Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Daerah Setempat…

Hempasan demi hempasan ekonomi makro terus mendera bangsa bahkan dunia ini. Mulai dari tahun 1997, dengan krisis moneter, belum lagi sembuh terus beruntun didera oleh bencana alam yang menyedot energi dan materi yang tidak sedikit. Hampir dikatakan tanpa putus bencana yang melanda tanah air. Kayak alunan musik yang terus bergantian. Belum lagi dampaknya terobati telah mendera lagi harga minyak yang membubung tinggi, bahkan pernah menyentah 145 US $ per barel. Meskipun sekarang ini harga minyak masih dalam kisaran 105 US $ perbarel. Bisa dibayangkan turbulensi ekonomi yang demikian berat. Ada indikasi prediksi dari buku ” global paradoksnya John Neisbit  ” mendekati kenyataan. Dimana lembaga-lembaga ekonomi besar di Amerika mulai runtuh mulai dari “subpreme mortgage, disusul Lehman Brothers bangkrut dengan utang 613 miliar US $, Merrryl Lynch diauisisi Bank of America senilai 50 miliar US $ dan  diindikasikan lagi akan berdampak domino kepada lembaga-lembaga keuangan berikutnya……….yang jelas bursa terguncang dengan anjloknya indeks.

Bagaimana kita sebagai bangsa mensikapi masalah ini? atau lebih tepatnya mengambilposisi secara ekonomi??agar bangsa dan negara ini bisa survival dalam turbulensi ekonomi yang sulit diprediksikan ini?? Kalau kita mengambil pelajaran dari krisis moneter yang lalu. Pada saat itu usaha-usaha yang berdimensi konglomerat chaebol ( Korea ) luluh lantak dan tidak punya daya. Bahkan menyeret kepada keuangan negara ini dari kredit-kredit macet yang demikian besar. Sebaliknya usaha-usaha yang kecil, mikro, menegah tetap survive dan menjadi tiang ekonomi bagi bangsa ini.

Mengambil dari titik tolak inilah maka sudah sewajarnya bangsa ini mengembangkan usaha kecil, menengah. Secara konsepsi didasarkan pada pengembangkan industri kecil, menengah yang berbasiskan pada potensi daerah setempat dengan memanfaatkan teknologi tepat guna. Ini yang terlupakan oleh bangsa ini sehingga kemandirian atau kekuatan ekonomi tidak cukup kuat alias rapuh. Kalau melihat dari peta BKPM ( Badan Koordinasi Penanaman Modal ) telah terpetakan potensi-potensi daerah berdasarkan pada unggulan setempat. Hanya masalahnya adalah belum adanya realisasi sesuai dengan perencanaan yang ada. Dimanakah letaknya??? peran pemerintah sangat diperlukan. 

Pemerintah sebagai regulator mestinya lebih tajam lagi didalam mendorong tumbuhnya usaha kecil menengah khususnya yang berbasiskan pada potensi daerah setempat. Salah satu yang dapat dijadikan contoh adalah industri minyak goreng yang berbahan baku dari kelapa. Kalau dilihat di pasar, bagaimana ( 1 ) harga minyak kelapa hampir dua kali lipatnya dibanding harga minyak goreng dari CPO ( crude palm oils) (2) Kenapa produsen minyak kelapa relatif sedikit dibanding minyak goreng yang berasal dari CPO?

Minyak goreng yang bersasal dari kelapa kandungan lemaknya adalah 92 % asam lemak jenuh dan 8 % asam lemak tak jenuh. Dari asam lemak jenuh tersebut mengandung Lauric Acid 42 % ( lauric acid ini sama dengan yang terdapat pada ASI ( Air Susu Ibu ). Dalam ASI terdapat 50 % Lauric Acid. Zat tersebut berfungsi sebagai antibodi alami. Sedangkan rantai carbon pada minyak goreng kelapa adalah rantai sedang C 12. Lebih mudah dan cepat diabsorbsi usus. Minyak goreng yang berasal dari lain, seperti minyak bunga matahari, minyak jagung, minyak kelapa sawit dan sebagainya adalah susunan rantai carbon panjang C 18. Kalau terkena panas menyebabkan perubahan akibat hidrogenasi menjadi Faatty Acid. Asam lemak inilah yang menyebabkan penyakit yang sifatnya degeneratif seperti obesitas, stroke dan sebagainya. Dengan melihat hasil gorengan seperti minyak tidak lengket, lebih renyah dan dapat digunakan untuk menggoreng berkali-kali dan tidak berubah menjadi fatty acid. Wjarlah jika minyak goreng kelapa jauh lebih mahal. Hanya sayangnya potensi ini belum dikembangkan secara optimal. Padahal teknologi dan bahan baku serta sarana dan sarana produksi tidak sulit untuk dikembangkan. 

One response to “Ekonomi Kerakyatan dan Potensi Daerah Setempat…

  1. Hey! I realize this is sort of off-topic however I
    had to ask. Does managing a well-established website like yours take
    a large amount of work? I am brand new to running
    a blog but I do write in my diary daily. I’d like to start a blog so I can easily share my own experience and thoughts online. Please let me know if you have any kind of ideas or tips for brand new aspiring blog owners. Appreciate it!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s