, adanya suku-suku pedalaman yang masih primitif ( suruh dilestarikan oleh negara maju agar bisa menjadi obyek tontonan ), kelaparan masih terjadi, anggaran pemerintah yang rendah, masih sederet hal-hal yang memilukan. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#3366ff;">Sangat kontradiktif negara yang masih miskin diatas diharuskan melakukan budi baik ke negara-negara industri dengan cara tidak mengkonversi hutannya menjadi hal-hal yang lebih produktif, tetap melestarikan suku terasing, dan sebagainya. Padahal secara program hutan kita yang total luas 42 juta hektar telah direncanakan dan dibagi menurut fungsinya. Seperti Hutan Produksi ( HP ), Hutan Produksi Terbatas ( HPT ), Hutan Suaka Alam ( HSA ), Hutan Suaka Marga Satwa ( HSM ), Hutan Konversi ( HK ). </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#3366ff;">Secara teoritis dan perundang-undangan pengelolaan hutan di Indonesia sudah direncanakan dengan baik. Hanya pelaksanaanya yang kadang-kadang tidak sesuai. Dus berarti bukan asal tuding konversi hutan  itu salah. Tergantung peruntukan fungsinya yang perlu diperhatikan.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#3366ff;">Dengan demikian negara seperti Indonesia harus punya kesempatan untuk mengembangkan dirinya, baik dalam bidang ekonomi, budaya, politik dan lingkungannya. Sementara negara industri selain membantu negara-negara yang masih punya hutan berupa credit carbon, juga harus memperbaiki lingkungannnya minimal dengan tidak menambah produksi emisi carbon. Hanya jangan dipolitisir seakan akan negara berkembang yang sedag merangkak harus terus digencet dengan alasan-alasan isu lingkungan. Lebih parah lagi adalah semua latah baik komponen dalam negeri sendiri ikut-ikutan meneriakkan isu-isu yang kadang-kadang keblablasan dan tidak jelas juntrungannya. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#3366ff;">Hendaknya kita sebagai bangsa tegak dan berani menentukan nasib sendiri dengan membikin perencanaan yang lebih baik serta melaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Pengembangan ekonomi dengan berbasiskan sektor agribisnis terbuka sangat lebar dan diakui atau tidak kita masih jauh dari optimal. Pengembangan Hutan Tanaman Industri, Optimalisasi Hutan Alam, Pengembangan perkebunan, Peningkatan kegiatan agribisnis yang terintegrasi dengan industri. Dengan demikian diharapkan penyerapan tenaga kerja akan lebih banyak karena sektor-sektor tersebut adalah bersifat padat karya. Selain penyerapaan tenaga kerja juga devisa negara akan terus bertambah karena kegiatan-kegiatan tersembut komponen impornya proporsinya lebih kecil dibandingkan komponen lokalnya. Sehingga nilai tambah yang diterima akan jauh lebih besar.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#3366ff;">Hanya sayangnya bangsa ini mudah sekali diobok-obok oleh negara lain yang tidak menyukai bangkitnya negeri ini. Jika sudah ada industri yang mampu bersaing dalam skala internasional mulailah dicari- cari kesalahannya. Ada kesan agar proses produksinya terhambat agar tidak kompetitif lagi ( Mungkin  ini subyektif ) tetapi benang merah sangat nampak dan jelas. Lebih malang lagi semua ikut tunjuk hidung tanpa memikirkan resiko yang akan terjadi. Kalau seperti ini kapan kita bisa menikmati seperti negara maju????????? Kita mampu kalau kita yakin kita mampu ( You can if you think you can &#8230;..Ian Wright ).  </span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/69/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/69/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=69&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/15/perbedaan-cara-pandang-dengan-negara2-industri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jarak Tanam Optimal Acacia mangium</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/03/jarak-tanam-optimal-acacia-mangium/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/03/jarak-tanam-optimal-acacia-mangium/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 06:19:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUTAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Disadur dari tulisan  &#8221; Dian Lazuardi, dengan judul asli &#8221; Optimalisasi hasil melalui pengaturan jarak tanam HTI Acacia mangium untuk produksi kayu pulp&#8221;. Hasil sutau bahasan dan kajian dari prosiding seminar hasil penelitian Acacia mangium yang digunakan untuk bahan baku &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/03/jarak-tanam-optimal-acacia-mangium/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=67&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Disadur dari tulisan  &#8221; Dian Lazuardi, dengan judul asli &#8221; Optimalisasi hasil melalui pengaturan jarak tanam HTI Acacia mangium untuk produksi kayu pulp&#8221;.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Hasil sutau bahasan dan kajian dari prosiding seminar hasil penelitian Acacia mangium yang digunakan untuk bahan baku pulp khususnya pada aspek jarak tanam didapat hasil sebagai berikut :</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Riap rata-rata maksimum ( MAI/ Mean Annual Increament ), merupakan salah satu indikator tercapainya suatu kondisi pemanfaatan ruang tumbuh maksimum (full-stock) suatu tegakan. Kondisi tersebut akan semakin cepat tercapai dengan semakin rapatnya jarak tanam awal. MAI juga merupakan salah satu kriteria penentuan daur ( daur fisik ). Berdasarkan MAI tersebut jarak tanam dikelompokkan menjadi 3 kelompok. Yakni : Jarak tanam rapat ( 2 x 2 m &#8211; 3 x 3 m ), Jarak tanam sedang ( 3,5 x 3,5 m &#8211; 4 x 4 m ), Jarak tanam lebar ( 5 x 5 m &#8211; 6 x 6 m ). Hasil analisis menunjukkan bahwa umur 8 tahun merupakan daur fisik optimum untuk tagakan dengan jarak tanam rapat dengan riap- masing-masing 39,5 , 39,9 , dan 33,5 ha/thn. Sedang untuk jarak tanam sedang MAI tercapai pada umur 12 tahun dengan riap 30.3 dan 21,2 M3/ha/thn.  MAI pada jarak tanam lebar akan dicapai pada 21,2 dan 17,4 m3/ha/thn. Hasil ini lebih menguatkan pendapat umum selama ini bahwa A. mangium untuk tujuan kayu pulp harus ditanam rapat dengan daur 8 tahun tanpa penjarangan. Jarak tanam lebar nampaknya hanya cocok untuk kayu pertukangan tanpa penjarangan dan jarak tanam sedang cocok untuk kayu pertukangan dengan penjarangan.</span></strong></p>
<p><span id="more-67"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Jika dibandingkan dengan standar riap yang dipakai selama ini sebesar 25 M3/ha/thn pada umur 8 tahun, maka jarak tanam awal 2 x2 m, 2,5 x 2,5 m, 3 x 3 m , 3,5 x 3,5 m dengan kualitas tegakan standar sudah mampu melampaui target riap standar tersebut, dan produksi tertinggi pada jarak tanam 2,5 x 2,5 m. Perbedaan produksinya dengan 3 x 3 m adalah 15 %. Dibandingkan dengan jarak tanam 2 x 2 m hanya lebih besar 0,6 %. Jika dibandingkan dengan jarak tanam yang dipakai di HTI umumnya yakni 4 x 3 m yang diasumsikan sama dengan jarak tanam 3,5 x 3,5 m pada umur 8 tahun lebih besar 48 %.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Walaupun mempertinggi kerapatan akan memperbesar produksiakan tetapi akan menurunkan ukuran diameter, meningkatkan biaya, dan menurunkan pendapatan. Kasus penurunan pendapatan tersebut akan terjadi jika harga batang ditentukan berdasarkan kelas diameter, seperti umunya yang terjadi pada kayu pertukangan. Untuk produksi kayu pulp dan chip hal tersebut tidak berlaku. Penurunan diameter hanya akan berpengaruh terhadap biaya tebang.</span></strong> </p>
<p style="text-align:justify;">Memperapat jarak tanam awal mampu meningkatkan hasil tegakan dan menurunkan daur fisik optimum. Kelompok jarak tanam rapat 2 x 2 m , 2,5 x 2,5 m , 3 x 3 m, mempunyai daur fisik 8 tahun. Sedangkan jarak tanam sedang 3,5 x 3,5 m , 4 x 4 m mempunyai daur fisik 12 tahun. Jarak tanam lebar 5 x 5 m , 6 x 6 m mempunyai daur fisik 14 tahun. Dari segi hasil tegakan , biaya dan teknis pembuatan pola tanam 2,5 x 2,5 m , 3 x 3 m pada daur tanaman dipilih 6 tahun merupakan paling optimal.</p>
<p style="text-align:justify;">Peningkatan produktifitas tegakan melaluli pengaturan jarak tanam dan penurunan daur, mampu meningkatkan produksi 25 % &#8211; 48 %  pada umur 8 tahun dan 51% &#8211; 75 % pada umur 6 tahun dibandingkan dengan jarak tanam yang digunakan padsa HTI pada umumnya. Dengan demikian terjadi efisiensi penggunaan lahan sampai 37 %.  Dengan penurunan daur sampai 4 &#8211; 5 tahun, diperkirakan akan mampu mengurangi pencurian kayu.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/67/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/67/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=67&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/03/jarak-tanam-optimal-acacia-mangium/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Terbuka untuk Menteri Pendidikan&#8230;&#8230;&#8230;..</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/03/surat-terbuka-untuk-menteri-pendidikan/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/03/surat-terbuka-untuk-menteri-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2008 03:59:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[Bp. Menndiknas yang terhormat, Kami adalah salah satu orang tua murid yang tahun ini 2008 lulus dari Sekolah Dasar ( SD ), tentu saja sesuai dengan program pemerintah tentang wajib belajar 9 tahun, kami bermaksud melanjtkan pendidikan anak kami ke &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/03/surat-terbuka-untuk-menteri-pendidikan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=66&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bp. Menndiknas yang terhormat,</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Kami adalah salah satu orang tua murid yang tahun ini 2008 lulus dari Sekolah Dasar ( SD ), tentu saja sesuai dengan program pemerintah tentang wajib belajar 9 tahun, kami bermaksud melanjtkan pendidikan anak kami ke SMP. Dengan berbekal hasil UASBN ( Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional ) mendapatkan 26,1. Terdiri dari 3 mata pelajaran Matematika, Ipa, dan Bahasa Indonesia. Atau rata-rata 8,7. Dalam satu kelas nilai tersebut menduduki rangking ke 2. <span id="more-66"></span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Sebetulnya kami agak lega dengan prestasi tersebut setidak-tidaknya kami tidak akan kesulitan dalam mencari sekolah terdekaari tanggat dengan rumah kami yang kebetulan ada di tengah kota Bogor. Tentu saja sasaran kami adalah SMPNegeri 1 Bogor. Atau SMPNegeri 2, 5, dan 8. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Tibalah saat pendaftaran, dimulai dari tanggal 30 Juni sampai dengan 3 juli 2008. Dalam periode waktu itu passing grade terus berjalan mengikuti arus nilai pendaftar. Tetapi yang amat sangat kami sesalkan menyangkut sistim lokal yang tidak adil dan sangat merugikan. Sebelum pengumuman hasil UASBN ternyata SMP- SMP tersebut telah mengadakan seleksi lokal sekolah berupa perekrutan siswa dengan dalh atau thema &#8221; SBI, Sekolah Berstandart Internasional &#8221; ), yang lebih celaka dalah tidak semua sekolah atau siswa diundang ???? kami tidak tahu dasar pemilihan sekolah yang diundang. Akibatnya sekolah-sekolah tersebut pada saat pendaftaran reguler hanya menerima sangat sedikit. Contoh SMPN I Bogor menerima hanya 35 murid dari seleksi UASBN. Jadi sistim dasar yang dijadikan patokan untuk mengukur kualitas siswa dengan salah satu UASBN jadi tidak jelas. Padahal meskipun banyak diprotes kebijakan Mendiknas tetap tentang UASBN tetap dijalankan. Nah kami sebagai orang tua jadi bingung mengikuti sistim yang ada.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Sah-sah saja sekolah ramai ramai membuat SBI, akan tetapi mestinya tetap mengikuti sistim nasional dan berlakukan secara umum dan berkeadilan. Ingat ini sekolah negeri yang sahamnya setiap warga negara adalah sama. Mestinya kalau sistim nasional mengacu kepada UASBN ya itu yang dipakai sebagai standart penerimaan. Baru setelah masuk diadakan test untuk diseleksi siswa yang masuk SBI dan reguler. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Dengan sekolah mengadakan test SBI saja, sangat rawan terhadap penyimpangan, karena masyarakat tidak dapat mengkontrol. Ini celah-celah yang bisa digunakan sekolah untuk &#8221; bermain &#8220;. Mestinya hal ini tidak perlu terjadi karena ini menyangkut sistim. Apakah sistim ini dibuat setingkat Sekola, Dinas Kabupaten, Dinas Propinsi atau Kebijakan Nasional ???? ini yang belum jelas. Tetapi secara logika saja sudah tidak rasional, logis dan banyak celah-celah yang tidak bisa dikontrol????? Bagaimana langkah Mendiknas menghadapi ini ??????</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Demikian realitas lapangan minimal yang terjadi di Kota Bogor. Mudah-mudahan ada tanggapan atau kami harus mengadakan class action ?????</span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/66/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/66/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=66&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/07/03/surat-terbuka-untuk-menteri-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tambang dan Hutan&#8230;mana prioritas?????</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/20/tambang-dan-hutanmana-prioritas/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/20/tambang-dan-hutanmana-prioritas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 04:09:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu judul terbitan koran Tempo hari ini &#8221; Pengusaha Tambang dipungli Pemegang HPH &#8220;, Jumat, 20 Juni 2008. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral Simon F Sembiring mengaku mendapat laporan dari pengusaha pertambangan yang &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/20/tambang-dan-hutanmana-prioritas/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=64&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Salah satu judul terbitan koran Tempo hari ini &#8221; Pengusaha Tambang dipungli Pemegang HPH &#8220;, Jumat, 20 Juni 2008. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral Simon F Sembiring mengaku mendapat laporan dari pengusaha pertambangan yang merasa dikenai pungutan oleh pemegang Hak Pengusahaan Hutan ( HPH ) di Kalimantan Tengah. Hal ini telah dilaporkan ke Departemen Kehutanan dan telah dimusyawarahkan dengan Asosiasi Pengusaha Hutan ( APHI )&#8221; Tapi tak ada tanggapan dari menteri. Hasil musyawarah juga nihil &#8221; demikian statemen pak Dirjen yang dilansir oleh koran tersebut.</strong></span></p>
<p><span id="more-64"></span>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Hal tersebut mengingatkan kita pada Peraturan Pemerintah No 2 Tahun 2008 tentang Jenis Dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berasal Dari Penggunaan Kawasan Untuk Kepentingan Pembangunan Di Luar Kegiatan Kehutanan. PP ini merupakan pelaksanaan Undang-undang No. 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, yang mengatur kompensasi penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan diluar kegiatan kehutanan dengan membayar PNBP dengan tarif sesuai jenis kegiatan dan kawasan hutan yang digunakan. Dalam PP tersebut dalam pasal 1 ayat 1 dinyatakan bahwa &#8221; Jenis penerimaan negara bukan pajak dalam peraturan pemerintah ini adalah penerimaan negara bukan pajak yang bersasal dari penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan pembangunan diluar kegiatan kehutanan yang luas kawasannya diatas 30 % dari luas daerah aliran sungai atau pulau, dengan demikian dapat dianalogan penggunaan kawasan hutan yang luas kawasan hutannya kurang dari 30 % harus mengganti dengan menyediakan lahan kompensasi untuk dihutankan kembali. Sedangkan penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan diluar kegiatan kehutanan yang luas kawasan hutannya diatas 30 % dari daerah aliran sungai atau pulau, baru dapat memilih menyediakan lahan kompensasi ( penggantinya ) atau membayar PNBP. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Yang menjadi permasalahan lainnya adalah apabila penambangan memasuki kawasan hutan yang telah dibebani hak Ijin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman adn atau Ijin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam  ( IUPHHK HT atau IUPHKK HA ). PP atau Peraturan Menteri ( Permen ) belum mengatur secara detil tentang kompensasi yang harus diberikan dari Pengusahaan tambang pada kawasan hutan yang telah dibebani hak. Paling banter hanya disebutkan bahwa pengusaha tambang yang menggunakan kawasan yang telah dibebani hak harus mengganti investasi yang telah dikeluarkan oleh perusahaan yang mendapatkan hak atas kawasan hutan tersebut. Hal itu sebagai persaratan menteri kehutanan akan mengeluarkan izin pinjam pakai. Hal ini yang mendorong sering dead lock nya suatu musyawarah untuk mendapatkan mufakat. Seperti kita ketahui bersama bahwa sektor kehutanan dan sektor pertambangan merupakan sektor-sektor strategis dalam menopang pembangunan bangsa dan negara ini pada dekade ini. Meskipun dalam tahun-tahun terakhir ini dianggap sektor pertambangan lebih leading dalam posisi strategis tersebut. Tetapi betapapun strategisnya suatu sektor harus diatur dalam pelaksanaannya agar masing-masing bisa berfungsi secara optimal.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Tetapi dalam beberapa kasus dilapangan penambang ( perusahaan yang melakukan usaha penambangan ) sebelum mendapatkan ijin penjam pakai secara syah dari menteri kehutanan telah melakukan eksploitasi. Hal ini jelas secara hukum tergolong kedalam illegal minning. Belum lagi kawasan yang ditambang adalah kawasan yang telah terbebani hak. Banyak konflik-konflik dilapangan yang sepatutnya tidak perlu terjadi. Toch pada hakekatnya adalah untuk kemakmuran rakyat, seperti dalam Undang-undang no 19 Tahun 2004 sebagai pengganti Undang-undang No 1 Tahun 2004 sebagai pengganti Undang-Undang no 41 Tahun 1999. Pengelolaan Hutan diatur pada pasal 4 ayat 1, menyatakan bahwa &#8221; semua hutan diwilayah Republik Indonesia termasuk kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasi oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat &#8220;. Sedangkan pemanfaatan tambang diatur dalam Undang-undang no 11 Tahun 1967 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertambangan. Pasal 1 yang menyatakan bahwa &#8221; Semua bahan galian yang terdapat dalam wilayah hukum Negara Republik Indonesia yang merupakan endapan-endapan alam sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa adalah kekayaan Bangsa Indonesia dan oleh karenanya dikuasai dan dipergunakan oleh negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Maka perlunya diterbitkan Peraturan Pemerintah yang lebih rinci dengan memasukkan pemakaian penggunaan kegiatan diluar kehutanan yang menggunakan kawasan hutan yang telah terbebani hak&#8230;&#8230;.semoga jelas dan selesai permasalahan-permasalahan dilapangan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/64/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/64/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=64&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/20/tambang-dan-hutanmana-prioritas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TATA BATAS HUTAN dan PEMBANGUNAN HTI</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/19/tata-batas-hutan-dan-pembangunan-hti/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/19/tata-batas-hutan-dan-pembangunan-hti/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 08:42:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUTAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=62</guid>
		<description><![CDATA[Lanjutan berita HTI sebelumnya&#8230;..koran Tempo, kamis 19 juni 2008 merilis berita bisnis dengan judul &#8221; 16 Perusahaan HTI investasi Rp. 33 Triliun &#8220;. Selanjutnya dikatakan 16 perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) telah lulus uju komitmen untuk menggarap lahan seluas 1,13 &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/19/tata-batas-hutan-dan-pembangunan-hti/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=62&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Lanjutan berita HTI sebelumnya&#8230;..koran Tempo, kamis 19 juni 2008 merilis berita bisnis dengan judul &#8221; 16 Perusahaan HTI investasi Rp. 33 Triliun &#8220;. Selanjutnya dikatakan 16 perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) telah lulus uju komitmen untuk menggarap lahan seluas 1,13 juta hektar di berbagai wilayah. Nilai investasi terbesar dipegang oleh PT. Selaras Inti Semesta ( Rp. 20 triliun ), dengan luas IUPHHK HTI seluas 250.000 Ha. Perusahaan itu akan memanfaatkan wilayah hutan sungai Biyan dan Kombe, Merauke, Papua&#8230;hal ini dikatakan oleh Direktur Bina Pengembangan Hutan Tanaman Departemen Kehutanan Bejo santosa.</span></strong></p>
<p><span id="more-62"></span>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Menurut Peraturan Menteri Kehutanan No : 09/Menhut-II/2007, tertanggal 23 Februari 2007, pada Bab I, Pasal 1, yang dimaksud dengan IUPHHK HTI ( dulu disebut HPH HTI ) Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman Industri dalam hutan tanaman adalah izin usaha yang diberikan untuk memanfaatkan hasil hutan berupa kayu dalam hutan tanaman pada hutan produksi melalui kegiatan : penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pemasaran. Jadi jelaslah bahwa dengan segala kewajiban dan hak perusahaan melekat secara yuridis adalah hak pengelolaan suatu area untuk memanfaatkan hasil hutan kayu dari hasil tanaman. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Untuk mendapatkan hasil tanaman, perlunya area sebagai tempat tumbuhnya. Kawasan hutan sendiri sesuai fungsinya dikategorikan dalam kawalan lindung, yakni Kawasan Suaka Alam ( KSA ) ini terdiri dari Cagar Alam ( CA ), Suaka Marga Satwa ( SM ). Kawasan Pelestarian Alam ( KPA ) ini terdiri dari Taman Nasional ( TN ), Taman Hutan Raya ( Tahura ), Taman Wisata Alam ( TWA ), Taman Buru. Hutan Lindung ( HL ). Sedangkan dikategorikan sebagai kawasan budi daya adalah Hutan Produksi Terbatas ( HPT ), Hutan Produksi Tetap ( HP ), Hutan Produksi yang dapat dikonversi ( HPK ). Kawasan hutan untuk HTI adalah apada kawasan hutan produksi tetap dan kawasan hutan produksi terbatas.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Kondisi Batas Kawasan Hutan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Kondisi kawasan hutan secara keseluruhan ( apabila mengikuti proses pengukuhan hutan ) dapat digambarkan secara umum sebagai berikut :</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">1.  Penunjukan kawasan hutan, dari 33 provinsi yang ada di Indonesia sebanyak 30 Provinsi telah ada penunjukannya ( dengan catatan provinsi yang dalam pemekaran masih tergabung dengan provinsi induknya.  Sedangkan 3 provinsi masih menggunakan data penunjukan berdasarkan Tata Guna Hutan Kesepakatan ( TGHK ), yakni Riau, Kepulauan Riau dan Kalimantan Tengah. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">2.   Penataan batas kawasan hutan, telah ditata batas 77,62 % ( Batas Luas dan Fungsi ) berdasarkan statistik Kehutanan tahun 2006. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">3.   Penetapan kawasan hutan ini meliputi 2 bentuk : yakni penetapan batas partial dan penetapan kawasan hutan.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#008000;">Kondisi kawasan hutan di Indonesia saat ini dapat dikategorikan dalam beberapa tingkatan : a. Kawasan hutan yang belum ditata batas b. kawasan hutan yang telah ditata batas , tetapi masih dalam proses pengesahan dan penetapannya. c. kawasan hutan yang sebagian batasnya telah ditata batas, dan disahkan oleh menteri Kehutanan d. kawasan hutan yang telah ditetapkan oleh menteri Kehutanan. Data memperlihatkan bahwa walaupun penataan batas kawasan telah mencapai 77,62 % namun penata batasannya baru mencapai 66 % dan yang lebih memprihatinkan lagi kawasan hutan yang telah ditetapkan baru mencapai 12 %. Hal ini mengindikasikan adanya kendala dan permasalahan terkait dengan tindak lanjut terhadap kawasan hutan yang telah ditata batas.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>Implikasi yang tampak jelas dari tata batas kawasan hutan, antara lain adalah :</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>1.  Berlarut-larutnya proses penyusunan Rencata Tata Ruang Wilayah Provinsi ( RTRWP ) Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Tengah, yang berakibat juga pada terlambatnya penunjukan Kawasan Hutan dan Provinsi ( untuk menggantikan TGHK ).</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>2.  Berlarutnya penyelesaian konflik lahan dalam kawasan hutan.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>3.  Menjadi salah satu penyebab tersendatnya proses pembentukan unit pengelolaan hutan terkecil dalam wujud Kesatuan Pemangkuan Hutan ( KPH )</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>4.  Terhambatnya proses rencana pengelolaan kawasan hutan, yang akan dijadikan dasar penetapan pihak-pihak yang ingin memanfaatkan kawasan hutan. </strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;"><strong>5.  Simpang siurnya data/informasi rinci berapa sebenarnya potensi kawasan hutan Indonesia yang sebenarnya. Hal ini akan berakibat pada kesulitan untuk menentukan target kuantitatif dalam rencana pembangunan kehutanan.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Poin-poin diatas inilah salah satu penghambat operasional HTI di lapngan. Seakan-akan investor HTI dihadapkan pada ketidak pastian hukum. Sekali lagi perlu diingat HTI adalah usaha yang sifatnya long term, hight risk, padat modal dan dalam skala area yang relatif luas. Untuk itu perlunya dalam jangka pendek untuk dituntaskan sesuai dengan tulisan  Ali Djajono ( perencana madya pada pusat rencana dan statistik Kehutanan, Badan Planologi Kehutanan ), mengusulkan alternatif solusi sebagai berikut :</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">1.  Penyelesaian data base kawasan hutan yang meliputi antara lain: penataan dokumentasi kawasan hutan termasuk efektifitas penelusuran dokumennya. Inventarisasi rinci permasalahan kejelasan kebijakan standar penanganan terhadap perbedaan deliniasi batas kawasan hutan, kejelasan batas-batas kawasan hutan dalam peta dasar baik yang telah ditata batas sampai yang masih dalam penunjukan, kejelasan batas kawasan baru sebagai akibat dari perubahan peruntukan maupun fungsi kawasan hutan.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">2.  Penyusunan solusi hukum alternatif untuk menjamin efektifitas penyelesaian kasus konflik kawasan hutan. Peraturan perundangan yang ada saat ini dirasa belum bisa mendukung efektifitas percepatan penyelesaian konflik kawasan hutan. Termasuk didalamnya dengan menciptakan sinkronisasi hukum kawasan hutan dengan persoalan teritorial terkait dengan hutan adat.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;"> Untuk jangka panjang diusulkan :</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">1.   Mensosialisasikan batas kawasan hutan sampai ke masarakat yang paling berdekatan dengan kawasan hutan, dengan bekal kelengkapan yang dimiliki.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">2.   Menyebarkan dan menginformasikan peta batas kawasan hutan kepada pihak-pihak terkait Pusat dan Daerah ( Provinsi dan Kabupaten/Kota ), dimana peta tersebut menjadi satu-satunya acuan batas kawasan hutan yang diakui Dephut. Langkah ini untuk antisipasi awal bagi pengembangan dan pembangunan wilayah yang akan menggunakan hutan oleh institusi diluar Kehutanan.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">3.   Selalu ikut berperan aktif dalam proses-proses penataan ruang baik di tingkat Pusat maupun daerah. Termasuk kebijakan yang menyangkut teritorial.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">4.  Selalu memasukkan kebijakan pentingnya eksistensi kawasan hutan dalam kebikjakan-kebijakan ditingkat nasional maupun sektor kehutanan ( RPJP, RPJM, RKP, dll ).</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">5.   Memperkuat kelembagaan pusat dan daerah yang menagani kawasan hutan.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">6.  Memeperkuat SDM yang menangani kawasan hutan di pusat mapun di daerah.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#339966;">Dengan demikian ada kepastian hukum yang menyangkut area kerja HTI.Hal ini sangat memudahkan bagi operator dalam merealisasikan rencananya maupun bagi regulator dalam menetapkan sasaran dan target pembangunan kehutanan secara umum. Jangan sampai investor yang menanamkan modalnya akan gagal karena ketidak jelasan status hukum kawasan hutan di lokasi tempat kerja karena klaim-klaim pihak tertentu&#8230;&#8230;.yang akhirnya akan menyulitkan bagi operator maupun regulator.</span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/62/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/62/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/62/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/62/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/62/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=62&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/19/tata-batas-hutan-dan-pembangunan-hti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ASAL KATA &#8221; PEMERINTAH &#8220;dan Mental Birokrasi.</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/18/pemerintah-kemajuan-bangsa/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/18/pemerintah-kemajuan-bangsa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 09:24:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali kalau kita ngumpul di waroeng kopi timbulah thema-thema diskusi yang tanpa rencana lebih dahulu. Biasanya bertema ekonomi, politik sampai pada head line news saat ini. Kali ini pesertanya kebetulan ada temen yang lahir dan besar  di Kepulauan Riau. Sekarang &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/18/pemerintah-kemajuan-bangsa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=60&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#003366;">Seringkali kalau kita ngumpul di waroeng kopi timbulah thema-thema diskusi yang tanpa rencana lebih dahulu. Biasanya bertema ekonomi, politik sampai pada head line news saat ini. Kali ini pesertanya kebetulan ada temen yang lahir dan besar  di Kepulauan Riau. Sekarang bertempat tinggal di Jakarta dan Menado. Punya bisnis di Papua Newgini. Sering berpelancong diluar negeri khususnya China dan Amerika. Satunya lagi temen pengusaha atsiri yang sudah bangkotan, jelajah Nusantara sudah pasti apalagi jelajah luar negeri khususnya India dan China. Tentu wawasan mereka cukup untuk didengar. benar banyak hal-hal yang sebelumnya aku anggap sepele ternyata cukup menggelitik.</span></em></strong></p>
<p><span id="more-60"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#003366;">Temenku yang punya bisnis di Papua Newgini mulai membuka pembicaraan &#8221; sulit kayaknya negara kita ini akan maju &#8220; . Coba begitu sulitnya kalau mau usaha dinegara sendiri sekalipun. Mulai dari perizinan yang melelahkan, premanisme dilokasi proyek, sampai pada kepastian hukum  yang tidak jelas. Wah mau berinvestasi untuk membantu pemerintah mengurangi pengangguran aja setengah mati susahnya. Bayangkan bagaimana investor diharapkan masuk untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi bangsa ini. Paling-paling investor yang hanya membeli portofolio atau paling banter berani investasi pada sektor2 padat modal bukan padat karya. Ia, emang begitulah faktanya, harusnya kita-kita yang usaha ini pemerintah betul2 all out membantu kita agar bisa berkembang tidak malah berangsur mati agar lebih banyak merekrut tenaga kerja. Bayangkan pengangguran yang besar pada usia produktif sangat-sangat merugi baik bagi diri sendiri, daerah maupun bangsa ini. Tetapi yakinlah mereka sesungguhnya bukan bangsa pemalas hanya kesempatan yang tak kunjung ada. </span></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#003366;">Semua ini bermuara pada penjajah dulu. Belanda atau Netherlands dengan sengaja menciptakan &#8221; image &#8221; bahwa kooperatif dengan penjajah akan hidup enak, santai dan terpandang dimata masyarakat. Contoh para goverment dengan aneka privelegenya, ekonomi yang cukup, santai, tidak perlu kerja keras tetapi di masyarakat sangat terpandang. Akan sangat berbeda dengan Kang Karto yang petani, mandiri tidak bergantung dengan Kompeni, harus kerja keras dengan ekonomi kelas bawah dan sangat rentan terhadap &#8221; efek politis &#8220;. Budaya ini terbangun terus. Terlebih-lebih pada zaman ORBA. &#8221; Jika loyal maka aku kasih apa yang kau minta tetapi kalau kau berkhianat maka kuhabisin sampai anak cucumu &#8221; sesungguhnya sangat mngerikan budaya yang demikian. Karena membunuh bangsa ini dengan cara yang sangat halus.</span></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#003366;">Bangsa bisa besar dengan kekuatan ekonomi yang cukup jika ditopang oleh enterpreneur yang handal dengan jumlah yang cukup ( minimal 1 % dari seluruh penduduk suatu negara). Semakin besar maka semakin bagus karena produktifitas akan meningkat. Tetapi apa yang terjadi di negeri ini, budaya untuk menjadi pegawai, karyawan alias buruh dan khususnya pegawai pemerintah animo demikian besar. Bukan salah siapa karena bagaimanapun masyarakat melihat realitas yang ada. </span></em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em><span style="color:#003366;">Ekonomi, plotik dan budaya serta pendidikan seakan berhenti ditempat karena salah satu yang terpenting faktor birokrasi alias pemerintahan. Wah pemerintah dari kata &#8221; pe-rintah &#8221; atau tukang perintah. Suatu lembaga yang tugasnya memerintah. Siapa yang diperintah ??? Rakyat. Siapa rakyat ?? orang yang diluar pemerintah. Terus siapa yang menggaji tukang perntah??? rakyat dari pajak dan sebagainya. Wah&#8230;..la yang menggaji kok diperintah. Bahkan ada sekolah namanya &#8221; STPDN &#8221; Sekolah Tinggi Pemerintah Dalam Negeri atau APDN &#8221; Akademi Pemerintahan Dalam Negeri. Wah ini ya sekolah untuk menjadi tukang perintah&#8230;..makanya budaya kekerasan berkembang biak&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. Memang ini orang akan mengatakatan sekedar kosa kata. Tetapi penting sekali&#8230;&#8230;&#8230;kata temenku yang dari Papua Newgini&#8230;&#8230;&#8230;kalau disana para pegawai yang disebut &#8221; Publick Services &#8221; bener-bener bekerja untuk rakyat. Kita merasakan pelayanan dari mereka. Inilah yang harus dirubah dinegeri ini. Merubah cara berfikir  dari pangreh raja kepada pelayan masyarakat. Pertama perlu diusulkan perubahan nama dari pemerintah kepada pelayan publik. Tidak tepat kiranya kalau dinamakan pemerintah kecuali masih dalam alam penjajahan. Bahwa pegawai penjajah berhak memerintah, maka dinamakan pemerintah.  Sangat besar korelasi kemajuan sutau bangsa dengan birokrasi, betapa sulitnya mengadakan debirokratisasi dinegeri ini&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..tetapi dengan dirubahnya nama maka akan berubah pula mental dari dilayani menjadi pelayan dan yakinlah negeri ini bisa maju&#8230;&#8230;.SEMOGA&#8230;.</span></em></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/60/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/60/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=60&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/18/pemerintah-kemajuan-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BODOL, BOTOL, BOBOL ( saduran dari Mbah Purdie, sang Empu )</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/12/bodol-botol-bobol-saduran-dari-mbah-purdie-sang-empu/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/12/bodol-botol-bobol-saduran-dari-mbah-purdie-sang-empu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 08:27:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Bodol, adalah salah satu kata dalam bahasa jawa, yang berari rusak. &#8221; keranjange wis bodol &#8221; berarti keranjangnya sudah rusak, robek, berlubang yang besar. Tetapi &#8221; BODOL &#8221; disini berupa singkatan, yakni Berani Optimis Duit Orang Lain. Istilah ini digulirkan &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/12/bodol-botol-bobol-saduran-dari-mbah-purdie-sang-empu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=54&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Bodol, adalah salah satu kata dalam bahasa jawa, yang berari rusak. &#8221; keranjange wis bodol &#8221; berarti keranjangnya sudah rusak, robek, berlubang yang besar. Tetapi &#8221; BODOL &#8221; disini berupa singkatan, yakni Berani Optimis Duit Orang Lain. Istilah ini digulirkan oleh Purdie E Chandra, salah satu pendiri dan pengembang &#8221; Primagama &#8221; dan orang yang sangat getol menyebarkan virus enterpreneurship keseluruh antero tanah air dengan media &#8221; Enterpreneur University &#8220;, Mbah purdie inilah yang telah melahirkan ratusan bahkan ribuan enterpreneur2 baru dalam rangka mencapai target 1 % penduduk Indonesia berprofesi sebagai wira usaha. Agar produktifitas nasional bangsa ini bisa terdongkrak.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">Ajaran empu ini cukup sederhana BODOL, BOTOL dan BOBOL. Berani Optimis Duit Orang lain, berarti berani berutang. Jangan pernah usaha menggunakan uang sendiri. Gunakan uang orang lain. Ini salah satu prinsip usaha. Karena dengan menggunakan uang orang lain akan memaksa kita untuk all out kalau perlu mengeluarkan &#8221; giant power &#8220;, maka lahirlah The Power Of Kepepet &#8220;. Selain memaksa kita bekerja lebih keras juga bisa memperkecil resiko. Nyawa bisa lebih banyak kata temen2 pemain game. Memang sih kita sering dihadapkan kalimat &#8221; itu kan sulit &#8220;. Itu kalimat paling umum yang sering kita denger dan secara tidak sadar juga sering kita ucapin. Apa sih sulit itu ??? sulit itu ternyata &#8221; karena kita belum tahu caranya &#8221; kalau sudah tahu caranya maka tidak sulit. Mau contoh kalau kita main game, awalnya meskipun main pada level 1, sulitnya bukan main. Kita terus mencoba, ah ternyata lama-lama mudah. Kita naik ke level 2, begitu juga sulitnya bukan main&#8230;..terus kita mencoba ah ternya mudah dan kita coba ke level 3, akan menemui hal yang sama&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..tetapi kalau kita kembali ke level 1 atau 2 ah sangat mudah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;karena KITA SUDAH TAHU CARANYA&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.jadi sulit itu kalau kita tidak tahu caranya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..tidak ada yang sulit didunia ini kalau tahu caranya.  Gunakan uang orang lain  dan lakukanlah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</span></strong></p>
<p><span id="more-54"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">BOTOL, ini dalam bahasa indonesia, yakni sutau benda yang terbuat dari materi tertentu misal plastik atau kaca atau materi yang lain yang umumnya sebagai tempat/wadah suatu cairan. MIsal botol kecap, botol air mineral, teh botol dan sebagainya. Tetapi botol disini singkatan dari Berani Optimis dengan Tenaga Orang Lain. Kalau melihat kuadran Robert Qiyosaki. Orang yang berada pada kuadran tiga &#8221; Bisnsi Ower &#8221; mau tidak mau harus berani menggunakan tenaga orang lain. Tugas pengusaha adalah menciptakan sistem agar segala sesuatu mudah terkontrol. Bagaimana menggunakan kecerdasan dan kepintaran orang lain untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis kita. Kalau kita menjadi karyawan berarti kita di botolin orang lain&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff0000;">BOBOL, asal dari bahasa jawa yang sudah dadobsi kedalam bahasa Indonesia. Gawang kesbelasan Indonesia Bobol 4 gol. Berarti kemasukan bola. Waduk itu bobol sehingga airnya membanjiri perkampungan. Bobol berarti roboh, rusak, ambruk. Tetapi Bobol disini singkatan dari Berani Optimis dengan Bisnis Orang Lain. Bisnis yang sudah diciptakan orang lain sudah terbangun sistem, pengorganisasian, dan sebagainya. Tugas kita tinggal mengcopy saja. Bukankah kita waktu sekolah sering &#8221; nyontek &#8220;. Nah ini bisnis contekan, dan sekarang lagi marak &#8221; Frenchising &#8220;. Ini adalah salah satu cara yang paling mudah tinggal menyontek dan yang dicontek ikhlas. Sistim ini paling cocok bagi karyawan yang masih ingin berbisnis&#8230;&#8230;&#8230;semoga bermanfaat&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/54/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/54/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/54/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/54/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/54/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=54&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/12/bodol-botol-bobol-saduran-dari-mbah-purdie-sang-empu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ASAP dan BUDAYA &#8221; CARA BERBUDI DAYA &#8220;</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/12/asap-dan-budaya-cara-berbudi-daya/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/12/asap-dan-budaya-cara-berbudi-daya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 05:50:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang bulan kering seperti ini, ancaman polusi udara untuk daerah-daerah Sumatera dan Kalimantan mulai mengancam. Bahkan cakupan polusi tersebut telah sampai ke negeri jiran Malesia dan Singapura. Rakyat mereka dibikin sesak nafas dan pada sakit saluran nafas atas ( alias &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/12/asap-dan-budaya-cara-berbudi-daya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=53&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Menjelang bulan kering seperti ini, ancaman polusi udara untuk daerah-daerah Sumatera dan Kalimantan mulai mengancam. Bahkan cakupan polusi tersebut telah sampai ke negeri jiran Malesia dan Singapura. Rakyat mereka dibikin sesak nafas dan pada sakit saluran nafas atas ( alias radang tenggorokan )&#8230;&#8230;upaya prefentif dan kuratif telah dilakukan tetapi yang namanya asap kok ya tidak kapok-kapok selalu nongol. La wong beberapa hari lalu saja terpaksa penerbangan di bandara Supadio Pontianak dihentikan total karena jarak pandang yang kurang memenuhi syarat minimal, terhalang oleh asap.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Pemerintah sebagai regulator telah memasang jerat-jerat hukum. Pengusaha yang sedang membuka lahan ( land clearing ) dituding sebagai biangnya. Maka diancam dengan hukuman yang berat ( berdasarkan undang-undang lingkungan hidup ). Belum lagi kalau sempat terjadi merupakan makanan empuk bagi &#8220;pemeras-pemeras&#8221;. Upaya kuratif dibentulah SATGASDAMKARHUT ( Satuan Tugas Pemadam Kebakaran Hutan ) disetiap daerah untuk memadamkan api. Bahkan pasukan penjinak api dari negeri jiran banyak berdatangan untuk maksud serupa. Tapi sekali lagi kok asap tidak kapok-kapok&#8230;.selalu penuh melayang layang diudara sehingga pandangan gelap, nafas sesak, matahari merah bahkan tidak kelihatan pokoknya serba tidak nyaman <span id="more-53"></span>deh&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Menurut hemat penulis akar permasalahan pada budaya. Petani atau saudara-saudara kita yang mau membuka ladangnya sudah menjadi kebiasaan yang turun-temurun adalah dimulai dengan menebas, menebang ladangnya pada akhir musim hujan atau awal musim kemarau. Selanjutnya tebasan dan tebangan ladangnya dibiarkan mengering. Setelah betulbetul kering dan suasana terik agar proses pembakaran bisa sempuna. Maka dibakarlah ladangnya. Memang biasanya sudah disekat bakar secara polygon tertutup akan tetapi biasanya sekatnya tidak lebar dan daerah sekitarnya berupa tanaman alang-alang yang kering. Sehingga selain ladanya juga terikut kekabar lahan-lahan sekitarnya efek dari angin &#8221; api loncat / Jump fire &#8221; lebih buruk lagi kondisinya kalau yang terbakar adalah lahan gambut, Karena akan terjadi kebakaran dibawah tanah &#8221; sub surface &#8220;, akan terus mengeluarkan asap dan cukup sulit untuk dimatikan. </span></strong><strong><span style="color:#0000ff;">Bisa dibayangkan berapa banyak asap yang diproduksi oleh kegiatan diatas?? karena waktu prosesnya hampir bersamaan. Setelah proses pembukaan lahan tersebut para petani akan menyebar benih padi pada awal musim hujan. Kemudian akan ditinggal dan sekali-sekali saja didatangi sampai saat panen tiba. Untuk musim tanam berkutnya mereka akan pindah ke area yang lain. an lahan</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Kalau pengusaha perkebunan dan HTI masih melakukan pembakaran, maka konsekuensinya jelas karena undang-undang lingkungan akan menjeratnya. Tidak hanya perdata bahkan bisa pidana. Rasanya kalau berani melakukan itu adalah tindakan yang sangat tidak rasional antara manfaat dan resiko yang harus ditempuh. Pada prinsipnya pembakaran lahan hanya memperkecil biaya pembukaan lahan saja. Sedangkan tanpa pembakaran lahan secara teknologi dan biaya masih bisa dicover.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#0000ff;">Sedangkan untuk petani peladang kebiasaan bercocok tanam seperti itu sudah merupakan kebiasaan yang membudaya. Untuk merubah kbiasaan tersebut memrlukan proses. Sedangkan proses memerlukan waktu. Itupun kalau ada pembinaan dan pendampingan yang terus menerus dan berkelanjutan. Maksudnya adalah diarahkan untuk bertani secara efektif. Hal tersebut memerlukan perubahan displin, pengetahuan, motivasi dan sebagainya. Artinya harus betul-betul merubah dirinya. Sedangkan watak &#8221; masyarakat rural &#8221; sulit menerima sesuatu yang asing. La wong masyarakat urban saja juga susah untuk merubah diri. Inilah tantangan sekaligus akar permasalahan yang belum secara rinci terprogram untuk penyelesaiannya. Maka apabila tidak tepat menyelesaikan hakekat permasalahannya ya tidak akan pernah selesai&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;asap masih terus mengepul pada saat kemarau&#8230;&#8230;entah sampai kapan????? tanyalah pada rumput yang bergoyang&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..katanya&#8230;..</span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/53/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/53/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=53&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/12/asap-dan-budaya-cara-berbudi-daya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERUSAHAAN KOREA INVESTASI DI HTI</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/05/perusahaan-korea-investasi-di-hti/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/05/perusahaan-korea-investasi-di-hti/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 06:52:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUTAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[Direktur Bina Pengelolaan Hutan Tanaman ( BPHT ), DR. Ir. Bejo Santosa baru dilantik dalam hitungan hari, sudah melakukan uji kelayakan HTI untuk dua perusahaan Korea. Masing-masing jumlah investasinya adalah 70 juta Us $ dan 100 juta US $ ( &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/05/perusahaan-korea-investasi-di-hti/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=46&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;">Direktur Bina Pengelolaan Hutan Tanaman ( BPHT ), DR. Ir. Bejo Santosa baru dilantik dalam hitungan hari, sudah melakukan uji kelayakan HTI untuk dua perusahaan Korea. Masing-masing jumlah investasinya adalah 70 juta Us $ dan 100 juta US $ ( Koran Tempo, 5 juni 2008 ). Hal ini membawa angin segar. Kita selalu dijejali oleh berita-berita yang sifatnya negatif. Mulai dari ilegal loging, asap yang sampai ke negara tetangga, sampai kepada penghentian tebangan dalam jangka waktu tertentu (moratorium tebangan ) dan masih banyak lagi yang semakin menambah deretan terpuruknya pengelolaan hutan. Belum lagi kontraversi tentang penyewaan lahan kehutanan untuk tujuan non kehutanan ( PP no 02 tahun 2008 ).</span></p>
<p><span id="more-46"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;">Dalam pembangunan kehutanan akhir-akhir ini memang sangat memprihatinkan, banyaknya industri kehutanan yang tutup karena kekurangan bahan baku ( baca perdagangan kayu tropis dunia by Teguh Seksiono, mei 2008 ). Adanya berita yang positif ini diharapkan mampu meletakkan kembali fungsi kehutanan dalam rangka pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Indonesia. Hal ini disebabkan investasi di bidang kehutanan khususnya HTI bersifat jangka panjang ( long term investation ), padat karya, cakupan lingkup di daerah pedesaan ( areal hutan ) dan sebagainya. Investasi HTI ini sangat berbeda dibanding investasi dibidang telekomunikasi ( informasi teknologi ). Karena investasi dibidang informasi teknologi bersifat padat modal, hanya di kota-kota besar saja. Sehingga multiplier effecnyapun akan sangat berbeda. Sementara kalau kita lihat investasi asing yang menurut release BKPM ( Badan Koordinasi Penanaman Modal ) sampai bulan mei 2008 naik 105 % dan didominasi oleh sektor informasi teknologi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;">Invetasi di bidang HTI ini seharusnya kita sambut dan support baik oleh pemerintah pusat cq Departemen Kehutanan, maupun pemerintah daerah cq Dinas Kehutanan. Karena investor yang mau dan mampu berinvestasi dibidang HTI dihadapkan pada resiko yang tidak kecil. Khususnya adalah masalah lahan. Kepastian hukum masalah lahan ini sangat sumir. Karena lahan HTI adalah secara hukum berada pada kawasan hutan baik dalam peruntukan hutan produksi tetap maupun hutan produksi terbatas ( HP dan atau HPT ). Akan tetapi meskipun dalam kawasan hutan negara ( HP/HPT ) ternyata banyak desa-desa yang bersifat definitif. Artinya secara hukum mereka sah-sah saja menempati kawasan tersebut bahkan tanah=tanah mereka ada yang bersertifikat atau paling tidak ada yang suda mendapatkan Surat Keterangan Tanah ( SKT ) yang dikeluarkan oleh pejabat daerah setempat. Lebih celaka lagi batas kepemilikan antara tanah milik masyarakat dan kawasan hutan tidak jelas. Hal ini yang menyebabkan konflik yang berkepanjangan antara investor dengan masarakat setempat.  Akibatnya perencanaan yang sudah dibikin seiring investasi yang direncanakan progressnya jauh dibawah. </span></p>
<p style="text-align:justify;"> Seorang pengusaha yang dilihat paling dominan adalah peluangnya ( opprtunity ). Meskipun harus dihadang oleh resiko yang besar tetapi peluang yang besarlah pengusaha masih cukup interest untuk terjun dibisnis HTI. Seperti halnya investor asing dari Korea ini, PT. Inni Joa dan PT. Tai Young Engreen yang rencananya mendapatkan 20 s/d 30 ribu hektar yang akan ditanami karet dan kayu unggulan lainnya. Sedangkan PT. Tai Young Engrren akan menanam HTI pulp and paper. Selain dua perusahaan tersebut masih menunggu 60 perusahaan yang mengajukan izin HTI dengan luas 3,4 juta hektar.</p>
<p style="text-align:justify;">Kalau kita bicara HTI pulp saja yang tanaman pokoknya acacia mangium dapat dianalisa secara kasar sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:justify;">Biaya Total HTI/Ha   :      Rp. 10.000.000.</p>
<p style="text-align:justify;">Produksi Kayu          :      ( 7 tahun x 30M3/thn x 0,9 ( fkoreksi)= 189 M3/Ha/Daur.</p>
<p style="text-align:justify;">Nialai saat ini          :      Rp. 312.800 ( 34 US $ ) x 189 M3 = Rp. 59.119.200,-</p>
<p style="text-align:justify;">Jika dihitung biaya bunga : Rp. 10.000.000 x ( 1+(0,14% x 7 tahun )= Rp. 19.800.000,-</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya hitunglah sendiri&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">HTI merupakan lahan usaha yang masih menjanjikan dan mempunyai daya competitif dan comparatif advanted. Dengan demikian dalam dekade mendatang diharapkan kehutanan akan menyumbang ekonomi khususnya devisa yang cukup signifikan seperti dekade-dekade sebelumnya. Untuk menuju hal itu perlunya ditingkatkan kinerja dari pihak-pihak yang terkait.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=46&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/06/05/perusahaan-korea-investasi-di-hti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BBM, BLT DAN INDONESIA</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/30/bbm-blt-dan-indonesia/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/30/bbm-blt-dan-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 May 2008 01:18:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[BBM ( Bahan Bakar Minyak ) adalah energi yang berasal  dari fosil yang bersifat irreversible resourchis. Jadi betul-betul hanya bergantung pada keberadaan sumber daya tersebut. Dalam arti cadangan yang disiapkan Tuhan di alam ini. Sementara secara umum umat manusia sangat &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/30/bbm-blt-dan-indonesia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=44&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000080;">BBM ( Bahan Bakar Minyak ) adalah energi yang berasal  dari fosil yang bersifat irreversible resourchis. Jadi betul-betul hanya bergantung pada keberadaan sumber daya tersebut. Dalam arti cadangan yang disiapkan Tuhan di alam ini. Sementara secara umum umat manusia sangat bergantung kepada sumber daya ini. Bahkan bisa dikatakan tidak bisa hidup tanpa energi yang dihasilkan dari sumber daya alam ini. Karena hampir seluruh aspek kehidupannya menggunakan energi ini.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000080;">Tentu saja dalam kondisi demikian keberadaan energi ini sangat sensitif terhadap komunitas manusia baik ditinjau dari aspek pilitik dan ekonomi. Sementara sampai dengan saat ini energi yang dapat diperbaharui belum juga secara signifikan menggantikan energi yang berasal dari fosil. Padahal energi yang berasal dari fosil berefek negatif terhadap bumi secara global karena sifatnya yang melepaskan carbon ( gas emisi carbon ) yang sebelumnya terikat diperut bumi, Akibatnya terjadinya peningkatan suhu ( alias global warming/ efek dari rumah kaca ). </span></strong></p>
<p><span id="more-44"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000080;">Dalam dunia yang global ini memaksa suatu negara harus mengikuti pasar global, kalau tidak maka akan terkucilkan dari pergaulan internasional. Artinya sebuah negara terikat aturan-aturan global. Hanya masalahnya adalah apakah aturan global tersebut pas alias cocok untuk diterapkan dalam setiap negara. Artinya negara tidak sepenuhnya independen dalam menentukan suatu polecy. Termasuk dalam pengaturan subsidi BBM ( Minimal acuan harga standar selalu mengacu pada harga di New York). Nah masalah harga BBM dalam negeri ini msih salang sengkarut alias amburadul. Masing-masing pihak menggunakan sebagai alat politis. Ada sementara pihak yang mengatakan harga pokok produksi premium itu hanya Rp. 630 perliter ( Kwiek Kian Gie  dalam acara &#8220;debat&#8221; di stasiun TV One tgl 28 Mei Malam ) sementara dijual dengan harga Rp. 4500,-. Nah mestinya tidak usah menaikkan BBM dong. Karena toh harga real masih dibawah harga pasar dalam negeri Indonesia. Sementara satu pihak mengatakan dengan harga minyak $135?barrel saat ini kalau tidak dinaikkan akan menyebabkan subsidi minyak menjadi 120 Triliun, wah&#8230;.sementara APBN akan terjadi defisit yang besar. Untuk menutup itu harus ditutup oleh hutang. Ini sangat berbahaya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.nah mana yang benar???</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000080;">Tetapi apapun idealnya faktanya BBM sudah dinaikkan dan demo-demo mahasiswa masih terus berlanjut. Sementara efek &#8221; bola salju&#8221; terhadap kenaikan harga terus menggelinding mulai sektor transportasi, bahan pokok, perumahan dan hampir seluruh sektor akan terkena imbasnya. Bagi masyarakat yang berpendapatan rendah akan sangat terpukul karena nilai uangnya akan turun. Bahkan menurut koran tempo hari ini tanggal 29 Mei 2008, akibat kenaikan harga BBM akan meningkatkan orang miskin sebesar 4,5 Juta Jiwa. Total orang miskin diperkirakan 41,7 Juta jiwa atau 21,92 % dari total jumlah penduduk. Bahkan menurut Adi Wijaya Pusat Penelitian Ekonomi LIPI yang disadur tempo mengatakan bahwa tanpa bantuan BLT ( Bantuan Langsung Tunai ) jumlah orang miskin akan melonjak 16,5 Juta jiwa menjadi 53,7 juta jiwa. Suatu jumlah yang luar biasa dinegara yang selalu didengang dengungkan sebagai zamrud katulistiwa, subur tanpo kinandur makmur tata tentrem kerto raharjo, bahkan ada yang bilang &#8220;penggalan surga&#8221;. Tetapi rakyat yang miskin ( mempunyai penghasilan dibawah $1 per hari ) demikian besar. Apa yang salah ya&#8230;.???????</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000080;">Jadi jelaslah bahwa ribut-ribut kenaikkan BBM dan BLT akar permasalahan adalah tingkat ekonomi masyarakat ( indonesia ) yang masih rendah. Coba lihat statistik yang dikeluarkan oleh BANK DUNIA : Badan Pembangunan PBB ( UNDP ) yang dilansir oleh Koran Tempo Indonesia pendapatan perkapita tahun 2006 : 3310 US$. Peringkat pembangunan manusia 107. Thailand pendapatan perkapita tahun 2006 : 74440 US$. Peringkat pembangunan manusia 78. Malaysia pendapatan perkapita 12.160 US$. Peringkat pembangunan manusia adalah 63. Sedangkan Singapura pendapatan perkapita adalah 33.300 US$ dengan peringkat pembangunan manusia adalah 25. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000080;">Dari statistik diatas bisa digambarkan betapa kita jauh tertinggal oleh negara-negara serumpun. Apalagi jika dibandigkan dengan negara-negara Eropa wah&#8230;..jauuuh. Berarti yang salah adalah dalam &#8221; Pembangunan Manusia &#8220;. Hal ini yang paling mneyedihkan adalah secara umum kita tidak menyadari kelemahan-kelemahan kita. Padahal apapun yang tidak menyadari kelemahan diri maka tunggulah saat kehancurannya. Kareana tidak akan ada perbaikan. Kalaupun ada akan sangat lambat. Jangan sampai kita chouvinistic sementara secara real kita jauh ketinggalan. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000080;">Kehidupan adalah kompetisi, mulai dari individu, keluarga, masyarakat, daerah, bahkan negara. Apalagi dalam dunia global seperti sekarang ini. Dimana negara hampir tanpa sekat. Arus informasi dan budaya yang tidak bisa dibatasi. Hanya satu jawabannya &#8221; apakah kita membekali diri dengan cukup agar kita bisa berkompetisi dalam segala bidang dengan yang lain. Andai di Singapura BBM naik 100 % terhadap warganya yang berpendapatan perkapita 33.300 US $ tidak akan berpengaruh hatta disana juga tidak perlu BLT. Kalaupun ada penduduk yang masuk kriteria miskin adalah exeption, bukan massal sifatnya. Bandingkan kalau kita harus menaikkan harga BBM 100 % apa yang akan terjadi??? hanya Tuhan yang tahu.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#000080;">Jadi jelaslah bahwa kegagalan negara ini sampai dengan saat ini yang sudah 100 tahun kebangkitan nasional, sudah lebih dari 1/2 abad kemerdekaan, dan telah genap 10 tahun reformasi tetapi belum mampu membawa kemakmuran dalam keadilan bagi bangsa ini. Entah kapan???? adakah yang tahu????</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/44/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/44/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=44&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/30/bbm-blt-dan-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Membangun Banyak Pintu&#8230;..</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/28/belajar-membangun-banyak-pintu/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/28/belajar-membangun-banyak-pintu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 06:35:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[&#8221; Manusia Aku uji dengan kekhawatiran akan sedikit kekurangan makanan dan buah-buahan&#8230;&#8230;&#8230;&#8221; salah satu terjemahan bebas dari kitab suci Alquran. Selama kita hidup selalu dihantui oleh kekurangan harta. Kalau sekarang kita menjadi karyawan sangat takut sekali kena PHK &#8230;&#8230;..ntar gimana? Tau ah &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/28/belajar-membangun-banyak-pintu/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=43&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>&#8221; Manusia Aku uji dengan kekhawatiran akan sedikit kekurangan makanan dan buah-buahan&#8230;&#8230;&#8230;&#8221; salah satu terjemahan bebas dari kitab suci Alquran. Selama kita hidup selalu dihantui oleh kekurangan harta. Kalau sekarang kita menjadi karyawan sangat takut sekali kena PHK &#8230;&#8230;..ntar gimana? Tau ah gelap&#8230;..semakin ketakutan menjadi jadi&#8230;&#8230;.Begitu pula kalau kita seorang pebisnis yang hanya satu pintu pemasukan akan merasakan hal yang sama&#8230;&#8230;kalau tiba-tiba bisnisnya goncang&#8230;..gimana ya?????</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Jadi sebetulnya perasaan seperti itu sangat manusiawi karena rasa itu sudah ditempelkan oleh yang menciptakan kita. Tetapi sesungguhnya secara psychologis kurang sehat. Karena dalam kondisi yang demikian perasaan tertekan akan lebih mengemuka. Akibatnya daya kreatif dan inovatifnya tumpul bahkan cenderung sering melakukan kesalahan. Tentu kondisi begini juga mengurangi nilai kebahagiaan hidup, karena didalam hati selalu mengusik rasa ketidak tenangan. </strong></span></p>
<p><span id="more-43"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>How is the solution?? kata Robert Kyosaki salah satu penulis best seller,dengan bukunya &#8221; Rich dad poor dad, Cash flow quadrant, Retire young retire rich dsb&#8230;.mendefinisikan kaya adalah apabila besok kita mulai tidak bekerja tetapi penghasilan kita tetap dan melebihi kebutuhan. Artinya penghasilan passif income kita diatas kebutuhan kita. Jadi sangat jelas bahwa kita harus membangun penghasilan pasif income diluar penghasilan actif income. Salah satu jalan yang memungkinkan adalah membangun bisnis diluar actif income yang ada saat ini. Aktif income disini bisa dari penghasilan karyawan atau penghsilan dari bisnis. Memang kalau menggunakan otak kiri pasti akan berkata&#8230;wah tidak mudah&#8230;..tetapi itulah pintu kebahagiaan dan ketenangan. Butuh perjuangan, butuh motifasi, butuh giant power, butuh the power of kepepet. Karena baik waktu, tenaga, pikiran akan banyak tersita. Wong satu pintu saja sudah pusing apalagi lebih dari itu&#8230;&#8230;.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Lantas bisnis apa ya??? kita sebagai karyawan waktu sudah habis seharian penuh, disinilah kita mesti pinter mengatur waktu selama 24 jam yang diberikan Tuhan ini. Salah satu dengan rumus BOBOL ( Berani Optimis Dengan Bisnis Orang Lain ) artinya bisa dengan membeli frenchising&#8230;..banyak banget kok jenisnya. Tetapi disarankan yang berhubungan dengan makanan, kesehatan  dam pendidikan. Sehingga masih sangat memungkinkan kita sebagai karyawan mengembangkan bisnis tetapi kita belum keluar dari status karyawan.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong>Kalau posisi ini kita sudah dapatkan kita tinggal terus menambah outlet2. Sehingga omzet terus kita tambah. Hal ini menjadikan kita tenang dalam bekerja maupun berbisnis karena tidak kemrungsung, dan lebih santai tidak takut menerima resiko karena masih ada pintu yang lain&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..gimana???selamat mencoba&#8230;&#8230;.hehehhe</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff0000;"><strong> </strong></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=43&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/28/belajar-membangun-banyak-pintu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AMBIVALENSI&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/28/ambivalensi/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/28/ambivalensi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 03:42:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Di dunia ini selalu diciptakan berpasang-pasangan&#8230;&#8230;..begitulah nas Tuhan. Ada siang ada malam, ada pagi ada sore, ada terang ada gelap, ada pria ada wanita, ada senang ada susah&#8230;&#8230;masih banyak lagi kan&#8230;.tambahin ajalah sendiri&#8230;&#8230;&#8230;. Kenapa ya kira-kira Tuhan menciptakan begitu?? pasti &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/28/ambivalensi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=41&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Di dunia ini selalu diciptakan berpasang-pasangan&#8230;&#8230;..begitulah nas Tuhan. Ada siang ada malam, ada pagi ada sore, ada terang ada gelap, ada pria ada wanita, ada senang ada susah&#8230;&#8230;masih banyak lagi kan&#8230;.tambahin ajalah sendiri&#8230;&#8230;&#8230;.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Kenapa ya kira-kira Tuhan menciptakan begitu?? pasti ada sebab, tujuan, sasaran entah apalagi yang diluar jangkauan akal budi kita. Setidak tidaknya kita bisa menangkap bahwa tidak ada yang bersifat absolut ( mutlak ) kecuali Tuhan itu sendiri, Diluar Tuhan bersifat relatif ( Nisbi, semu, sementara, bisa berubah, wah banyak lagi&#8230;&#8230;..)</span></p>
<p><span id="more-41"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#0000ff;">Terus apa sih hubungan tulisan itu dengan apa yang ingin kau ungkapkan??? iya itu hanya intro saja kok. Tetapi penting juga agar mengerti dasar pemikirannya. Kalau kita berada pada keduanya, maksudnya kita pada posisi titik dimana dua hal yang berpasang-pasangan iitu ada pada kita&#8230;&#8230;fahamkah???? misalkan kita pada saat yang sama, tempat yang sama, pokoknya semua sama merasakan gelap  yang teramat pekat sekaligus merasakan terang yang teramat terang???? wah kayaknya kok confuse ya&#8230;&#8230;.iya aku juga sama tetapi its real&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.He he he he&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.udah ah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</span></p>
<p> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/41/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/41/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=41&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/28/ambivalensi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DIAGRAM &#8220;CARTESIUS &#8221; DAN POSISI KITA</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/27/diagram-cartesius-dan-posisi-kita/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/27/diagram-cartesius-dan-posisi-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 06:17:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Diagram cartesius terbagi ke dalam empat kuadran. Masing-massing dibelah oleh dua sumbu. Sumbu x adalah penghasilan, sedangkan sumbu Y adalah perilaku. Perpotongan dua sumbu X dan Y ada di titik nol. Dengan demikian terdapat empat kondisi : Kondisi I masuk &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/27/diagram-cartesius-dan-posisi-kita/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=36&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Diagram cartesius terbagi ke dalam empat kuadran. Masing-massing dibelah oleh dua sumbu. Sumbu x adalah penghasilan, sedangkan sumbu Y adalah perilaku. Perpotongan dua sumbu X dan Y ada di titik nol.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Dengan demikian terdapat empat kondisi :</span></strong></p>
<p><span id="more-36"></span></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><strong><span style="color:#003300;">Kondisi I masuk kuadran I ( Sumbu X Positif dan Sumbu Y Positif ) &#8221; Orang yang Kaya dan Perilakunya Baik.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#003300;">Kondisi II masuk kuadran II ( Sumbu X Negatif dan Sumbu Y Positif ) &#8221; Orang yang Miskin tetapi Perilakunya Baik.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#003300;">Kondisi III masuk kuadran III ( Sumbu X Positif dan Sumbu Y Negatif ) Orang yang Kaya tetapi Perilakunya Buruk.</span></strong></li>
<li><strong><span style="color:#003300;">Kondisi IV masuk kuadran IV ( Sumbu X Negatif dan Sumbu Y Negatif ) Orang yang miskin dan Perlakunya Buruk.</span></strong></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Sangat jelas dan rasional diagram cartesius menggambarkan posisi kita. Tinggal kita memilih akan berada pada kuadran yang mana??? Kita tahu persoalan tidak sesederhana itu. Akan tetapi minimal kita punya arah ( visi &amp; misi ) yang jelas.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Seringkali kita sebagai muslim berdoa &#8221; Robbana atina fiddun ya khasanah wa fil akhiroti khasanah waqina adhabannar &#8230;..&#8221; yang terkenal dengan doa sapu jagad. Artinya adalah kita memohon agar kita ditempatkan oleh Allah pada kuadran X positif dan Y Posisitf, kaya dan berperilaku baik. Sungguh Allah sudah menyiapkan segala sesuatunya sampai pada doa-doanya. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Bagaimana tidak menjamin kebahagiaan kalau didunia ini seseorang telah cukup apa yang diperlukannya ( Kaya ) sekaligus baik perilakunya. Dengan kebaikan perilaku maka otomatis harmoni, diterima lingkungan, banyak teman dan sebagaiinya akan berimplikasi kepada kebahagiaan didunia. Dikatan orang belum sampai keakherat telah mencicipi surga. Luar Biasa&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Sebaliknya serugi-ruginya manusia pada posisi kuadran X negatif dan Y negatif, miskin dan berperilaku buruk. Seringkali golongan ini sebagai masyarakat trouble maker. Hidup yang serba kekurangan ( baca dalam arti luas ) dan perilakunya bersifat negatif atau bisa diartikan merugikan bagi lingkungan ( yang berinteraksi dengannya. Padahal sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Kondisi dalam kuadran ini adalah sebaliknya.</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;">Life is a choise, tinggal kitalah yang memilih kita akan masuk dalam kuadran mana. Karena Allah itu sesuai dengan persangkaanmu. Ada qudroh dan irodahNya. Niat, kemauan, dan keyakinan. Merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan untuk mencapai sesuatu. Kadangkala yang justru aneh bin ajaib kita tidak punya keyakinan kita mampu memperoleh sesuatu. Inget ian wright &#8221; penemu pesawat terbang &#8221; You can fly if you think you can&#8221;.  Banyak bukti empirik yang sederhana, hanya sayangnya sulit bagi penulis untukmemaparkan disini. Entah dilain waktu&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..Up To You&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#003300;"> </span></strong></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=36&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/27/diagram-cartesius-dan-posisi-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERDAGANGAN KAYU TROPIS DAN RIMBAWAN KITA</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/perdagangan-kayu-tropis-dan-rimbawan-kita/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/perdagangan-kayu-tropis-dan-rimbawan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 08:02:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUTAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[  Kita hari ini jumat tanggal 9 mei 2008, terbelalak oleh berita di salah satu media cetak harian dengan judul “ Waspadai Perdagangan Kayu Tropis Dunia “, yang membuat tercengang bukan judulnya tetapi data-data yang sangat “nggegirisi” data-data yang lansir &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/perdagangan-kayu-tropis-dan-rimbawan-kita/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=35&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>Kita hari ini jumat tanggal 9 mei 2008, terbelalak oleh berita di salah satu media cetak harian dengan judul “ Waspadai Perdagangan Kayu Tropis Dunia “, yang membuat tercengang bukan judulnya tetapi data-data yang sangat “nggegirisi” data-data yang lansir oleh Direktur Eksekutif Greenomics Indonesia Elfian Efendi mengungkapkan, dari data Food and Agriculture Organization ( FAO ), tahun 2004-2007, “ Malaysia adalah pengekport kayu bulat tropis ( log ) terbesar didunia. Rata-rata ekspor kayu itu diatas 5 Juta meter kubik (m3) pertahun atau totalnya 20 juta M3 .” </strong></span></p>
<p><span id="more-35"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>“Pada periode yang sama ,Malesia juga sebagai pengeksport kayu gergajian tropis ( sawnwood)terbesar dengan rata-rata ekspor sekitar 3 Juta M3 setahun. Selain itu, Malesia dinobatkan sebagai pengekpor terbanyak plywood tropis, rata-rata mencapai lebih dari 4,5 juta m3 pertahun atau mencapai 18 juta m3 selama 2004-2007.</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>Data-data ini sangat menohok rimbawan indonesia, tidak saja yang duduk di birokrasi tetapi juga yang bergerak di sektor swasta. Mari kita arahkan dari sudut pandang yang berbeda. Maksud sudut pandang berbeda ini adalah baik yang melatar belakangi maupun solusi-solusi yang diusulkan.</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>Salah satu sudut pandang yang “ konvensional “ adalah kemungkinannya “ penyelundupan “ dari Indoneisia bahkan dikemukakan bahwa ekspor kayu tersebut adalah praktek legalisasi kayu ilegal dari Indonesia. Solusinya adalah memperketat ilegal loging dengan merangkul semua pihak. Jadi lebih banyak diarahkan pada penindakan /represif. </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>Dalam kondisi negara yang masih “ menderita ekonomi “, tekanan subsidi BBM, pengangguran, kurangnya investasi, penigkatan pendapatan masyarakat ( total produksi bruto nasional dan jumlah penduduk ), bayang-bayang tingginya inflasi, ketahanan pangan dan ekonnomi masarakat dengan adanya “ gejolak “ global BBM yang berimbas kepada seluruh aspek kehidupan, dan sebagainya yang semua itu bermuara pada aspek ekonomi. </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>Salah satu aspek ekonomi yang agak mundur adalah disektor kehutanan, khususnya dalam segi ekspor misal produk kayu : sawn timber dan plywood. Kalau kita lihat didaerah-daerah banyak industri-industri kehutanan yang tutup. Hal ini banyak terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Sumatera serta daerah-daerah lain. Hal ini disebabkan oleh kurangnya bahan baku, khususnya log. Efek domino dari penutupan dari pabrik-pabrik ini sangat panjang. Antara lain: terjadinya pengangguran, turunnya daya beli eks karyawan dan keluarganya, usaha2 kecil sekitar pabrik tutup, transportasi sekitar pabrik, bahkan antar pulau dan sebagainya. </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>Kita mungkin berfikir ini merupakan konsekuensi logis dari degradasi hutan ( baca turunyya riap kayu persatuan waktu ), akan tetapi tidak bisa dielakkan data yang keluar seperti yang diuraikan diatas. Apa yang salah?? Pasti ada yang salah. Baik dalam segi regulasinya ( oleh Pemerintah cq. Departemen Kehutanan ) maupun Operator ( Pemilik IUPHHK HA ). </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>Sebetulnya sistim yang diterapkan kalau semua komponen mengikuti sistim manajemen kehutanan dengan disiplin maka tidak akan terjadi degradasi volume kayu<span>  </span>( penurunan riap ). Karena dikelola secara “sustain yeld prinsiple”/ sistim kelestarian hutan. Pengembangan TPTI ( Tebang Pilih Tanam Indonesia ) dengan kewajiban enrichment planting sesuai dengan hasil sampling plotnya. Selain itu juga harus disiplin terhadap tebangan bloknya. Memang yang menjadi masalah adalah apabila IUPHHK HA sudah melakukan<span>  </span>PWH ( Pembukaan Wilayah Hutan ) maka masyarakat ikut masuk dan melakukan penebangan juga. Masyarakat ini<span>  </span>lah yang cenderung tidak terkendali karena dibiayai oleh “ cukong “ yang nota bene menjadi illegal loging. Hal inilah yang menyebabkan pengelolaan hutan tidak pada posisi “ sustained yield principle “. Akibat dari hal tersebut perusahaan demi untuk meningkatkan volume tebangan maka akan melakukan tebangan diluar blok yang telah digariskan. Akibatnya tidak terjadi jangka benah yang telah diprogramkan. Hal tersebut terjadi terus menerus menyebabkan degradasi volume kayu ( penurunan riap ) yang pada posisi dan waktu tertentu daya dukung bahan baku untuk kapasitas terpasang industri tidak mencukupi ( dalam wilayah IUPHHK HA ).</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>Tetapi kenapa masih banyak “ diperkirakan “ kayu selundupan ke Malaisia??? Dari manakah asalnya??( maksudnya adalah dari areal IUPHHK atau dari areal Hutan Lindung??atau dari areal LOA ( Log Over Area ). Atau mungkin dari areal <span> </span>yang terkena hak yang lain??? Dari areal manapun yang jelas kita harus berfikir jernih akar potensi sumber daya alam kayu tersebut tidak jatuh ketangan bangsa lain. Ini tantangan bagi semua rimbawan Indonesia tidak hanya dibirokrasi tetapi juga yang berada di swasta. Betapa secara pragmatis kita kehilangan demikian besar termasuk multiplier effeknya. Bayangkan begitu banyak tenaga kerja kita baik yang “ halal maupun yang haram “ yang bekerja dinegeri jiran khususnya dibidang industri perkayuan.<span>  </span>Padahal bahan bakunya sebagian diperkirakan dari Indonesia. Sementara industri perkayuan di Indonesia banyak yang tutup karena kekurangan bahan baku. Ini adala hal sifatnya absurd. Satu sisi pabrik-pabrik kita tutup tetapi<span>  </span>sisi lain bahan baku kita lari keluar dan dimanfaatkan bangsa lain. </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>Berarti harus dipikirkan solusi mengatasi hal ini dengan tujuan atau sasaran bahan baku bisa dimanfaatkan didalam negeri dengan tidak merusak lingkungan. Setidak-tidaknya masih dalam wilayah kontrol pemerintah Indonesia.</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong>Deregulasi dan debirokratisasi peraturan-peraturan yang ada dengan memperbaiki moral hazard petugas-petugas yang berkompeten. Memang hal ini seakan mimpi disiang bolong. Melihat situasi dan kondisi negara kita. Tetapi kalau tidak memulai dan berfikir kita mampu dan bisa mengelola sumberdaya hutan dengan baik kapan kita akan mulai ada perbaikan. Apakah kita akan membiarkan multiplier effek dari industri perkayuan dan perdagangan di nikmati oleh negara Jiran terus?????Mumupung kita memperingati 100 tahun kebangkitan Indonesia, mumpung kita sedang hangat-hangatnya memperingati 10 Tahun reformasi, mumpung lagi hangat-hangatnya pemerintah menaikkan BBM yang langsung atau tidak langsung mendistorsi perekonomian masyarakat yang berakibat semakin beratnya beban masyarakat yang berpendapatan kecil apalagi yang tidak berpendapatan????????????</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;color:#800000;font-family:Times New Roman;"><strong> </strong></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/35/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/35/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=35&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/perdagangan-kayu-tropis-dan-rimbawan-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Iklan&#8230;Otak Kanan&#8230;.Aneh&#8230;.Cespleng</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/iklanotak-kanananehcespleng/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/iklanotak-kanananehcespleng/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 06:26:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Aku sendiri pernah aktif di dunia marketing&#8230;.tetapi tidak seaneh strategi-strategi jitu yang dikembangin oleh EU ( Enterprneur University ), kadang sampai tidak masuk akal&#8230;&#8230;.atau bahkan tidak pake akal&#8230;..hehehehe&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.Tapi hasilnya wow Luar Biasa&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;hihihi&#8230;&#8230; Otak kanan yang sifatnya melompat-lompat tidak sistematis, sulit &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/iklanotak-kanananehcespleng/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=34&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><strong>Aku sendiri pernah aktif di dunia marketing&#8230;.tetapi tidak seaneh strategi-strategi jitu yang dikembangin oleh EU ( Enterprneur University ), kadang sampai tidak masuk akal&#8230;&#8230;.atau bahkan tidak pake akal&#8230;..hehehehe&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.Tapi hasilnya wow Luar Biasa&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;hihihi&#8230;&#8230;</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><strong>Otak kanan yang sifatnya melompat-lompat tidak sistematis, sulit dipahami oleh otak kiri yang sistematis, teratur dan numerik&#8230;&#8230;&#8230;kadang-kadang membingungkan&#8230;.ya kalau pusing pegangan tiang sambil mejem ya hehehe&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><strong>Tahukah anda bakmi &#8221; Mbah MO &#8221; yang sangat terkenal itu. Terletak dipinggiran Yogyakarta. Kurang lebih 15 Kg dari kota Yogyakarta. Tempat yang sangat sederhana, lincak panjang, meja&#8230;.khas warung jawa&#8230;..sangat sederhana&#8230;&#8230;tetapi yang datang wow penuh&#8230;..dan rata-rata bermobil ria alias golongan menengah keatas&#8230;..bahkan konon SBY dan para penggedhe suka makan di baki &#8221; Mbah Mo &#8220;.</strong></span></p>
<p><span id="more-34"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><strong>Tahukah jenengan cara beriklan &#8221; bakmi Mbah mo &#8221; ???? gampang katanya&#8230;untuk beriklan itu murah.meriah asal &#8220;kreatif dan inovatif &#8220;&#8230;&#8230;&#8230;..agar kreatif dan inovatif gunakan tuh otak kanan&#8230;..jangan otak kiri kagak nyampe&#8230;.malah dikira orang gila&#8230;&#8230;hahahaha&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><strong>Mbah mo sering aja bebeprgian ke yogya sambil makan di bakmi- bakmi yang terkenal. Setiap makan mbah mo ngomong sama pengunjung disitu ( konsumen yang jelas segmentasinya dan jelas hobbinya ) &#8221; ada bakmi eeeenaaak banget dipinggiran yaoyakarta&#8230;..tempatnya sih sederhana tetapi&#8230;&#8230;eenaaknya luar biasaa&#8230;&#8230;terus menerus mbah mo ngomong sama pengunjung&#8230;&#8230;&#8230;.tentu pengunjung tidak tahu kalau yang ngomong itu yang punya bakmi di pinggiran&#8230;..hehehe&#8230;orang kan jadi penasaran&#8230;&#8230;..</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><strong>Di Radio juga sering ada kiriman dari siapa untuk siapa sambil requist lagi&#8230;&#8230;mbah mo aktif ngirimin&#8230;.buat &#8221; Bakmi Mbah Mo &#8221; yang eeenaaak banget dan lagi ramai tentunya&#8230;&#8230;&#8230;.padahal yang ngirim ya mbah mo sendiri&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.&#8221; Jadilah dia Bak Mi terkenal&#8230;..terpikirkah oleh anda iklan cara begini&#8230;.???????????????????????????</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><strong>Mas bejo penjual mie keliling. Jarang laku.paling-paling 5 sampai 10 mangkok&#8230;.sampai capek berkeliling&#8230;&#8230;masih banyak sisanya&#8230;&#8230;&#8230;mutar otaklah dia&#8230;&#8230;&#8230;dia luangkan waktu seminggu berjualan tetapi tidak pake apa-apa dan tetap berkeliling&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.kalau ada yang mau beli dia katakan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.sudah habis mas&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;terus dia lakukan dalam waktu satu minggu&#8230;&#8230;&#8230;habis mas&#8230;&#8230;&#8230;habis mas&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.. Apa yang terpikir dibenak konsumen adalah wah mie nya enak banget jam segini sudah habis&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..setelah satu minggu dia jualan betulan dan ramai sampai habis betul stoknya&#8230;&#8230;hehehehe.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><strong>Ada lagi restoran yang sudah tiga hari mau lounching. Wah macem mana ya belum ketemu ide. Akhirya yang dia lakukan adalah dia pesen karangan bunga ucapan dari berbagai lembaga, seperti Indosat, Bank BCA, Primagama, dan sebagainya mengucapkan selamat atas dibukanya restoran tersebut. Cukup lumayan banyak ucapan-ucapan tersebut yang dia susun didepan restorannya. Alhasil setiap orang yang lewat akan penasaran ada restoran yang baru buka&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;ramailah restoran tersebut.</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#800000;"><strong>Udah ah capek&#8230;..masih banyak strategi yang digunakan dengan menggunakan otak kanan dan ditanggung ces pleng jika dibarengi dengan kesungguhan, keyakinan dan ridhoNYA&#8230;&#8230;&#8230;selamat mencoba</strong></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=34&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/iklanotak-kanananehcespleng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sembilan Cara Gila Jadi Pengusaha&#8230;&#8230;..</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/sembilan-cara-gila-jadi-pengusaha/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/sembilan-cara-gila-jadi-pengusaha/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 03:58:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Ciptakan masa depan dengan masa depan……………………… Pake otak kanan jangan otak kiri……………………..   Sifat Otak Kiri   Menggerakkan anggota tubuh sebelah kanan. Memori linier,matematik,sistematis,Exac. Sifat Otak Kanan ·        Menggerakkan anggota tubuh sebelah kiri ·        Imajinasi, kreasi,Impian,Inovasi,Seni………..   Bagaimana melatih otak &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/sembilan-cara-gila-jadi-pengusaha/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=32&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><em></em></strong></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Ciptakan masa depan dengan masa depan………………………</span></span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Pake otak kanan jangan otak kiri……………………..</span></span></em></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 0.25in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Sifat Otak Kiri</span></span></em></p>
<p><span id="more-32"></span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li><span style="color:#000080;">  </span>
<ul style="margin-top:0;" type="disc">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Menggerakkan anggota tubuh sebelah kanan.</span></span></em></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Memori linier,matematik,sistematis,Exac.</span></span></em></li>
</ul>
</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:0.5in;text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Sifat Otak Kanan</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="color:#000080;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Menggerakkan anggota tubuh sebelah kiri</span></span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="color:#000080;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Imajinasi, kreasi,Impian,Inovasi,Seni………..</span></span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Bagaimana melatih otak kiri ke otak kanan????????</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;"><span>  </span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>          </span>“Bisnis itu harus diisi dengan property”.</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>            </span>“Berani,optimis,dengan menggunakan uang orang lain”.</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>            </span>“ Rahasia kaya dan semakin kaya…………………..”</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">“Rahasia dan trik jitu untuk memulai bisnis dan menjalankan bisnis agar cepat sukses”</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>            </span>“Rahasia membeli property tanpa uang muka malah mendapat uang “.</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>            </span>“Rahasia membeli property tanpa angsuran “</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>            </span>“Rahasia beternak uang sehingga uang bekerja untuk kita “</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">“Rahasia menjadi pengusaha tanpa modal,tanpa keterampilan,tanpa kepintaran( BODOL&lt;BOBOL&lt;BOTOL ).</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>            </span>“Rahasia mengembangkan bisnis dengan sistim francise “</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>            </span>“Rahasia spiritual dalam mengembangkan bisnis”</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>            </span>Fungsi MENTOR :</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="color:#000080;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Eliminir Kegagalan</span></span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="color:#000080;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mempercepat keberhasilan.</span></span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-0.25in;text-align:justify;margin:0 0 0 1in;"><span style="color:#000080;"><span style="font-family:Symbol;"><span><span style="font-size:small;">·</span><span style="font:7pt;">        </span></span></span><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Wahana Komunitas Pengusaha.</span></span></em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Masuk Kamar Mandi…………………..</span></span></em></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">………….tak usah berfikir…….kurang apa ntar aja…..he hehe………………</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">BODOL&lt; BOTOL&lt;BOBOL.</span></span></em></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">BODOL = Berani Optimis Duit Orang Lain.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">BOTOL = Berani Optimis Tenaga Orang Lain.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">BOBOL = Berani Optimis Bisnis Orang Lain.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>            </span>Keyakinan itu menyebabkan keluarnya hormon : cyrotonin, Endorfin. </span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Kalau ada keraguan maka hormon itu akan keluar……….dan akan mempengaruhi keberhasilan kita.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span style="color:#000080;"><span>            </span>Kalau hormon “ Giant Power “ adalah Adrenalin.</span></span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><em><span style="color:#000080;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">The POWER off KEPEPET.</span></span><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></span></em></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">The Power of kepepet ini timbul manakala sangat-sangat kepepet. Sering orang menyebut “giant Power “ tenaga raksasa yang setiap orang memilikinya. Ini terjadi misalkan orang dikejar anjing galak………tiba-tiba hup dia bisa meloncat setinggi 2 m. Yang dalam kondisi biasa tidak akan mampu. Hal ini adalah kerja dari hormon “ adrenalin “. Hormon ini keluar diluar kesadaran kita.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Hikmahnya adalah “ jangan pernah berkata tidak bisa “……karena pada hakekatnya sesuatu itu pasti bisa………………………………………………….</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Di BOLAK BALIK…………………….</span></span></em></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Menggunakan kecerdasan emosional atau otak kanan untuk mendapatkan taktik yang jitu. Tetapi taktik ini kadang2 aneh dan biasanya memang harus aneh untuk mendapatkan terobosan. Ingat “ awal primagama “ atau teknik marketingnya “ bakmi Mbah Mo “</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Hutang Itu Mulia……………he he he…………………</span></span></em></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Orang yang menaruh dananya di Bank dan mendapatkan bunga. Salah stau adalah program deposito ( deposan )<span>  </span>pada hakekatnya adalah tangan dibawah. Karena hanya menunggu pemberian. Sedangkan (debitur ) pada hakekatnya adalah diatas karena dialah yang membayar deposan dan operational Bank. Jadi hutang itu mulia he he he he…………………………..</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Indent Rizqi……………..</span></span></em></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Sedekah didepan. Inget jangan kusut. Emang sulit harus dengan keyakinan penuh. Emangnya untuk menikmati kesuksesan begitu gampang???tidak thoh…perlu ujian yang cukup baru bisa menikmati apa itu sukses???////</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Belajar Malas………..</span></span></em></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;"><span style="color:#000080;font-family:Times New Roman;">Kalau mau jadi pengusaha harus mau dan bisa mendelegasikan pada orang lain. Kalau semua akan dipegang sendiri maka tidak akan berkembang…………</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0 0 0 0.5in;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;color:#000080;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/32/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/32/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=32&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/sembilan-cara-gila-jadi-pengusaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Senja Ini Masih Terang&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/senja-ini-masih-terang/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/senja-ini-masih-terang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 03:50:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[  Senja ini masih terang………………………………………… Meskipun semburat merah menyala Seakan menantang kan datangnya malam. Langkahku gontai menelusuri jalan itu Yang senantiasa ada mengikutiku   Senja ini masih terang……………………………….. Meskipun kegelapan mulai datang Dengan jiwa yang terpecah, memendam Kesakitan yang tiada &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/senja-ini-masih-terang/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=31&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><strong><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><strong><em>S</em></strong><em>enja ini masih terang…………………………………………</em></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Meskipun semburat merah menyala </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Seakan menantang kan datangnya malam.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Langkahku gontai menelusuri jalan itu</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Yang senantiasa ada mengikutiku</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p><span id="more-31"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Senja ini masih terang………………………………..</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Meskipun kegelapan mulai datang</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dengan jiwa yang terpecah, memendam</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kesakitan yang tiada terperi</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sampai jiwa halusku datang tanpa diundang</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Aku ini cacing, bukan ikan</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Aku <span> </span>ini kambing bukan penggembala</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Aku <span> </span>ini kerbau bukan petani</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Aku <span> </span>ini kuda bukan kusir</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Aku <span> </span>ini binatang bukan manusia</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kenapa kau mau jadi ikan</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kenapa kau mau jadi penggembala</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kenapa kau mau jadi petani</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kenapa mau jadi kusir</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Kenapa mau jadi manusia</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Padahal kau bukan itu</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Hanya khayal dan imajinasimu</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Atau malah itu semua obsesimumu?????????</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mau jadi apa saja aku tidak apa-apa</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Mau jadi cacing, kambing, kerbau, kuda, atau binatang apapun</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Asal Robbku ridho kepadaku</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Dan senja ini masih terang</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Meskipun kegelapan malam kan datang.</span></span></em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=31&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/senja-ini-masih-terang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HTI QUO VADIS</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/hti-quo-vadis/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/hti-quo-vadis/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 03:24:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUTAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[  Isu lingkungan, isu deforestasi, isu ilegal loging sangat marak dewasa ini. Hampir seluruh head line media cetak maupun elektronik memuat hal tersebut. Manusia decekam oleh fenomena global worming. Suhu bumi yang terus meningkat karena efek rumah kaca, menipisnya ozon, &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/hti-quo-vadis/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=30&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Isu lingkungan, isu deforestasi, isu ilegal loging sangat marak dewasa ini. Hampir seluruh head line media cetak maupun elektronik memuat hal tersebut. Manusia decekam oleh fenomena global worming. Suhu bumi yang terus meningkat karena efek rumah kaca, menipisnya ozon, penambahan terus menerus gas carbon dioksida ( CO2 ). Indonesia salah satu pemilik tropical rain forest menjadi sorotan dunia. Langkah-langkah masyarakat dunia telah bereaksi dan mengambil langkah-langkah antara lain dengan menerapkan eco labelling, sertifikat hutan lestari dan sebagainya. Tetapi semua itu masih belum mendapatkan hasil yang signikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Pemerintah dalam rangka reforestasi atau reboisasi melemparkan program GERHAN ( Gerakan Penanaman Lahan ) yang mengeluarkan kocek anggaran departemen kehutanan yang tidak sedikit. Sistimnya diperbaiki dibanding proyek reboisasi yang lalu. Mulai operatornya, sisitim manajemennya sampai pada teknis pelaksanaanya. Program yang telah 4 tahun berjalan, perlu dievaluasi lagi. Apakah cukup efektif seperti yang direncanakan. Karena penilaian hanya pada tahapan awal.<span>  </span>Yakni keberhasilan dari prosentase tumbuh tanaman. Selanjutnya belum jelas…..apakah ditengah jalan kebakaran, hama penyakit, tidak terpelihara, semua diserahkan pada masyarakat dan tidak ada evaluasi lanjutan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p><span id="more-30"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sebetulnya program yang berkesinambungan dan memenuhi tiga prinsip kelestarian, yakni kelstarian produksi, kelestarian lingkungan dan kelestarian sosial adalah dengan mengembangkan hutan tanaman industri, yang selanjutnya disebut HTI. Memang hal ini sangat disadari pemerintah. Bahkan pemerintah telah menerapkan target-target pengembangan HTI ini dengan cukup besar ( luasan ). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Akan tetapi HTI yang dianggap cukup sukses dan relatif dalam luasan yang cukup besar mempunyai latar belakang berbeda-beda khususnya <em>dalam segi pendanaan</em>. Sebagian menitik beratkan pada pembangunan industri lebih dahulu dengan menggunakan bahan baku hutan alam , lantas bekas tebangannya ditanami dengan sisitim HTI yakni dengan sisitim THPB ( Tebang Habis Dengan Permudaan Buatan ). Dengan demikian pendanaan HTI<span>  </span>didapatkan dari hasil keuntungan dari pabrik. Prinsip ini didahului dengan menebang lantas baru menanam ( <strong><em>Profit dahulu baru infestasiHTI</em></strong> ).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sedangkan sebagian lain didanai dari <em>“ Dana Reboisasi “</em> dengan bunga sangat rendah bahkan tahap awal bisa “nol “ persen. Banyak yang berlomba-lomba membangun HTI pada saat itu. Ada yang benar-benar ingiin membangun dan mengembangkan HTI, ada pula yang berorientasi pada “ pinjaman “ dengan bunga rendah. Akhirnya memark –up luasan dan sebagainya agar mendapatkan pinjaman yang banyak dan lunak..Akan tetapi ada juga perusahaan HTI ini memaksimalkan dana reboisasi ini untuk mengembangkan HTI dan sukses menjadi besar bahkan telah melunasi dana pinjaman kepada pemerintah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Memang hal ini suatu dilema, dalam kondisi perekonomian global seperti ini. Dalam membangun HTI<span>  </span>dengan tanpa dua fasilitas diatas, yakni <em>“ sekarang sudah tidak diperbolehkan menebang hutan alam lagi<span>  </span>dan tidak adanya pinjaman dana reboisasi. Sementara pihak perbankan juga “ ogah “ menyalurkan kreditnya karena sifatnya yang jangka panjang dan resiko yang relatif tinggi serta pemegang izin HTI hanya memegang hak pengelolaan saja ( IUPHHK HTI/Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri )</em>. Ini tantangan yang luar biasa bagi pengusaha yang akan mengembangkan HTI. Seingat penulis HTI yang “ besar “ dan “ sudah “ lestari “ yang tidak menggunakan kedua fasilitas tersebut di Indonesia belum ada. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Akibatnya pada saat ini pengembang-pengembang HTI adalah perusahaan –perusahaan yang sudah eksis ( dari menikmati dua fasilitas tersebut diatas ). Karena telah terjadi akumulasi kapital. Sehingga meskipun saat ini tanpa dua fasilitas tersebut. Perusahaan-perusahaan yang sudah eksis mampu mendanai untuk terus melakukan ekspansi usaha HTI.<span>  </span>Karena memang meskipun sifatnya jangka panjang secara analisis finansial masih sangat menguntungkan apalagi terintegrasi dengan industri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Akibatnya pendatang-pendatang baru dalam usaha HTI hampir bisa dikatakan tidak ada atau paling tidak sangat kecil sekali. Hal ini menyebabkan penumpukan kepemilikan pengelolaan HTI di Indonesia,<span>  </span>hanya dikelola oleh beberapa gelintir perusahaan saja ( bisa bersifat oligopoli ). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Untuk itu perlunya dicari solusi baik dalam tataran peraturan perundangan maupun dalam tataran teknis pelaksanaannya, khususnya dalam mengeliminir kekurangan-kekurangan dalam pengelolaan pengembangan bisnis HTI. Beberapa kelemahan dalam pengembangan bisnis HTI adalah sifatnya jangka panjang ( <em>Long term investment</em> ) dan resiko yang relatife besar ( Resiko ini bisa dipilah kedalam resiko kebakaran, resiko sosial, resiko kegagalan penanaman dsb )</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Salah satu yang memungkinkan untuk mengeliminir kelemahanan <span> </span>long term investment adalah dengan cara pengelolaan HTI yang bersinergi dengan bisnis lain yang bersifat bersifat jangka pendek ( quick yield/short term ).<span>  </span>Perlu disadari bahwa rata-rata pemegang izin HTI mempunyai luasan yang relatif luas. Hal ini merupakan potensi sumber daya lahan yang bisa didayagunakan dengan lebih optimal. Memang<span>  </span>hal ini memerlukan keterampilan manajemen yang sedikit lebih canggih. Karena harus berkonsntrasi kepada beberapa hal. <span> </span>Biasanya pengelola HTI belum mengembangkan bisnis yang sifatnya quick yield ini dengan serius. Kalaupun ada adalah sebatas pada menyenangkan masyarakat sekitar dengan program PMDH ( Pemberdayaan Masyarakat Desa Hutan ), CSR ( Corporate Social Responsibilty ), yakni berupa <strong><em>prosperity approach</em></strong> jadi berupa cost center bukan profit center.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Salah satu problem yang mendasar adalah menentukan jenis bisnis yang short term dan dalam skala ekonomis, syukur mampu menopang keseluruhan pembangunan HTI dalam kurun waktu tertentu. <span> </span>Secara mendasar bisnis yang short term tersebut adalah <em>berbasiskan pada agribusines.</em> Dengan demikian biaya pengadaan lahan, biaya persiapan lahan ( land preparation ) bisa dikombinasikan dengan pembangunan HTI itu sendiri. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Sehingga bisa dikatakan biaya pengadaan lahan dan persiapannya zero. Tentu saja dampak posistif dari haltersebut biaya yang ditanggung oleh agribusines tadi sangat rendah ( low Cost ), kondisi tersebut sangat memungkinkan memberikan benefit yang maksimal. Sementara pengembangan HTI tidak dirugikan. Karena biaya pengadaan lahan dan persiapannya memang sudah ada di posting HTI. Bahkan berdasarkan pengamatan dilapangan lahan yang “ ditumpangsari dengan “ jenis lain ( agribusines ) tanaman pokoknya jauh lebih subur dan mengalami pertumbuhan yang lebih baik dibanding yang tidak ditumpangsari.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Namun karena dalam agribusines yang sering mengalami kendala adalah di penyerapan pasar. Untuk itu diperlukan usaha yang terintegrasi. Yakni sampai pada industri hilirnya ( pengolahan pasca panen dan pengolahan lanjutannya ). Dengan demikian produk tersebut mendapatkan nilai tambah ( added value ). Syukur lagi kalau produknya adalah berupa komoditi eksport. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Kondisi diatas diharapkan keuntungan dari agribusines tersebut bisa dialokasikan untuk mendukung pengembangan HTI sampai minimal pada daur pertama. Karena setelah daur pertama dan melewati jangka benah maka diharapkan usaha HTI tersebut sudah menghasilkan keuntungan alias bisa mandiri.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Dengan perputaran bismis yang cepat, menyebabkan multiplier effek yang luar biasa bagi masarakat sekitar hutan. Masarakat dengan secara cepat akan langsung merasakan effek posistif dari kegiatan bisnis tersebut. Baik fungsi masarakat sebagai plasma atau masarakat sebagai karyawan maupun secara tidak langsung mendapatkan multiplier efeknya. Hal ini akan memperkecil resiko masalah sosial dalam pengembangan HTI. Diharapkan lebih jauh lagi masarakat akan merasa memiliki (sens of belonging ) dari proyek tersebut. Selama ini yang sering menjadikan konflik antara perusahaan dan masarakat dikarenakan menempatkan masarakat hanya sebagai penonton, bukan pemain. Akibatnya tidak ada rasa memiliki bahkan terjadinya kecemburuan sosial. Jadi jelaslah usaha-usaha yang sifatnya short term atau quick yield akan berdampak positif baik internal pengembangan HTI maupun kaitan eksternal masrakat sekitar,pemerintah daerah bahkan kepada bangsa dan negara karena secara langsung dari devisa yang dihasilkan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Peran pemerintah dalam mengadakan deregulasi dalam mempermudah pengembangan bisnis yang bersifat hasil hutan bukan kayu ( Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu/ IUPHHBK) yang berada pada kawasan yang sama dengan Izin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu ( IUPHHK ).. Meskipun kalau kita cermati bisa saja kita menggunakan lahan pada peruntukan tanaman kehidupan, atau berupa tumpangsari dengan tanaman pokok atau tanaman kehidupan maupun tanaman unggulan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">Salah satu kesimpulan yang bisa dipetik adalah bahwa satu keniscayaan pengembangan HTI dengan tidak menyertakan bisnis yang sifatnya quick yield atau short term bagi pengusaha HTI baru yang belum “<strong><em>menikmati fasilitas HTI sebelumnya</em></strong>” atau yang tidak mendapatkan <strong><em>loan atau grant dari luar negeri</em></strong>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=30&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/hti-quo-vadis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PERENUNGAN MAS BEJO</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/perenungan-mas-bejo/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/perenungan-mas-bejo/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 03:13:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Bejo adalah nama khas jawa, salah satu etnis terbesar di negara adiluhung ini. Nama yang identik dengan nama pasaran. Dia dilahirkan ditengah dusun kepulauan madura, cuman dari kecil dia sudah hidup di sekitar kota solo. Wajahnya biasa-biasa saja, malah bisa &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/perenungan-mas-bejo/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=29&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Bejo adalah nama khas jawa, salah satu etnis terbesar di negara adiluhung ini. Nama yang identik dengan nama pasaran. Dia dilahirkan ditengah dusun kepulauan madura, cuman dari kecil dia sudah hidup di sekitar kota solo. Wajahnya biasa-biasa saja, malah bisa disebut culun. Dalam usia 35 tahun, Bejo atau sering disebut mas Bejo ( oleh temen2 sekampungnya ) sedikit nervous alias gamang alias gugup dalam menghadapi kehidupan ini.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sebetulnya aku hidup ini untuk apa??kenapa aku hidup??apakah aku sudah direncanakan untuk hidup??perencanaan seperti apa??kenapa aku hidup disini??kok tidak disana?? Kenapa saat ini ada orang menangis tetapi dalam waktu yang sama ada orang yang sedang tertawa terbahak-bahak??kenapa ada orang yang miskin, papa, susah sebaliknya ada yang kaya raya??kenapa ada orang yang lahir pinter, cerdas, sebaliknya ada orang yang bodoh, klowor, ora dongan, telmi???? Wah banyak banget kontradiktif-kontradiktif yang bikin puyeng. Tetapi aku ingin punya jawaban yang jelas, gamblang dan bisa diterima akal. Jarene mas Mahasiswa harus dapat jawaban yang Ilmiah dan Reseonable. </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p><span id="more-29"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Sebetulnya mas Bejo pendidikan formal hampir tidak pernah mengecap. Hanya beberapa tahun menikmati pendidikan di pesantren salafiah. Yaitu pesantren yang mengajarkan kitab-kitab kuning. Mas Bejo sempat menamatkan safinatun najah dan sulam taufiknya imam munawai, Riyadhusholihin, Nahwu, shorof, dan sedikit Tasawuf. Meskipun begitu mas Bejo tergolong murid yang cerdas secara alamiah dan cenderung berfikiran dan berprinsip lurus. Sampe oleh temen-temennya disebut “ samin “. Sebetulnya sifat samin ini konon kabarnya berasal dari suatu daerah di Purwodadi, Jawa Tengah. Daerah tersebut dihuni oleh suatu komunitas manusia yang berperilaku aneh kalau dipandang dari sudut pandang manusia modern. Komunitas samin tersebut berperilaku “apa adanya “ jujur sejujurnya, bloko sutho. Itu dalam segala hal. Baik dalam berbicara maupun dalam bermuamalah. Beda dengan masyarakat modern yang dengan kecanggihan tipunya. Kecanggihan dalam merekayasa sesuatu, kecanggihan dalam mengkorup sesuatu, kecanggihan dalam menjalani hidup dengan kepalsuan.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Aku hidup ini untuk apa??sebelum bisa menjawab itu, harus tahu dulu hidup itu apa sih??what is a meaning of life?? Kita dikatan hidup kalau dalam tubuh kita lengkap ada 4 unsur : Angin, Air, Api, Bumi. Salah satu hilang maka kita dikatakan orang mati. Nah kalau ada empat unsur berarti dikatakan hidup. Kemudian pertanyaan awal kembali??kalau ada unsur ( baca benda ) berarti ada sesuatu yang mencipta benda itu. Karena benda itu tidak ujug-ujug ada dengan sendirinya. Lantas siapa sesuatu yang Maha Hebat yang menciptakan unsur-unsur manusia??pasti lebih dari manusia itu sendiri. Karena yang menciptakan kursi tidak serupa dengan kursi. Yang menciptakan mobil tidak serupa dengan mobil. Pasti jauh lebih canggih yang menciptakan itu. Itulah Tuhan Allah…….</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Siapakah Tuhan Allah itu?? Keterangan itu adalah La kamith lihi syaiiun “ tidak menyerupai terhadap segala sesuatu. Tidak bisa dibayangkan, dimetaforakan, atau diapapun. Terus bagaimana ya aku “nggagapin adanya Tuhan”. Sebab kalau aku bener-bener yakin adanya Tuhan mestinya aku jauh lebih hati2 dalam setiap kata dan perbuatan. Sangat aneh dan janggal bahkan gila alias tidak masuk akal orang yang yakin adanya Allah tetapi masih melakukan kata dan tindakan yang menyimpang…..aneh, pembual dan munafik adanya kepercayaan pada<span>  </span>Tuhan “ itu fikiran yang ada dibenak mas Bejo “. Bagaimana fikiran manusia sebgai ciptaan akan nyampai.???tidak…..paling banter pikiran manusia akan nyampai pada jalan menuju Tuhan Allah, bukan nyampai pada Dzat Tuhan Allah itu sendiri. La khaula wala kuwata illa billahil aliyil adhim.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Untuk bisa mengetahui keberadaan Allah diperlukan dogma “kepercayaan”. Dogma tersebut bisa didapat dengan hidayah dan inayah Allah. Jadi kita bisa beriman kepada Allah adalah karena atas pemberiannya yakni lewat hidayah dan inayahnya. Tanpa pemberiannya kita tidak akan bisa mendapatkan percaya pada Allah. <span> </span>Konon menurut cerita di buku yang berjudul Foklor Maduranya EMHA Ainun Najib pada zaman Sunan Kudus ( salah satu ajajran wali songo ), <span> </span>Dalam pesantrennya ada salah satu santri yang namanya Saridin. Dalam kebiasaan dalam pesantren tersebut setiap baca Al qurnan dilantunkan dengan nada-nada yang indah “ ghuzaini I. II,III,IV,V, hujaz, dsb “ pokonya sangat merdu……….tak terkeculai dalam ikror “ Syahadat “.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Pada hari itu seluruh santri berkumpul di halaman pesantren, termasuk Sunan Kudus untuk mendengarkan komitmen ketuhanan dan keislaman Saridin, bahkan diikuti warga kampung sekitar pesantren. Saridin berada ditegah-tengah berdiri tegap. Waktunya tiba…..Saridin komat kamit kayak baca mantera, santri-santri pada sepi,tegang karena siap-siap pengin mendengarkan komitmennya Saridin. Tiba2 Saridin berlari sangat cepat dan naik ( manjat kelapa ) dengan tangan dan kakinya, dadanya tidak menempel pada pohon. Saridin memanjat terus sampai pelepah ternyata dia terus memanjat sampai diatas buah2 kelapa dan sampailah dipucuk pohon dan dia menjatuhkan diri…….pada teriaklah para santri sambil pada menutupi wajahnya. Mereka membayangkan kengerian yang luar biasa………tetapi sampai waktu yang diperkirakan tiba tidak ada bunyi layaknya orang jatuh dari ketinggian. Ramai ramailah para santri mendekati tubuh Saridin yang terbujur. Sebelum para santri sempat menolong, Saridin sudah bangkit seakan tidak terjadi apa-apa. Maka gegerlah pada tercengang dan tidak percaya akan apa yang terjadi. </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Akhirnya Sunan Kudus mengumpulkan para santri dan warga setempat di Masjid. Sunan Kudus mengatakan kepada seluruh hadirin dengan Saridin yang ada di sampingnya “ Saridin barusan melakukan syahadat. Saridin tidak membaca syahadat tetapi melakukan komitment terhadap syahadat. Kalau hanya membaca sangat gampang, anak kecil yang berumur 1,5 Tahun<span>  </span>aja bisa membaca syahadat.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Apakah kamu tidak takut Din?? Tanya Sunan Kudus. Ya takut Sunan. Tetapi kenapa kamu melakukan itu??karena mati dan hidup ada di tangan Allah bukan karena jatuh dari pohon kelapa dan sebagainya…..kita diam disini bisa mati kalau Allah berkehendak. Kejadian seantero dunia raya maya pada ini terjadi karena kehendak Allah. Hanya manusia sering sombong seakan dialah subyek apadahal manusia adalah obyek. Subyeknya adalah sang khalik “ penjelasan Sunan Kudus yang diamini oleh para hadirin……itulah keyakinan kepada Tuhan Allah. Tidak akan takut oleh apapun. Hanya pasrah dan bertekuk lutut dengan Tuhannya. Bagaimana kekokohan fondasi dasar keimanan dalam mengarungi hidup sangatlah penting. Kalau fondasi lemah pada suatu saat terkena tekanan badai akan oleng, terhempas dan terkandas. Sepanjang masih angin sepoi-sepoi tidak terasa……tetapi dari pengalaman pasti akan melewati badai yang sedemikian dahsyat menurut ukuran masing-masing.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Jadi untuk apa kita hidup sudah jelaslah sekarang, seperti yang disitir dalam alquran “ tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadat kepadaku “ jelas untuk apa kita hidup adalah untuk beribadah dengan Sang Khalik. Ibadah jangan dibayangkan hanya ibadah ritual saja. Tetapi mengandung arti yang sangat luas, segala yang baik dan diniatkan untuk ibadah adalah ibadah termasuk saat kita tidur sekalipun. </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Masih banyak pertanyaan yang ada di benak mas Bejo. Tetapi setidaknya dia sudah sedikit lega dari pertanyaan yang mendasar dia sudah dapat menyelesaikan. Mas Bejo mencoba untuk berkontemplasi sambil membaca wirid-wirid kalimah thoyibah “ La illaha ilallah…………” dengan harap terkuaklah hijab yang akan mampu menguak misteri rahasia-rahasia alam yang demikian remang-remang alias tidak jelas ini. Kontemplasi mas Bejo kayaknya sudah mulai dalam……tiba-tiba sekelbat bayangan putih, dibarengi dengan rasa bulu seluruh badan berdiri, kemudian hawa dingin mengalir dari ubun-ubun sampai keujung kaki.. Assalamualaikum…..tiba-tiba bayangan putih tadi memberi salam, baunya wangi haluuus, melebihi minyak apapun yang telah dan pernah mas Bejo hirup. Dengan terbata-bata dijawablah slam tersebut Waalaikum salam warohmatullohi wabarokatuh…………..Hai bani adam yang mulia, aku baca dalam qolbumu dan akal fikiranmu menyembur banyak pertanyaan-pertanyaan, yang engkau yang membikin engkau bingung dan puyeng bukan??Benr, dengan gemtar……</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Ketahuilah Tuhanmu maha mutlak kepemilikannya atas seluruh isi alam. Beliau punya saham 100 % dan tidak ada selainnya yang punya saham hatta 0.0001 % pun. Maka keputusan-ke-putusanya mutlak. Tidak bisa diganggu gugat dan di vetto. Memang didunia diciptakan berpasang-pasangan, ada siang ada malam, ada miskin ada kaya, ada baik, ada buruk. Itulah keadilan Tuhan. Wah mulai mas Bejo setelah disinggung tentang keadilan mulai berani karena emosi dendam. Mana ada keadilan satu sisi diciptakan miskin, papa, bodoh sementara yang alain kaya, enak???Ketahuilah ukuran-ukuran yang dipakai manusia dan ukuran-ukuran atau parameter yang diapaki Tuhan berbeda.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Manusia hanya tahunya kulit sudah sombong seakan tahu segalanya…….Allah punya parameter sendiri dalam menetapkan hukum-hukunya.<span>  </span>Secara umum kukatakan bahwa cara pandang “ dunia “. Kalau bani adam memandang dunia adalah tujuan, maka itulah awal kesalahan…..dan cenderang rentan secara mental serta memperlakukan materi sebagai tuhannya. Karena bani adam yang seperti itu akan lebih mencintai tuhan harta, tuhan keluarga dari pada Tuhan Allah yang hakiki. Karena harapan dia adalah kemuliaan dunia, kekayaan dunia, dia silau oleh materi……padahal hadup didunia itu nisbi, relatif. Artinya bahwa sesuatu tidak mutlak. Selalu ada plus dan minus. Sementara kalau bani adam memandang dunia adalah tempat bercocok tanam dan panennya diakherat “ sesuai hadist Rosul “ maka cara pandangnya akan luas dan lebih mampu memaknai setiap kejadian apapun manis atau pahit. Bagniya samikna waathokna……Padahal dalam alquran sudah sangat jelas bahwa 1 tahun dakherat sama dengan 1000 tahun didunia. Coba berbandingannya demikian jauhnya. Artinya dunia ini sangat sementara “ mampir ngombe “.<span>  </span>Jadi apapun kondisi didunia harus tetap konsisiten pada posisi : Syukur dan Sabar. Karena apapun<span>  </span>yang kondisi dia sedang hadapi pada hakekatnya sementara tidak mutlak. Sepanjang tetap berpegangan pada rambu-rambu Allah dan Rosulnya. Memandang dunia ini dengan biasa-biasa saja. Mas Bejo yang hidup bersahaja, lurus, bekerja keras dengan seluruh ruh kerja kerasnya diniatin ibadah, tekun dalam ibadah ritual dan sosial. Karena keyakinannya berujung pada kesejatian atau keabadian bukan pada kesementaraan. </span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;">Allah itu punya hak absolut untuk menetapkan sesuatu ( Qudroh ) tetapi Allah juga punya kehendak ( IRODAH ). Wah bikin mas Bejo agak puyeng. Bagaimana ya kalau Qudroh Allah tiba-tiba tidak sesuai dengan kehendak Allah. Berarti Qudroh Allah bisa dirubah dong dengan Irodahnya. Begitu hasil konklusi pemikiran mas Bejo. Dengan demikian kalau kita pada posisi tertentu dan kita ingin perubahan, maka mau tidak mau atau suka tidak suka harus ada irodah Allah tanpa irodah Allah maka tidak akan pernah terjadi. Doa adalah bagian dari meminta kepada Allah agar irodahnya sesuai dengan keinginan kita, Hanya masalahnya apakah keinginan kita sesuai dengan kehendak Allah dan itu yang terbaik atau keinginan kita tidak sesuai dengan kehendak Allah dan itu yang terbaik pula. Manakala keinginan kita sesuai dengan kehendak Allah maka kita katakan akan tercapai apa yang kita cita dan inginkan. Tetapi manakala keinginan kita tidak sesuai dengan kehendak Allah maka menurut kita itu tidak tercapai. Padahal tetap tercapai hanya bentuknya yang lain dan pasti yang lebih baik ( menurut pandangan Allah ).</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Times New Roman;"><span> </span>Wallu a&#8217;lam bishowab.</span></span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><em><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;"> </span></em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/29/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/29/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=29&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/05/26/perenungan-mas-bejo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cash Flow Quadrant dan Interpreneur</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/29/cash-flow-quadrant-dan-interpreneur/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/29/cash-flow-quadrant-dan-interpreneur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Feb 2008 04:12:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat kecil kita sering ditimang-timang oleh orang tua kita, le (panggilan anak lelaki jawa ) kalau nanti kamu besar mau jadi apa? umumnya akan menunjuk menjadi doker, guru, tukang insinyur dan sebagainya&#8230;.coba kita pikirkan kok tidak ada ya yang &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/29/cash-flow-quadrant-dan-interpreneur/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=20&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Pada saat kecil kita sering ditimang-timang oleh orang tua kita, le (panggilan anak lelaki jawa ) kalau nanti kamu besar mau jadi apa? umumnya akan menunjuk menjadi doker, guru, tukang insinyur dan sebagainya&#8230;.coba kita pikirkan kok tidak ada ya yang pengin jadi pengusaha gitu.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Dalam bukunya motivator dunia Robert Kyosaki &#8221; Cash Flow Quadrant &#8221; membagi profesi yang berkaitan dengan pendapatan menjadi empat quadrant ( Bagian ) yang masing-masing mempunyai kekhasan. Umumnya, caranya, hasilnya, konsekuensinya&#8230;&#8230;dan sebagainya.<br />
<span id="more-20"></span><br />
Quadrant I ( Employee ) : Karyawan, orang yang bekerja untuk orang lain. Mayoritas masyarakat berada pada quadrant ini karena umumnya karena tujuan-tujuan pragmatis. Mudah mendapatkan, &#8221; aman &#8220;, &#8221;ada kepastian &#8220;, dan sebagainya. Coba kita telaah secara kritis : 1. Secara pendapatan pada umumnya akan mengikuti garis lurus miring sebesar dengan sudut sebesar inflasi. Harsus bekerja terus menerus tidak ada kebebasan waktu. Eight to Five ( istilah temen-temen ), harus dalam penjara yang tidak ada jeruji besinya, diawasi terus menerus, bahkan bagi karyawati untuk menunaikan tugas keibuannya harus menggunakan taktik yang jitu ( itupun kalau ada fasilitasnya ). Pokoknya serba terbatas baik waktu, pendapatan, hubungan sosial dan sebagainya. Tetapi kenapa mayoritas masyarakat di quadrant ini ???? yang paling banyak mempengaruhi menurut hemat kami adalah hambatan budaya. Baik cara berfikir, cara bertindak, manajemen resiko, kerja keras ( kebalikan dari budaya priyayi yang santai tetapi kaya ), presepsi masyarakat, penghargaan terhadap proses, penghargaan dari pemerintah, support pemerintah, hambatan birokrasi, dan sebagainya.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Hambatan budaya ( Cara berfikir ): pada umumnya kita dibentuk oleh kebiasan yang simple ( instan ), malas berfikir keras agar kreatifitasnya keluar, tidak komperehensif alias sepotong-sepotong. Kebiasaan yang demikian akan lebih cocok pada quadrant employee. Karena syarat dari interpreneur adalah berfikir kritis, komprehensif, berfikir dan bekerja sangat keras untuk menghasilkan pendapatan yang tidak terbatas.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Hambatan budaya ( Cara bertindak ) : Ini paling banyak ditemui dilapangan juga, bagaimana secara keilmuan dan pengetehauan cukup, referensi cukup, peluang ada, tetapi hambatannnya tidak berani atau mau melakukan ( Just Do IT !!!!! ). Kalau-kalau&#8230;.terus pikiran negatif yang paling banyak mewarnai, akhirnya hanya berkhayal saja dan tidak ada hasil apapun. Fokus yang dilihat adalah yang gagal&#8230;tuh lihat si Eko gagal susah sekarang hidupnya, padahal semua itu proses. Kalau lihat keberhasilan orang akan dicari alibi &#8221; wajar kalau orang itu sukses &#8221; dan kalau kita wajar tidak sukses. </em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Hambatan budaya ( Manajemen resiko ): Mereka umumnya tidak memahami manajemen resiko, seakan interpreneur adalah terjun bebas dan all risk dipertaruhkan. Ini juga dialami penulis cara berfikir seperti ini. Padahal tidak, resiko bisa kita kelola dengan apik tetapi dengan tetap gigih menjalankan usaha sampai tingkat resiko bisa seminimal mungkin dalam &#8221; mempengaruhi &#8220;kehidupan kita. Secara detail setiap orang akan berbeda karena latar belakang, assets, jenis usaha yang sangat bervariasi.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Hambatan budaya ( Kerja keras ) : Bahwa sesungguhnya secara umum kita ini seharusnya termasuk bangsa yang pekerja keras, karena kita ini termasuk bangsa agraris. Lihat petani, pagi buta sehabis subuh sudah berangkat pulang petang. Datanglah bangsa penjajah yang dengan sengaja mengkebiri &#8221; budaya kerja keras&#8221; dengan menciptakan strata-strata dalam masyarakat. Salah satu strata yang terhormat adalah strata priyayi yang tidak harus kerja keras, asal berkolaborasi dengan penjajah maka hisupnya akan sejahtera.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Hambatan-hambatan budaya yang lain : Presepsi masyarakat, support pemerintah, hambatan birkrasi. Pada umumnya dimasyarakat definisi bekerja adalah harus jelas berangkat pagi pulang petang, dengan pakain resmi. Baru dikatakan bekerja. Sementara bagi interpreneur jam kerja tidak mengikuti umumnya. Waktu harus dikelola sendiri dan dengan sunngguh-sungguh sehingga efektif dan efisien. Dengan semboyan &#8221; Efisien or Die &#8220;. Belum lagi menghadapi hambatan birokrasi &amp; support pemerinyah. Kalau kita lihat dinegara tetangga &#8221; Australia &#8220;. Kalau ada warganya yang sedang mengembangkan suatu unit usaha dan memperkerjakan tenaga kerja maka pemerintah akan mensupport karena sudah membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran. &#8221; Apa yang bisa dibantu &#8221; kata petugas dinegara sana. Sementara dinegara kita mulai dari ribetnya perizinan, sampai keperluan pembelian BBM pun setengah mati, terancam oleh sangsi hukum dan sebagainya dan sebagainya&#8230;bagaimana jiwa interpreneur akan tumbuh yang akan membantu mengurangi pengangguran yang demikian besar dinegara kita ????????????</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>QUADRANT  II ( Self Employee )</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Pada quadrant ini umumnya dihuni oleh orang-orang profesional, seperti : Dokter, Notaris, dan sebagainya. Pada intinya pada quadran ini orang masih harus bekerja keras sendiri dan tidak bisa diwakilkan. Jadi besar pendapatan tergantung waktu yang harus dialokasikan untuk melaksanakan jobnya tersebut. Biasanya untuk mencapai posisi ini harus melewati jenjang pendidikan yang khusus. Proporsi dalam masyarakat umumnya relatif sedikit pada quadran ini.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>QUADRANT III ( Interpreneur ) : Pada quadrant ini mempunyai waktu yang tidak terbatas, pendxapatan yang tidak terbatas. Semua berpulang pada manajemen diri. Ciri -ciri pada quadrant ini adalah berfikir kraetif memaksimalkan otak kiri dan kanan. kecerdasan Intelegensia, Emosional dan spiritual  sangat diperlukan. Manajemen resiko yang apik, mental yang tangguh, mempunyai jejaring yang luas.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Tujuan para pemain di quadran ini adalah membangun assets. Ini tidak akan mungkin dilakukan oleh quadran-quadran lain. Karena dengan terbangunnya assets maka bisa memasuki quadran IV, yakni kemerdekaan waktu dan kebebasan finansial.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Quadran ini betul - betul merupakan tantangan. Kata orang bisa membikin hisup lebih hidup. Seangat tanpa kenal lelah. Sangat berbeda pada posisi kita sebagai employe. Mudah capek, malas, karena hanya menunggu waktu gajian. Disini menjanjikan matahari yang bersinara terang. Kalau dalam istilah kapitalis &#8221; Pensiun muda pensiun kaya &#8220;.Usia berapakah kita akan pensiun ????????</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>QUDRANT IV ( Kmerdekaan Waktu dan Kebebasan Finansial )</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Pada quadrant ini bukan lagi kita bekerja untuk mencari asset. Tetapi Assets yang telah bekerja untuk kita. Otomatis kita tidak perlu bekerja lagi tetapi penghasilan akan terus bertambah. Kita bisa melakukan apapun tanpa dibatasi oleh waktu. Melakukan wisata, ibadah atau apapun yang kita inginkan. Definisi kaya menurut Robert Kyosaki adalah apabila kita esok menyatakan berhenti bekerja apakah kekayaan kita akan terus bertambah. Jadi pada saat itulah kita bisa menyatakan diri kita pensiun dan bisa menimati apapun&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.apa yang kita mau&#8230;&#8230;&#8230;..MAU&#8230;&#8230;&#8230;HAYooo&#8230;&#8230;&#8230; </em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=20&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/29/cash-flow-quadrant-dan-interpreneur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dialog Imajiner antara Mbah Sastro &amp; Kiai Juned</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/27/dialog-imajiner-antara-mbah-sastro-kiai-juned/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/27/dialog-imajiner-antara-mbah-sastro-kiai-juned/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 08:01:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/27/dialog-imajiner-antara-mbah-sastro-kiai-juned/</guid>
		<description><![CDATA[Malam itu nampak hening aku sedang termangu diteras beranda depan rumah, semilir angin sepoi udara pegunungan gunung Salak seakan menyapaku dan mengucapkan salam, tiba-tiba dikanan kiriku sret&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;dua orang makhluk hidup berupa manusia aneh, misterius kadang-kadang ngedap-ngedapi yakni mbah Sastro dan &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/27/dialog-imajiner-antara-mbah-sastro-kiai-juned/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=18&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Malam itu nampak hening aku sedang termangu diteras beranda depan rumah, semilir angin sepoi udara pegunungan gunung Salak seakan menyapaku dan mengucapkan salam, tiba-tiba dikanan kiriku sret&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;dua orang makhluk hidup berupa manusia aneh, misterius kadang-kadang ngedap-ngedapi yakni mbah Sastro dan Kiai Juned.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Setelah shlolat begini mbah Sastro merasakan  apa ya mbah ?tiba-tiba kiai Juned membuka percakapan. We lha yo merasakan , bebas lepas tidak ada beban dan berharap ibadahku diterima dan diberikan pahala yakni berupa surga dan diajuhkan dari api neraka. &#8221; Oh jadi sholat mbah Sastro terasa sebuah kewajiban gitu, kalau udah sholat rasanya enteng alias ringan tidak ada beban, terus ada harapan masuk surga gitu &#8221; kiai Juned menoba menekankan kembali jawaban mbah Sastro. Jadi ibadah mbah Sastro seperti ibadahnya para buruh, yakni bebas kalau sudah melakukan kewajiban dan sekaligus seperti pedagang alias berjual beli dengan Allah, minta pahala dan surga dari ibadah kita. Lantas seperti apa? la wong jelas di Alquran begitu kok. Ayak-ayak wae&#8230;kata mbah Sastro. Tambah bingung aku. Yakin yang mana?entahlah&#8230;..tiba-tiba aku kaget mendengar suara  kiai Juned sedikit meninggi. &#8221; itulah kalau mempelajari sesuatu apalagi alquran sebatas kulit tidak sampai dalam hakekat ( meminjam istilah filsafat sampai radixnya ). Untuk apa sih sholat ? emang kalau kita tidak sholat Allah rugi, sedih, maka kalau kita sholat akan dikasih hadiah berupa pahala dan sorga, dan sebaliknya kalau kita tidak sholat akan dihukum. Emang Allah maha penghukum dan pendendam&#8230;&#8230;&#8230;.Wah tambah bingung aku&#8230;&#8230;&#8230;..&#8221; itu semua merupakan gambaran salah. Menggambarakan Allah dengan serupa makhluk&#8230;..tidak-tidak&#8230;&#8230;tidak begitu,  kiai Juned terus kayak peluru M16 ditembakkan tidak ada jeda sedikitpun. Terus apa dong kegunaan sholat. Betul sholat sarana untuk mengingat Allah tetapi sesungguhnya mengingat Allah itu tidak hanya pas sholat tapi any time sepanjang jantung kita berdetak kita senantiasa harus mengingat Allah. &#8221; dan ingatlah Tuhanmu baik dikala pagi dan petang &#8220;. Kalau sudah setiap saat kita diharuskan mengingat, terus sholat bagian dari setiap saat itu. Jadi fungsi mengingat hakekatnya udah hilang. Banyak sekali makna dan kegunaan sholat tapi kalau diperas adalah sebagai perwujudan rasa syukur makhluk kepada khaliknya. Makna syukur harus diartikan secara luas. Manusia yang terdiri antara ruh dan empat unsur angin, api, air, dan bumi yang sejatinya adalah adam. Hilang salah satu unsur maka meninggallah manusia itu. Berpisahnya ruh dan raganya (kurungannya). Keberadaan empat unsur tersbut wajib disyukuri keberadaanya.<br />
<span id="more-18"></span><br />
Sampean ingetkah waktu membaca takhiyat dalam sholat&#8230;&#8230;&#8230;kata kiai Juned. Kalau diartikan secara luas salah satu potongannya adalah keselamatan kepada para nabi dan mudah mudahan Allah memberikan kebaikan dan keberkahan, dan keselamatan mudah-nudahan tercurah kepada para ahli ibadah dan sholih. Adakah telaahan kritis disitu ? tanya kiai Juned. Mbah Satro dengan manggut-manggut mencoba menjawab sekenanya &#8221; iya ya kok kita disuruh oleh Allah mendoakan para Nabi dan Ahli Ibadah. Padahal Nabi sudah ada jaminan dari Allah, begitu pula para ahli ibadah dan sholih pasti mendapatkan posisi yang tinggi di hadapan Allah. Absurd, membingungkan&#8230;&#8230;sementara kita ini siapa ?? &#8230;.kok disuruh mendoakan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;tetapi pasti Allah punya maksud dan tidak sia-sia&#8230;..ada apa maksud Allah menyuruh demikian ???</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#339966;">Mbah Sastro dan kiai Juned sama-sama tercenung seakan sedang berfikir keras untuk mengungkap misteri&#8230;&#8230;tiba-tiba kiai Juned tersentak dan penuh semangat menjelaskan&#8230;&#8230;begini katanya selain raga manusia juga punya ruh. &#8221; Ruh yang berupa Nurullah dan Nur Muhammad (god spotnya teori ESQ Ari Ginanjar ) akan selalu mengajak kebaikan sementara ada nafs ( syaithon ) yang selalu mengajak kepada keburukan. Pada hakekatnya doa kita tadi adalah mendoakan sisi baik kita. Agar kita dalam menghadapi sisi buruk kita. Jadi tetap pada initinya sholat berefek posistif untuk diri kita sebagai wujud ridho Allah dan sebagai rasa syukur kita. Badan kita hakekatnya alquran yang berjalan. Paslah kiranya &#8221; kenalilah dirimu maka engkau akan mengenal Tuhanmu &#8220;. Tiba-tabu aku terbangun dan dua tadi&#8230;mbah Sastro dan kiai Juned kok tidak ada mimpi aku ya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;sambil mengingat mimipi-mimpi tadi&#8230;&#8230;Bogor,  dalam kesunnyian malam&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=18&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/27/dialog-imajiner-antara-mbah-sastro-kiai-juned/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teguhseksiono’s Weblog</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/26/teguhseksiono%e2%80%99s-weblog/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/26/teguhseksiono%e2%80%99s-weblog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 04:15:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[SELAMAT DATANG DI Teguhseksionos Weblog. Pendakian, Pergulatan dan Pergumulan Pemikiran tentang : Budaya, Hutan, Lingkungan, Bisnis Atsiri dan apa aja yang bersentuhan dengan hidup dan kehidupan ini&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..Terobosan, syukur tercipta pemikiran  revolusioner untuk perdapan umat manusia. <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=16&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>SELAMAT DATANG DI Teguhseksionos Weblog. Pendakian, Pergulatan dan Pergumulan Pemikiran tentang : Budaya, Hutan, Lingkungan, Bisnis Atsiri dan apa aja yang bersentuhan dengan hidup dan kehidupan ini&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..Terobosan, syukur tercipta pemikiran  revolusioner untuk perdapan umat manusia. </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=16&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/26/teguhseksiono%e2%80%99s-weblog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BUMI MENJERIT !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/25/bumi-menjerit/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/25/bumi-menjerit/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2008 03:35:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Saham bumi pada manusia sesungguhnya mayoritas, ( kalau itu diistilahkan pada Perusahaan ).  Sudah seharusnya manusia mempunyai kewajiban memberikan deviden ( keuntungan yang dibagikan kepada pemegang saham) kepada bumi. Betapa besar kontribusi bumi pada kehidupan manusia, hampir tidak terhitung. Mulai &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/25/bumi-menjerit/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=10&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saham bumi pada manusia sesungguhnya mayoritas, ( kalau itu diistilahkan pada Perusahaan ).  Sudah seharusnya manusia mempunyai kewajiban memberikan deviden ( keuntungan yang dibagikan kepada pemegang saham) kepada bumi. Betapa besar kontribusi bumi pada kehidupan manusia, hampir tidak terhitung. Mulai sebagai tempat berpijak, tempat menumbuhkan kebutuhan-kebutuhan manusia untuk keperluan metabolisme, gravitasinya memungkinkan manusia tidak terlempar keruang angkasa, mineral yang dikeduk manusia, dan masih banyak lagi, tidak terhitung&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>Kalau bumi sebagai pemilik saham mayoritas kehidupan manusia, apa deviden  yang diberikan manusia kepada bumi ???? selain terus memperkosanya, menyakitinya, dan membuat dia sedih dan menderita. Betapa &#8220;absurdnya&#8221; tindakan manusia itu, &#8221; air susu dibalas dengan air tuba &#8220;.</p>
<p>Kalau kita mengenal manajemen hutan jati, khusunya di jawa akan menjumpai istilah yang namanya &#8221;bonita&#8221;, yakni suatu indikator untuk standarisasi kesuburan dalam suatu unit manajemen hutan terkecil ( petak/anak petak ). Ternyata kenyataan dilapangan sudah jauh dari standart tersebut. Akibatnya SDH ( Sumber Daya Hutan ) semakin menurun. Hal tersebut karena pengelola hanya menitik beratkan pada produktifitas, produktifitas, produktifitas karena demi memenuhi target.</p>
<p>Penggunaan pupuk kimia ( an, Organik ) selain meningkatkan kadar keasaman tanah juga tidak memperbaiki struktur tanah. Akibatnya terjadi degradasi kesuburan yang luar biasa. </p>
<p>Eksploitasi tambang yang saat ini sedang ramai-ramainya. Tidak saja menurunkan kesuburan bahkan perusakan yang luar biasa. Lubang-lubang yang menganga, sana-sini menjadi danau-danau kecil karena kemampatan aerase tanah. Sungguh meninggalkan rasa perih yang tidak terhingga.</p>
<p>Bukit yang terjal yang mestinya diteras sering dan ditanami pohon-pohon berkayu yang berakar dalam agar mampu sebagai &#8220;catchmen area&#8221;, banyak ditanami sayur-sayuran yang tidak mampu mencegah erodibilitas tanah. akibatnya erosi bahkan longsor&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;korbannya manusia juga&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>Telah habis kali kesabaran bumi, isak tangis dan teriakan ngilu bumi tidak terdengar oleh manusia yang serakah dan pongah. Hati atau qolbunya mampat. Memang sih hanya orang yang hatinya bening yang mampu mendengar teriakan-teriakan bumi. Buki juga senantiasa bertasbih mensucikan namaNYA, memujiNYA dan membesarkaNYA. Hei manusia engkau dimana ????????????</p>
<p>   </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=10&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/25/bumi-menjerit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KARYAWAN, GAJI DAN INTERPRENEUR.</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/24/karyawan-gaji-dan-interpreneur/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/24/karyawan-gaji-dan-interpreneur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 02:04:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Seiring dengan waktu, jumlah penduduk semakin meningkat, pendidikan para warganya pun begitu. Seiring itu pula permasalahan kehidupan semakin komplek, kompetisi semakin ketat.  Dengan pertumbuhan 6.8 % target pemerintah tahun 2008, yang tidak diamini oleh lembaga-lembaga ekonomi dunia yang mematok 6.1 &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/24/karyawan-gaji-dan-interpreneur/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=7&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seiring dengan waktu, jumlah penduduk semakin meningkat, pendidikan para warganya pun begitu. Seiring itu pula permasalahan kehidupan semakin komplek, kompetisi semakin ketat. </p>
<p>Dengan pertumbuhan 6.8 % target pemerintah tahun 2008, yang tidak diamini oleh lembaga-lembaga ekonomi dunia yang mematok 6.1 %. Bahkan mungkin bisa lebih rendah dari itu. Sementara pertumbuhan yang 6.8 % didorong sebagian besar pada aspek keuangan dan ITI ( dua aspek ini tidak bersifat padat modal bukan padat karya ) sehingga dari target setiap persen pertumbuhan akan menyerap tenaga kerja 400.000 orang, akan jauh dari perkiraan tersebut. Mungkin hanya separuhnya saja.</p>
<p>Bisa dibayangkan antara suplay demand employ akan tidak seimbang. Suplay demikian banyak sementara demand naik sangat sedikit. Akibatnya perusahaan mempunyai posisi bargaining yang kuat. Bagaimana mensiasati kondisi tersebut ?</p>
<p>Jawaban tidak ada kata lain, harus profesional dibidangnya. Seperti apakah profesional itu? profesional dari kata profesi = mata pencaharian yang ahli dibidangnya.  Menurut hemat kami kriteria menjadi ahli tidak saja mampu mengoperasikan/melaksanakan sesuatu saja tapi harus sudah mampu melakukan innovasi yang bersifat logic, rasional dan harus lebih efisien. Tetapi apa realitasnya ??????</p>
<p>Realitas yang kita temui dilapangan adalah begitu banyaknya &#8220;para profesional&#8221; yang tidak saja rendahnya standarisasi profesi tetapi semangat untuk belajar dan mengembangkan diri yang rendah. Sekedar menjalankan &#8220;tugas-tugas&#8221; harian. Lainnya EGP ajalah &#8221; Emang Gue Pikirin &#8220;.  Kalau ini melanda para pekerja laki-laki ( bukan membedakan gender ) tetapi memang fakta di masyarakat laki-laki merupakan kepala rumah tangga dan tiang keluarga.  Bisa dibayangkan dinamika perusahaan yang diisi oleh orang-orang yang berkarakter demikian.  Lebih jauh lagi harapan naik gaji yang besar selalu membayang&#8230;&#8230;wah. Gawatnya lagi karena waktu yang terus berjalan kemampuan yang stagnan, maka job telah maksimal sesuai dengan kemampuannya. Tidak dapat ditingkatkan lagi. Than so what gitu loh&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..pasti Perusahaan akan mencapai suatu titik over pricing dalam membayar tenaga kerja tersebut.</p>
<p>Jiwa interpreuner harus ditumbuhkan dari mulai kecil. Bukankah Islam juga mengajarkan interpreuner seperti yang dilakukan Rosulullah. Beliau menjadi seorang interpreuner yang berhasil. Jiwa interpreuner ini dimaksudkan tidak harus terjun ke wira usaha ( kalau berani itu lebih bagus ) setidaknya dihayati semangat dan keuletannya.  Seorang wiraswasta dipaksa untuk fight secara total untuk bisa survival, dipaksa kreative, innovative berdaya guna dan berhasil guna.</p>
<p>Kalau karyawan punya jiwa interpreuner yang kuat percayalah gaji tidak usah diharap-harap karena secara otomatis. Sebab siapapun yang mengkaryakannya akan puas dengan dedikasi, kemampuan dan tanggung jawabnya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=7&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/24/karyawan-gaji-dan-interpreneur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mbah Sastro Menggugat !!!!!!!!!</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/mbah-sastro-menggugat/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/mbah-sastro-menggugat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 19:29:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Sedang enak-enaknya nongkrong di warung kopi, tiba-tiba sekelbat bayangan putih datang dan mengucap salam, ternyata yang datang mbah Sastro. Apa kabar mbah? sapaku. Sedih, kecewa, jengkel alias mangkel. Lo ada apa tho? aku pengin tahu. Setiap jumat masjid penuh, tiap &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/mbah-sastro-menggugat/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=6&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedang enak-enaknya nongkrong di warung kopi, tiba-tiba sekelbat bayangan putih datang dan mengucap salam, ternyata yang datang mbah Sastro. Apa kabar mbah? sapaku. Sedih, kecewa, jengkel alias mangkel. Lo ada apa tho? aku pengin tahu.</p>
<p>Setiap jumat masjid penuh, tiap tahun kita memberangkatkan haji sampai kuota  yang 200.000 ( dua ratus ribu ) dari Arab Saudi tidak cukup. Tapi kok moral masyarakat ini kok tidak beranjak lebih baik. Coba untuk training ini menghabiskan berapa banyak duit. Kalau dihitung tiap jamaah haji plus segala macemnya mengahabiskan  tiga puluh juta rupiah ( Rp. 30.000.000) kali 200.000 orang maka akan habis 6 trilyun. Wah ngitung uangnya mungkin semalam nggak selesai. Itu pertahun lo. Kalau 20 tahun terus berapa?</p>
<p>Harusnya terjadi revolusi moral secara besar-besaran. Tidak hanya evolusi tapi &#8221; REVOLUSI  MORAL &#8220;. Ini terjadi karena pemisahan antara dunia dan akherat. Sholat mah sholat tetapi maksiat jalan terus. Haji mah haji tetapi korupsi tidak pernah henti. Padahal Sholat, Zakat, Haji dan ibadah ritual lainnya adalah sarana training yang out putnya adalah moral alias akhlaqul karimah. Bukankah agama ini diturunkan untuk memperbaiki akhlak?</p>
<p>Coba kalau bener-bener mendirikan sholat pasti out putnya adalah  tercegahnya dari perbuatan keji dan mungkar, disiplin, ulet, kerja keras, punya visi dan misi ke depan. Maksydnya ? aku minta dijelaskan lebih detail. Coba sholat 5 waktu yang sudah ditentukan waktu-waktunya, harus bersih, harus urut dan tertib sesuai rukun dan wajib sholat. Pasti orang yang mendirikan sholat pasti orang yang disiplin ( waktu ), 5 kali sehari ( kerja keras ), terus menerus ( ulet ). </p>
<p>Kita harusnya tidak kalah dengan disiplin &#8221;boshido&#8221;nya orang jepang. Belum lagi haji&#8230;.padahal salah satu yang ditekankan sebelum berhaji lihat tetanggamu yang berjarak 40 rumah. Apakah sudah kenyang &#8221; tidak kurang beras &#8220;, anaknya sudah bayar SPP atau belum ( Maksudnya apa kuat bayar SPP ), dan sebagainya. Pokoknya menekankan sisi sosial.  Bahkan sering kita dengar &#8221; ini haji kami yang ke sepuluh &#8220; padahal dikanan dan kiri rumahnya ada tangisan anak yang kelaparan karena orang tuanya belum beli beras&#8230;&#8230;.  </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=6&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/mbah-sastro-menggugat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Budaya Menghargai Proses dan Materialisme</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/budaya-menghargai-proses-dan-materialisme/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/budaya-menghargai-proses-dan-materialisme/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 18:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai anak bangsa kita merasa galau sedih dan malu mana kala melihat laporan hasil pemeringkatan &#8221; yang jelek-jelek &#8221; kita selalu mendapat rangking yang diatas. Misal negara terkorup di asia, negara dengan kualitas pendidikan terburuk, disiplin terjelek, lau lintas yang paling semrawut, &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/budaya-menghargai-proses-dan-materialisme/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=5&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai anak bangsa kita merasa galau sedih dan malu mana kala melihat laporan hasil pemeringkatan &#8221; yang jelek-jelek &#8221; kita selalu mendapat rangking yang diatas. Misal negara terkorup di asia, negara dengan kualitas pendidikan terburuk, disiplin terjelek, lau lintas yang paling semrawut, dan sebagainya dan sebagainya.  What wrong ? bukankah kita bangsa yang punya budaya adi luhung, sopan santun, ramah tamah. Tidak ada kaitannya kata mbah sastro dalam suatu diskusi warung kopi.  Lo terus&#8230;..aku belum berucap mbah sastro sudah menimpali budaya merupakan kebiasan terus menerus yang dilakukan oleh suatu komunitas. Sedangkan komunitas merupakan kumpulan dari individu-individu yang punya persamaan.  Tambah bingung aku, cuma aku mencoba diam berusaha memahami apa maksud mbah Sastro. </p>
<p>Sambil makan pisang goreng yang masih panas mbah Sastro menjelaskan &#8221; akar permasalahan budaya yang jelek-jelek itu salah satu yang cukup dominan adalah karena kita-kita ini lebih menghargai hasil dari pada proses. Itu merupakan pemicu lahirnya materialisme ( mendewakan materi ). Mosok sih mbah ? mulutku begitu saja terbuka antara pertanyaan dan sanggahan.  Dengan kaki yang digerak gerakkan secara ritmis kayak kiai Sudrun ( meminjam istilah EMHA ) mbah Sastro dengan semangat menjelaskan.  Kalau dua orang datang ke sampean satunya memakai jas lengkap, memakai mobil mewah &#8221; merk eropa &#8221;, sedangkan satunya lagi memakai kaos lusuh mobilnyapun hijet 1000 alias truntung, pasti sampean pertama kali akan melayani yang pake jas tho ? sampil nanya mbok Minah, tukang warung kopi. La iyo tho mbah, jawab mbok Minah. Lah iki padahal yang pakai jas  dan mobil mewah tadi dari hasil korupsi beras raskin ( beras untuk orang miskin) sedangkan yang satunya lagi adalah bos pemulung. Dia bekerja keras dengan timnya tidak saja mengembangkan ekonomi kerakyatan tetapi juga pengabdi lingkungan hidup cuma tidak pernah gembar gembor tentang daur ulang, sampah yang dibuang sembarangan. Camer ( calon mertua ) cais ( calon istri ) lebih bangga pada orang yang berjas tadi, pasti itu. Padahal kalau diterawang pake mata batin orang yang berjas tadi itu busuk. Apalagi bersentuhan mendekatpun aku tak kuat saking bau busuknya.  Lo mbah, bukankah orang yang berjas tadi itu parfumnya wangi pasti import tuh&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..goblok kamu kata mbah Sastro, dasar budaya instan, selalu hanya lihat kurungan tidak bisa melihat yang sejati&#8230;..ya begini ini bangsa ini sampai kapanpun &#8230;&#8230;katanya sambil menghilang dikegelapan malam&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=5&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/budaya-menghargai-proses-dan-materialisme/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Belum Optimal Dalam Pengembangan Bisnis Atsiri</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/pemerintah-belum-optimal-dalam-pengembangan-bisnis-atsiri/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/pemerintah-belum-optimal-dalam-pengembangan-bisnis-atsiri/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 17:44:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bisnis Atsiri (Essential Oils )]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Bisnis minyak atsiri ( essential oils ) sudah berlangsung sangat lama di Indonesia. Bahkan sejak zaman penjajahan sudah ada. Akan tetapi pada umumnya masih dalam skala industri rumah tangga, masih sangat langka pemain-pemain ( baca Perusahaan ) besar menekuni bisnis &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/pemerintah-belum-optimal-dalam-pengembangan-bisnis-atsiri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=4&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bisnis minyak atsiri ( essential oils ) sudah berlangsung sangat lama di Indonesia. Bahkan sejak zaman penjajahan sudah ada. Akan tetapi pada umumnya masih dalam skala industri rumah tangga, masih sangat langka pemain-pemain ( baca Perusahaan ) besar menekuni bisnis ini.</p>
<p>Ada puluhan jenis atsiri yang bersifat komersial.  Beberapa jenis yang paling populer di Indonesia adalah Cengkeh hasil minyaknya Eugenol, Jahe dengan ginger oil, Pala menghasilkan myristic oil, Nilam dengan pachouly oil. dan masih banyak lagi.</p>
<p>Proses produksi atsiri ada cara yang diekstrak dengan solven tertentu dan dengan cara di suling. Secara prinsip hampir semua komponen produksinya adalah lokal tetapi marketnya ekspor. Salah satu contoh adalah pachouly oils kebutuhan dunia adalah 1500 Ton pertahun, 90 % adalah dari Indonesia.</p>
<p>Kalau kita berkesempatan jalan-jalan di pulau Kalimantan, betapa besarnya lahan-lahan tidur yang tidak produktif.  Sesungguhnya oportunity loss yang demikian besar.  Salah siapakah gerangan ?? satu sisi begitu banyaknya pengangguran baik tertutup maupun terbuka, kemiskinan yang masih demikian besar ( itupun memakai versi pemerintah, kriteria miskin adalah pendapatan dibawah 1 $. Apalagi menggunakan versi PBB yakni 2 $ perhari ), kredit konsumsi yang relatif besar.</p>
<p>Dari variable-variable diatas, mari kita tarik benang merahnya. Banyaknya lahan tidur yang tidak produktif merupakan sasaran utamanya. Sehingga akan merubah menjadi lahan produktif.  Modal didapat dari pengalihan sebagian kredit konsumsi ke sektor riil. Tentu saja dengan disederhanakan sistem untuk mengakses kredit tersebut. Teknologi tidak sulit karena bisnis ini bukan merupakan hight tec. Tetapi merupakan bisnis yang bersifat padat karya. Dengan iklim type A ( bulan basah lebih banyak dari bulan kering ) maka tidak berkesulitan untuk mengembangkan bahan bakunya.</p>
<p>Jadi jelaslah sesungguhnya tidak ada alasan apapun untuk tidak dapat mengembangkan pembangunan yang berdasarkan potensi daerah dan masyarakat setempat. Hanya dibutuhkan stimulan dari pemerintah dan pengelolaan lahan yang efektif dan tepat guna.</p>
<p>Kita belum berbicara bisnis turunannya. Yang terjadi saat ini adalah kita masih menjual bahan baku lantas dimurnikan diluar akan kembali ke Indonesia berupa produk murni yang harganya bisa puluhan kali lipat.  Contoh eugenol murni ( 90 % up ) merupakan bahan untuk saos rokok kita impor dengan harga perkilogram sampai puluhan juta rupiah.  Padahal pada saat bahan baku harganya hanya ratusan ribu rupiah. Begitu pula terjadi pada Nut Meg ( Pala ) Cristal, Pachouly oils dan sebagainya.</p>
<p>Kesimpulannya adalah banyak sekali yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi diri Bangsa ini yang demikian besar&#8230;&#8230;..Kayu dan batu jadi tanaman&#8230;&#8230;&#8230;.kata Koes Plus.</p>
<p>Menanam rupiah memanen dollar&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=4&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/pemerintah-belum-optimal-dalam-pengembangan-bisnis-atsiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hutan Tanaman Industri Solusi Kehutanan Masa Depan</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/hutan-tanaman-industri-solusi-kehutanan-masa-depan/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/hutan-tanaman-industri-solusi-kehutanan-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Feb 2008 01:56:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[HUTAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teguhseksiono.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini diRiau sangat marak berita di mass media tentang illegal loging. Semua memberi komentar tentang illegal loging tidak terkecuali pemimpin negeri ini pun memberikan tanggapannya. Masalahnya adalah kita sering kurang proporsional. Selalu ekstrem ke salah satu posisi. Pada saat &#8230; <a href="http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/hutan-tanaman-industri-solusi-kehutanan-masa-depan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=3&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini diRiau sangat marak berita di mass media tentang illegal loging. Semua memberi komentar tentang illegal loging tidak terkecuali pemimpin negeri ini pun memberikan tanggapannya. Masalahnya adalah kita sering kurang proporsional. Selalu ekstrem ke salah satu posisi. Pada saat &#8221; awan dunia &#8221; pada posisi lingkungan dengan instrumen &#8220;global warmingnya&#8221; semua akan bicara tentang lingkungan, pohon, hutan. Akhirnya akan bicara tentang stop penebangan tanpa melihat esensi masalah yang sebenarnya.</p>
<p>Kenapa kita tidak proporsional melihat sesuatu? selain aspek lingkungan, masih banyak aspek-aspek yang lain yang perlu dilihat, dikaji dan dipertimbangkan. Misal aspek ekonomi, sosial dan sisi kesejahteraan rakyat.</p>
<p>Bagaimana membangun hutan yang produktif dan lestari, serta menyokong fungsi lingkungan dengan &#8221; global warmingnya &#8220;. Banyak sistim manajemen hutan yang bisa digunakan untuk mencapai visi, missi dan sasaran diatas.  </p>
<p>Hutan Tanaman Industri dengan sistim silvikultur THPB ( Tebang Habis Dengan Permudaan Buatan ) merupakan salah satu sistim yang bisa mengemban visi, misi dan sasaran diatas. Kenapa ?</p>
<p>Kalau kita bicara HTI yang lebih spesific peruntukannya adalah sebagai bahan baku pulp.  Selama ini negara yang lebih maju pengelolaan hutan untuk bahan baku pulp adalah negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.  Padahal di negara-negara tersebut mengalami empat (4 ) musim. Sehingga umumnya jenis species yang digunakan adalah yang berdaun jarum ( Conifer ).  Species tersebut akan dorman (stop pertumbuhan ) pada musim dingin dan gugur. Dengan demikian MAI ( Mean Annual Increament ) maupun CAI ( Current Annual Increament ) akan lenih rendah dari negara-negara tropis seperti Indonesia. Apalagi curah hujan sebagian negara Indonesia termasuk type iklim A ( menurut scmith &amp; Ferguson ). Berarti secara &#8221;competitive advantage&#8221; negara-negara tropis jauh lebih unggul dan efisien. Kekalahan kita hanya pada politik global.</p>
<p>Dengan cepatnya pertumbuhan HTI pulp di Indonesia pangsa pasar pulp dunia mulai terjadi kompetisi yang lebih ketat. Sehingga isue-isue mulai dilemparkan oleh negara-negara yang merasa tersaingi. Isue mengenai dumping kayu BBS ( Bahan Baku serpih ) sampai pada isue lingkungan dengan menggunakan jargon illegal loggingnya.</p>
<p>Jangan-jangan ramai-ramai di Riau ada pesan sponsornya ya??? hanya Allah yang tahu. Sekian dulu ya&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230; </p>
<p>    </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=3&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/23/hutan-tanaman-industri-solusi-kehutanan-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA</title>
		<link>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/22/halo-dunia/</link>
		<comments>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/22/halo-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 22:51:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>teguh seksiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Dengan mengucap rasa syukur kehadlirat Illahi Robbi, telah terbit Weblog ini. Kami akan mengupas masalah-masalah Hutan, Agribisnis khususnya atsiri (essential oils), Politik, Agama dan Sosial Budaya. MARI KITA RAMAIKAN JAGAT MAYA INI DENGAN SEMANGAT BERLOMBA=LOMBA DALAMKEBAIKAN.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=1&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan mengucap rasa syukur kehadlirat Illahi Robbi, telah terbit Weblog ini. Kami akan mengupas masalah-masalah Hutan, Agribisnis khususnya atsiri (essential oils), Politik, Agama dan Sosial Budaya. MARI KITA RAMAIKAN JAGAT MAYA INI DENGAN SEMANGAT BERLOMBA=LOMBA DALAMKEBAIKAN.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/teguhseksiono.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/teguhseksiono.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teguhseksiono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teguhseksiono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teguhseksiono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teguhseksiono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teguhseksiono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teguhseksiono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teguhseksiono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teguhseksiono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teguhseksiono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teguhseksiono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teguhseksiono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teguhseksiono.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teguhseksiono.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teguhseksiono.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teguhseksiono.wordpress.com&amp;blog=2951141&amp;post=1&amp;subd=teguhseksiono&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teguhseksiono.wordpress.com/2008/02/22/halo-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">teguhseksiono</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
